Sabtu, 07 Juli 2018

Jangan Salah Pilih, Inilah 64 Fintech yang Terdaftar di OJK

Foto: Kontan

FINANCIAL  technology atau populer disingkat Fintech, merupakan suatu inovasi pembiayaan keuangan dengan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung layanannya. Istilahnya, inilah layanan jasa keuangan jaman now, di mana hampir semua orang sudah melengkapi dirinya dengan gadget berupa smartphone yang dapat mengakses internet dari mana saja dan kapan saja. 

Konsep dasar Fintech adalah mengadaptasi pada perkembangan teknologi yang dipadukan dengan bidang finansial sehingga bisa menghadirkan proses transaksi keuangan yang lebih praktis, aman, modern, dan menjangkau masyarakat luas. Tak heran industri Fintech di Indonesia berkembangan sangat pesat. 

Pengguna layanan Fintech pun melesat dahsyat, sebagian besar kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mengapa? Karena keberadaan layanan Fintech memberi manfaat bagi UMKM yang memerlukan modal usaha, tetapi menghadapi kendala mengajukan kredit ke bank karena banyak persyaratannya. 

Peneliti Intitute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, mayoritas UMKM belum menjangkau bank. Sehingga, Fintech dapat menjadi jalan keluar pembiayaan UMKM tersebut.

Menurut dia, saat ini terdapat sekitar 11 juta UMKM yang telah terjangkau layanan bank (bankable). Sisanya sekitar 49 juta belum terjangkau layanan bank (unbankable). Jadi, industri Fintech memiliki peluang pertumbuhan sangat besar karena masih dibutuhkan oleh sekitar 49 juta UMKM. 

"Fintech memiliki kelebihan, yakni meratakan penyaluran kredit karena bisa menjangkau pelosok wilayah. Terlebih, perbankan juga memiliki kesulitan menyalurkan ke pelosok karena memperhitungkan biaya operasional," kata Bhima.




Namun, amankah bagi pelaku UMKM atau masyarakat secara umum yang ingin memanfaatkan jasa keuangan dari Fintech? Nah, ini masyarakat perlu hati-hati mana Finctech yang terpercaya dan abal-abal. Sebab semua operasional Fintech di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sayangnya, masih sedikit sekali pengusaha Fintech yang mau mendaftarkan dan mengurus perizinan untuk usaha Fintech-nya ke OJK. 

Untuk memastikan Fintech itu menyediakan layanan keuangan terpercaya, pastikan Fintech tersebut telah berizin dan terdaftar di OJK. Jika Fintech tersebut sudah berizin dan terdaftar di OJK, maka semua layananannya kepada masyarakat benar-benar dalam pengawasan OJK, sehingga  memiliki perlindungan secara hukum. 

Nah, baru-baru ini OJK merilis daftar 64 Fintech yang telah terdaftar di OJK:










Jenis-jenis Fintech 

Untuk melengkapi pengetahuan Anda tentang Fintech, Anda perlu juga mengetahui jenis-jenis Fintech. Seperti dilansir Goukm.id, ada tujuh jenis Fintech: 

1. Pengelolaan Aset

Pengelolaan atau manajemen aset termasuk jenis Fintech yang mengelola pada bagian operasional seperti penggajian, pengelolaan karyawan, sistem pembiayaan dan lain-lain. Saat ini banyak perusahaan yang membuka usaha Fintech bidang ini. Misalnya Jojonomic, salah satu jenis startup yang bergerak di bidang manajemen aset. Perusahaan ini menyediakan platform Expense Managament System untuk membantu berjalannya sebuah usaha agar lebih efektif dan efisien.

Dengan adanya Fintech jenis Jojomic maka masyarakat Indonesia bisa lebih menghemat kertas atau paperless. Karena semua rekapan pergantian biaya yang dilakukan manual dan membutuhkan banyak dana kini cukup dilakukan dengan aplikasi saja.

2. Penggalangan Dana atau Crow Funding

Jika menyebut tentang crow funding pastinya sudah menebak bahwa ini adalah jenis Fintech. Kegiatan penggalangan dana, beramal dan kegiatan sosial lainnya sekarang sudah bisa melalui Fintech crow funding ini. Bisa dikatakan crow funding merupakan startup yang menyediakan platform penggalangan dana untuk disalurkan kembali kepada orang-orang yang membutuhkan seperti korban bencana alam, korban perang, mendanai pembuatan karya dan lainnya.

Penggalangan dana juga dilakukan secara online sehingga semua daerah bisa terjangkau. Bisa ikut menyumbangkan. Contoh dari Fintech yang bergerak dalam bidang crow funding adalah kitabisa.com. Fintech jenis ini menciptakan suatu wadah yang bisa membantu sesama dengan cara yang lebih mudah, aman dan efisien.

3. E-Money

Dibandingkan Fintech lainnya, e-Money memang sangat familiar. Karena bisa ditemui di jalan tol hingga transportasi umum lainnya. Uang elektronik ini memang masuk ke dalam salah satu jenis Fintech yang dikemas ke dalam dunia digital. Sehingga ada yang mengatakan e-Money merupakan dompet elektronik karena bisa juga digunakan sebagai alat pembayaran di swalayan.

Salah satu contoh Fintech e-Money ini adalah aplikasi doku yang bisa dengan mudah diunggah di smartphone. Aplikasi fintech ini dilengkapi dengan fitur link kartu kredit dan uang elektronik atau cash wallet yang bisa digunakan untuk berbelanja baik secara online maupun offline kapan dan di mana saja.

4. P2P Lending

Peer to Peer (P2P) lending merupakan salah satu jenis Fintech yang menyediakan platform pinjaman secara online. P2P Fintech dianggap sangat penting karena yang menyediakan modal untuk membuka usaha. Fintech ini melahirkan ide yang banyak untuk mendirikan startup jenis ini.

Bagi orang-orang yang membutuhkan dana untuk membuka atau mengembangkan usahanya sekarang bisa menggunakan jasa Fintech yang bergerak di bidang P2P lending. Salah contoh dari P2P adalah uangteman.com. Fintech ini untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat hanya dengan mengisi formulir di website situs tersebut untuk memenuhi persyaratannya.



5. Payment Gateway

Istilah payment gateway sebenarnya lebih populer dibandingkan dengan apa itu Fintech. Istilah ini mulai muncul seiring dengan bertumbuhnya perusahaan e-commerce yang mempengaruhi pertumbuhan startup yang menjadikan jembatan penghubung antara e-Commerce dengan pelanggan, terutama untuk sistem pembayaran.

Layanan payment gateway juga biasanya digunakan melayani masyarakat yang memilih metode pembayaran berbasis digital yang dikelola oleh sejumlah startup. Sehingga akan meningkatkan penjualan e-Commerce. Salah contoh fintech yang bergerak dalam payment gateway adalah iPaymu.

6. Remittance

Fintech Remittance merupakan Fintech yang menyediakan layanan pengiriman uang antarnegara. Saat ini didirikan jenis Fintech Remittance untuk membantu masyarakat yang memang tidak memiliki akun atau akses perbankan. Dengan adanya Fintech jenis ini, maka akan membantu para tenaga kerja Indonesia (TKI) atau siapa saja yang bekerja di luar negeri untuk mengirimkan uangnya ke keluarga yang berada di Indonesia. Dengan adanya Fintech jenis ini, maka pengiriman uang jadi lebih murah dan aman.

7. Securities

Saham, foreign exchange (forex) atau valuta asing (valas), reksadana merupakan jenis Fintech yang menyediakan platform untuk berinvestasi saham secara online. Biasanya Fintech jenis ini juga menyediakan platform untuk jual beli reksa dana secara online, memberikan layanan data, informasi, alat investasi reksa dana, saham, obligasi dan lain-lain. (sb-18)

Referensi: Goukm.id, Detikfinance.com, Liputan6.com, OJK




Sabtu, 23 Juni 2018

Inilah Cara Ampuh Meruntuhkan Musuh Besar Trader Forex!

Foto: Fortune

PERNAH  dengar bahwa musuh besar seorang trader foreign exchange (forex) sebenarnya adalah dirinya sendiri? Benar, musuh besar trader sebenarnya bukanlah market (pasar mata uang dunia), melainkan diri trader itu sendiri. Loh,  kok bisa? Apa maksudnya nih?

Seperti Anda tahu pasar forex itu liar, harga bergerak acak semau-maunya mengikuti faktor-faktor pemicunya, sehingga arah pergerakan harga sulit diprediksi. Kenyataan inilah yang membuat trader sering didera oleh perasaan fear (ketakutan) ketika akan melakukan transaksi perdagangan di pasar forex. 

BACA JUGA : Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!

Celakanya, setelah trader mampu mengatasi rasa ketakutannya dengan melakukan transaksi BUY atau SELL sesuai dengan hasil analisisnya, kemudian muncul perasaan lain yang disebut greed (keserahakan). Ingin meraih profit  sebenar-besarnya dalam waktu singkat, ingin kaya mendadak, tanpa memperhitungan risikonya. 

Dalam psikologi trading, perasaan ketakutan dan keserakahan inilah yang disebut emosi trader. Kalau trader tidak dapat mengatasi atau mengendalikan emosinya sendiri, maka analisa market, transaksi trading, money management, dan hasil tradingnya pasti akan berantakan. Lantas, apa sih rahasia ampuh bagi trader agar mampu meruntuhkan emosinya sendiri?



Cara paling ampuh bagi trader untuk mengatasi emosinya sendiri adalah dengan cara membuat trading planning (perencanaan trading).  Trading planning ini berisi rules (aturan-aturan) yang telah dibuat secara sistematis meliputi trading system, trading strategy, dan money management. Selanjutnya, mau tidak mau, suka tidak suka, trader harus disiplin dan taat untuk mematuhi trading planning tersebut. 

Selama Anda mau disiplin dan taat mematuhi trading planning yang telah Anda buat, maka seluruh aktivitas trading Anda akan dilakukan secara sistematis, risiko terukur, dan target profit realistis. Trading Anda menjadi nyaman karena semua aktivitas trading dilakukan secara sistematis sesuai dengan aturan. Kapan harus entry BUY, kapan harus entry SELL, di mana meletakkan Stop Loss (SL) yang aman, di mana meletakkan Target Profit (TP) yang potensial tersentuh, berapa besar ukuran lot sesuai money management, semua sudah direncanakan sejak awal dan dikerjakan sesuai dengan aturan. Jadi tidak bisa semau-maunya entry, semau-maunya pasang SL dan TP, serta semau-maunya ukuran lot.

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Jika Anda sudah mampu membuat, mematuhi, dan menjalankan trading planning dengan benar, maka emosi trader (rasa ketakutan dan keserakahan) akan runtuh dengan sendirinya. Anda tidak mudah panik menghadapi  gejolak harga di pasar, Anda tidak mudah terpengaruh oleh opini atau analisis market dari trader lain. Anda sudah punya aturan-aturan trading sendiri yang harus dipatuhi, jangan pedulikan yang lain, kecuali arahan dari trader qualified yang menjadi mentor Anda dalam membangun trading planning. 



Foto: Choinoshi

Tapi ingat ya, trading planning itu dibuat untuk ditaati, dipatuhi dengan disiplin, bukan untuk dilanggar. Sama halnya undang-undang atau peraturan pemerintah, kalau Anda melanggar akan dikenai denda, sanksi, sampai hukuman. Begitu juga trading planning, kalau Anda berani melanggar, maka Anda sendiri yang akan menanggung risikonya. Tentu Anda akan menerima sanksi atau denda berupa kerugian, dan terkadang denda tersebut sangat mahal.

Tetap semangat ya, salam profit konsisten!  Bagi Anda yang saat ini belum punya trading planning, atau sudah punya trading planning tapi selalu dilanggar, ayo action untuk berbedah diri. (sb-18)





Senin, 18 Juni 2018

Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!


Foto: Shutterstock

MENGAPA banyak trader foreign exchange (forex) masih mengalami margin call (MC) alias merugi hingga modalnya habis? Yang menyedihkan, ini bukan hanya dialami trader pemula, tapi juga trader yang sudah bertahun-tahun menerjuni trading forex masih saja ada yang MC. 

Kalau ditanya apa penyebab mereka mengalami MC? Tentu saja karena mereka melakukan kesalahan, dan kesalahan yang mereka lakukan pasti banyak sekali. Namun kesalahan yang paling fatal, mereka belum mau memahami dan menerapkan konsep dasar dari bisnis trading forex itu sendiri.   

Ya, hanya belum mau memahami dan menerapkan, bukannya tidak tahu. Sebab semua orang yang berani nyebur ke bisnis trading forex pasti sudah tahu dari awal bahwa trading forex alias perdagangan mata uang asing ini adalah bisnis high risk high return. Artinya, bisnis trading forex ini menjanjikan peluang keuntungan yang tinggi, tetapi sebanding dengan tingkat risikonya juga tinggi.



Jika konsep high risk high return ini dipahami dan diterapkan dengan benar, maka tidak ada trader yang berani merisikokan modalnya lebih tinggi dari target keuntungannya. Namun yang terjadi, banyak trader yang ambisius ingin meraih profit besar secara instan tanpa mengukur dan mempertimbangkan faktor risikonya. 

Ambil contoh saja, trader A memasang target profit 50%-100% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut berbahaya bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga mencapai 50%-100% dalam sebulan. Apabila trader A tersebut belum  memahami dan menerapkan penghitungan money management yang aman, maka sudah pasti cepat atau lambat nasib akun tradingnya akan berakhir dengan MC.

Ini berbeda dari contoh lain, misal trader B memasang target profit hanya 5%-15% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut terbilang aman bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga sebanding hanya 5%-15% dalam sebulan. 

Foto: Ducascopy

Dengan didukung penerapan money management yang ketat, tingkat risk (risiko) dan return (target keuntungan) dibuat sebanding sama-sama: 5%-15% per bulan, maka trader B tersebut dapat trading dengan aman dan nyaman. Mengapa? Karena dia telah mampu mengubah konsep dasar bisnis trading forex dari high risk high return menjadi low risk low return. Tapi inilah konsep bisnis yang benar, bukan gambling!

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Memang, konsep bisnis trading forex paling ideal sebenarnya low risk high return, tapi ini tidak mudah. Ini hanya bisa dikerjakan oleh para master trader yang sudah punya kemampuan akurasi analisis market di atas 80%, sehingga Stop Loss (SL) kecil jarang tersentuh. Tapi ingat, ini hanya bisa dilakukan para master trader yang ilmu tradingnya sudah mendekati level dewa. Jika Anda merasa belum master trader, saya lebih menyarankan Anda memahami dan menerapkan konsep low risk low return dalam bisnis trading forex. (sb-18)







Rabu, 06 Juni 2018

Anda Wajib Melakukan Semua Ini untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex



Ilustrasi: Joss

JANGAN buru-buru menjadi trader valas/forex. Jangan pula buru-buru menanamkan uang Anda untuk berinvestasi dalam bisnis trading forex. Mengapa? Anda wajib tahu dan memahami, bisnis trading valas/forex itu tidak cocok bagi semua orang karena merupakan bisnis high risk and high return. Artinya, bisnis trading valas/forex sangat potensial meraih keuntungan besar dalam waktu singkat, tetapi juga memiliki tingkat risiko kerugian besar dalam waktu singkat. 

Untuk itu, sebelum terjun menjadi trader atau investor dalam trading forex, Anda harus mau belajar trading forex secara intensif dan memahami dasar-dasar forex secara benar.
Sangat disarankan Anda praktik trading menggunakan akun demo (menggunakan uang virtual atau uang fiktif) dulu, jangan langsung trading dengan akun real menggunakan uang sungguhan. Untuk mulai belajar trading forex dengan akun demo, Anda bisa membuka akun demo DI SINI.

Selain akun demo, Anda juga bisa memulai praktik trading forex menggunakan akun real, tetapi akun real no deposit bonus. Inilah cara trading dengan psikologi seperti trading dengan akun real sungguhan, tetapi tanpa risiko sama sekali. Mengapa? Karena uang yang Anda tradingkan merupakan uang bonus yang diberikan secara gratis oleh perusahaan broker yang memfasilitasi transaksi trading Anda di pasar forex. Asyiknya, profit dari akun bonus itu dapat pula di-withdrawal (dicairkan) menjadi uang sungguhan setelah memenuhi syarat dan ketentuan yang diterapkan oleh perusahaan broker tersebut. Untuk mulai praktik trading forex dengan akun real no deposit bonus, Anda bisa membuka akun DI SINI.

Setelah trading Anda pada akun demo maupun akun real no deposit bonus mampu menghasilkan profit dengan target mingguan atau bulanan secara konsisten, barulah Anda boleh mencoba membuka akun real dan mulai trading menggunakan uang sungguhan. Untuk tahap belajar trading dengan akun real, mulailah dengan deposit (memasukkan dana pada akun real untuk modal trading) dengan dana kecil dulu. Mengapa? Karena Anda masih taraf belajar trading, potensi mengalami kerugian bahkan kehilangan seluruh modal Anda masih sangat besar. 

Jika trading dengan modal kecil tersebut Anda sudah mampu menghasilkan profit secara konsisten, Anda boleh menambah modal trading Anda lebih besar dan lebih besar lagi secara bertahap. Yang pasti, dalam trading forex tidak boleh serakah. Rekomendasi target profit yang mudah diraih dan aman adalah meriah profit cukup 5%-15% per bulan. Untuk mulai praktik belajar trading forex dengan akun real, Anda bisa membuka akun DI SINI.

Jika Anda sudah belajar trading secara intensif menggunakan akun demo, lalu meningkat menggunakan akun real no deposit bonus, dan akhirnya menggunakan akun real, tetapi belum juga mampu menghasilkan profit secara konsisten. Padahal Anda merasa sudah cukup lama belajar trading, berhentilah untuk sementara atau selamanya. Barangkali bisnis trading forex memang tidak cocok untuk Anda. Lakukan instrospeksi diri atau evaluasi kemampuan diri. 

Jika Anda masih ingin melanjutkan bisnis trading forex, Anda hanya punya dua pilihan:



1. Mencari Mentor Master Trader

Carilah mentor yang benar-benar sudah master trader, yakni bisa menunjukkan portofolio hasil tradingnya di akun real dan benar-benar terbukti mampu menghasilkan profit secara konsisten. Para master trader ini ada yang bersedia menularkan ilmu, sistem trading, dan strategi tradingnya secara gratis, ada pula yang berbayar. 

Beruntung jika Anda bertemu master trader yang mau mengajari Anda secara gratis. Namun, meskipun berbayar, jika sang master trader benar-benar sudah menunjukkan bukti mampu memproduksi profit secara konsisten, tidak masalah. Anggap saja uang untuk belajar trading itu sebagai investasi yang akan segera tergantikan oleh profit yang akan Anda peroleh dalam jumlah tak terbatas. 

2. Menjadi Investor Melalui Layanan Copy Trade

Jika Anda sudah menyerah dan malas belajar strategi trading forex lebih lanjut, tetapi Anda masih berkeinginan menghasilkan profit konsisten dari bisnis trading forex, maka jadilah investor. 

Caranya, Anda mencari fund manager atau pengelola dana yang bisa menerima dana Anda untuk ditradingkan. Namun Anda harus sangat hati-hati, karena banyak pula fund manager abal-abal yang scam (menipu). Mereka menjanjikan mampu menghasilkan profit konsisten, tetapi setelah dana Anda diserahkan untuk dikelola/ditradingkan, ternyata mengalami kerugian demi kerugian hingga dana Anda habis tanpa bekas.

Untuk itu, kami rekomendasikan paling aman adalah menjadi investor melalui layanan copy trade, yakni akun trading Anda disinkronisasi untuk di-copy-kan dengan akun trading yang dijalankan oleh trader profesional atau master trader. Saat ini banyak layanan copy trade baik yang disediakan oleh perusahaan broker forex itu sendiri maupun perusahaan layanan copy trade secara khusus.

Namun, perusahaan layanan copy trade yang terbesar dan punya reputasi terpercaya adalah www.mql5.com. Di sini tersedia banyak akun yang bisa Anda copy dengan berlangganan secara berbayar bulanan.  Untuk memastikan sebuah akun trading di www.mql5.com dijalankan oleh trader profesional atau master trader sehingga layak di-copy, pastikan akun tersebut telah mampu mencetak konsisten profit minimal 5 bulan sampai 1 tahun, bahkan lebih. Jika Anda berminat, kami juga membuka layanan copy trade di www.mql5.com menggunakan strategi trading Extreme Swing FX For Living, Anda bisa join DI SINI.   

Oke, pilihan 100% ada di tangan Anda. Baik Anda sebagai trader maupun investor,  apalagi bagi pemula yang masih perlu banyak belajar, Anda wajib memahami dasar-dasar trading forex berikut ini:


Apakah Forex Itu?

Forex adalah singkatan dari foreign exchange, dalam bahasa Indonesia disebut Valuta Asing atau Bursa Valas. Bisnis ini berupa pertukaran mata uang internasional melalui transaksi perdagangan (trading) BELI (BUY) atau JUAL (SELL) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama atau bank-bank besar di dunia selama 24 jam nonstop, dari Senin pagi sampai Sabtu pagi.

Mata Uang Apa Saja yang Diperdagangkan dalam Forex?

Dalam traksaksi forex, mata uang diperdagangan secara berpasangan (pair). Artinya, BUY (membeli) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain, atau SELL (menjual) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya. 

Di pasar forex, kelompok mata uang dibagi 2, yakni Major Currency Pairs, adalah pasangan mata uang yang melihatkan US Dollar (USD) atau EURO (EUR). Kelompok kedua adalah Cross Curenncy Pairs, yakni kelompok pasangan mata uang yang diperdagangkan langsung tanpa melibatkan USD dan EUR.


Major Currency Pairs




Cross Curenncy Pairs




Mengapa Transaksi Forex Bisa Dilakukan 24 Jam Nonstop?

Pasar perdagangan forex buka 24 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Ini adalah periode waktu yang lama sekali. Boleh dibilang pasar yang buka terus tanpa ada istirahat atau tidur. Pasar forex buka nonstop 24 jam karena berputar dari satu sesi market ke sesi market lainnya, yakni ada 4 sesi market: 



Apakah Investasi di Forex Menguntungkan?

Data terkini tentang nilai transaksi di pasar forex mencapai lebih dari  $1,4 triliun per hari. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus.
Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi, forex juga telah menjadi perdagangan alternatif yang paling populer. 

Hal itu karena potensi meraih Return on Investment (ROI) atau kembalinya modal awal investasi serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan konvensional pada umumnya. Nilai profit dari trading forex rata-rata lebih dari 5%-10% per bulan, untuk trader profesional bahkan bisa mencapai 50% lebih per bulan.


Apa Risiko Investasi di Forex, Bagaimana Mengatasi Risiko Tersebut?

Akibat pergerakan harga di pasar uang sangat cepat, maka forex juga berisiko tinggi apabila Anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen keuangan dengan baik. 

Cara mengatasinya, Anda harus belajar dasar-dasar forex dan berlatih kemampuan analisa market terlebih dulu. Pada tahap belajar bisa dimulai dari demo account dulu (menggunakan uang virtual), atau dengan real account (uang sungguhan) tapi dengan nilai investasi kecil dulu. Sangat disarankan Anda mencari trainner atau konsultan trading forex yang sudah berpengalaman.

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Memulai Trading Forex?

Trading forex dilakukan secara online menggunakan software atau platform MetaTrader4. Untuk itu Anda harus mempersiapkan terlebih dulu: 

1. Personal computer (PC), laptop, atau smartphone.
2. Akses internet, dapat memakai modem, atau jaringan internet kabel.
3. Mengenal dasar-dasar forex,  istilah-istilah forex, memahami keuntungan dan risiko trading forex.
4. Mempunyai modal investasi/uang, sebaiknya menggunakan idle money (uang menganggur) daripada hanya tersimpan di bank dengan tingkat bunga yang sangat kecil. 
 5. Mulai melatih psikologi untuk sabar, disiplin, dan tidak serakah. 

Apa Saja Dasar-Dasar Forex yang Harus Kita Pahami?

Sebelum memulai trading forex, Anda harus memahami istilah-istilah umum dalam trading forex berikut ini:



Platform : Software yang digunakan untuk melakukan transaksi/trading BUY (BELI)  atau SELL (JUAL) secara online.  Platform yang paling populer digunakan adalah MetaTrader 4,  Anda harus men-download dari website broker forex, kemudian diinstal ke PC atau laptop. 

Mengapa MetaTrader 4 sangat populer? Karena platform ini mudah digunakan, disertai fasilitas lengkap untuk menganalisa pasar.

Account : Rekening yang dimiliki trader/investur untuk bertransaksi melaui broker forek. Rekening ini dimiliki trader/investor setelah mendaftar membuka account ke broker forek. 

Trading : Melakukan transaksi atau perdagangan BUY (BELI) atau SELL (JUAL).

Trader : Orang yang melakukan transaksi/pelaku perdagangan.

Pair :  Pasangan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain.

Pips :  Singkatan dari Percentage in Points atau 4 angka di belakang tanda koma (tanda titik dalam nominal USD), sedangkan Pippette adalah 5 angka di belakang tanda koma (tanda titik dalam nominal USD). 

Contoh: 
* 1.3856 (4 angka di belakang tanda titik disebut Pips)
* 1.36778 (5 angka di belakang tanda titik disebut Pippette)

BUY (BELI) : Transaksi yang dilakukan trader untuk membeli suatu mata uang negara terhadap mata uang negara lain, transaksi didasari dari analisa trader bahwa mata uang tersebut sudah murah untuk dibeli atau lebih rendah dibanding harga hari sebelumnya atau pada waktu sebelumnya.

Contoh: 
EURO (EUR) terhadap US Dollar (USD) atau diperdagangan dengan simbol EUR/USD,  pada hari Kamis dengan harga kurs $ 1.3650. Kemudian pada hari Jumat EUR/USD naik  pada harga kurs $ 1.3750. Jika trader sepanjang periode tersebut melakukan transaksi BUY pada harga  1.3650 (Kamis), berarti pada hari Jumat profit/untung 100 pips. 


SELL (JUAL) : Transaksi yang dilakukan trader untuk menjual suatu mata uang negara terhadap mata uang negara lain, transaksi didasari dari analisa trader bahwa kurs mata uang tersebut sudah terlalu tinggi atau lebih tinggi dibanding harga hari sebelumnya atau pada waktu sebelumnya.

Contoh: 
EURO (EUR) terhadap US Dollar (USD) atau diperdagangan dengan simbol EUR/USD,  pada hari Kamis dengan harga kurs $ 1.3650. Kemudian pada hari Jumat EUR/USD turun  pada harga kurs $ 1.3550. Jika trader sepanjang periode tersebut melakukan transaksi SELL pada harga  1.3650 (Kamis), berarti pada hari Jumat profit/untung 100 pips. 


Open Posisi : Membuka posisi trading/transaksi BUY atau SELL yang belum ditutup.

Close Posisi : Menutup posisi BUY atau SELL yang masih terbuka.

Eksekusi : Melakukan Open Posisi ke market.

Spread : Selisih antara  Bids (harga jual) dan Ask (harga beli) atau quotes SELL dan quotes BUY.  Misalnya Bids (1.3682)/Ask (1.3685 berarti spread-nya 1.3685-1.3682 = 3 pips.

Lots: Besarnya volume dalam kontrak size dan digunakan untuk Open Posisi trading. Nilai lot dalam dalam $ (mata uang USD) tergantung tipe account-nya. 

Account  Micro      =  0.01 lot  = 1 pip = $0.1 
Account Mini         =  0.1 lot = 1 pip = $1
Account Standard  =  1 lot = 1 pip = $10

Contract Size : Besarnya kontrak yang akan digunakan untuk transaksi/trading.
Dasar Contract Size di forex jika tanpa leverage adalah:
1 lots = $100.000    (minimal transaksi Account Srandard)
0.1 lots =  $10.000  (minimal transaksi Account Mini)
0.01 lots = $1000.   (minimal transaksi Account Micro) 

Leverage : Daya ungkit yang memungkinkan seorang trader/investor untuk menggunakan sejumlah dana yang jauh lebih besar dari dana yang dimilikinya. Dengan adanya fasilitas leverage, trader/investor sama seperti mendapat pinjaman dana dari broker senilai ukuran leverage-nya..

Contoh Perhitungan : 
Account Standard:  $100.000 untuk bertransasi 1 lot.
Leverage: 1:100
Ini berarti, Anda cukup menggunakan dana 1% dari $100.000 atau 1/100 untuk 
transaksi 1 lot.

Jadi 1% x $100.000  =  $1000 
Maka  nilai Contract Size 1 lot untuk Account Standard =  $1000 

Equity : Jumlah modal yang dimiliki trader/investor, yakni gabungan antara modal awal ditambah keuntungan trading baik yang sudah diclose mapun masih terbuka, atau gabungan modal awal dikurangi kerugian trading baik yang sudah diclose maupun masih terbuka. 


Margin: Dana jaminan yang diberikan trader kepada broker setiap kali Open Posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya lots/volume trading yang dibuka oleh trader.

Free Margin : Sisa dari Equity setelah dikurangi Margin

Balance : Gabungan modal awal Anda ditambah profit dan dikurangi loss (kerugian). 

Swap : Biaya overnight/biaya transaksi yang menginap, yang dimaksud menginap adalah melewati close market pukul 4.30, jika posisi belum di lose sampai dengan close market, maka akan dikenakan swap. Swap itu bisa plus bisa negatif. Broker forex ada yang membebankan swap ke trader (biasanya jenis account ECN), ada pula tanpa swap/free swap bagi trader muslim. (sb-18)






Selasa, 15 Mei 2018

Tutorial Cara Menghitung THR Berdasarkan Aturan Pemerintah


Foto: Media sosial

Meme-meme lucu tentang THR bertebaran di media sosial.
SETIAP menjelang hari raya keagamaan, terutama Lebaran, hal yang paling ditunggu-tunggu pekerja adalah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Sementara itu, masih banyak pemberi kerja alias pengusaha yang belum paham bagaimana cara menghitung besaran THR bagi para karyawan dengan masa kerja yang berbeda-beda.  

Yang pasti, memberikan THR bagi pekerja adalah wajib bagi pengusaha, dan besaran THR juga harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam perundang-undangan atau aturan pemerintah, tidak boleh dilanggar. Jika melanggar, maka pengusaha yang bersangkutan terancam sanksi berupa denda atau sanksi administratif. Hayo, siapa para pengusaha yang mau coba-coba melanggar?


Pada dasarnya, pengaturan mengenai pekerja secara umum diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan). Sayangnya, ketentuan mengenai Tunjangan Hari Raya alias THR tidak diatur dalam UU Ketenagakerjaan, melainkan secara khusus diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 (Permenaker 6/2016) tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Kapan THR Dibayarkan?

Tunjangan Hari Raya (THR) adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh atau karyawannya menjelang Hari Raya Keagamaan. Berdasarkan Permenaker 6/2016,  THR ini wajib dibayarkan kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Berapa Besaran THR?

Berdasarkan Permenaker 6/2016,  pekerja/buruh  yang berhak mendapatkan THR adalah pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja  12 bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan THR sebesar satu bulan upah.  Adapun pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja sedikitnya satu bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, tetap diberikan THR secara proporsional sesuai masa kerja dengan rumus perhitungan:

Masa Kerja X Besaran 1 (satu) Bulan Upah
                                 12
Besaran upah 1 (satu) bulan yang dimaksud itu terdiri atas komponen upah: 
==>  Upah tanpa tunjangan yang merupakan upah bersih (clean wages), tapi bisa juga upah pokok termasuk tunjangan tetap. 

Contoh Perhitungan THR:

Sebagai contoh,  jika upah 1 (satu) bulan sebesar Rp 5.000.000 dengan masa kerja misalnya 5 bulan, maka perhitungan THR sebagai berikut: (5 x Rp 5.000.000)/12 = Rp 2.083.333.

Namun, bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan pemrintah, maka besaran THR yang dibayarkan kepada pekerja/buruh sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan yang telah dilakukan. 

Sanksi Bagi Pengusaha yang Terlambat atau Tidak Membayar THR

Berdasarkan Permenaker 6/2016, pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5% (lima persen) dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar (tujuh hari sebelum hari raya keagamaan). Pengenaan denda tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR kepada pekerja/buruh. 

Adapun pengusaha yang tidak membayar THR kepada pekerja/buruh juga dikenai sanksi administratif  berupa: 
a.    Teguran tertulis
b.    Pembatasan kegiatan usaha
c.    Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi 
d.    Pembekuan kegiatan usaha


Dasar Hukum Pemberian THR bagi Pekerja/Buruh:
1.    Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
2.    Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial;
3.    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan;
4.    Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Demikian tutorial perhitungan besaran THR, semoga bermanfaat bagi para pengusaha yang masih bingung cara menghitung besaran THR yang akan diberikan kepada para karyawannya.  (sb-18)

Sumber: Hukumonline.com




Jumat, 04 Mei 2018

Produksi Tas Serat Pandan, Natalia Raup Omzet Rp 180 Juta Per Bulan


Foto: Dok Inssoo (Detikfinance)

Natalia Indira

“Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, Anda tetap seorang pegawai.  Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya” (Bob Sadino)

BARANGKALI terinspirasi oleh nasihat bijak pengusaha sukses dan nyentrik Bob Sadino, pada suatu saat Natalia Indira memutuskan resign (berhenti bekerja) di sebuah perusahaan swasta. Dia kemudian membuka usaha yang diberi nama Inssoo.

Rupanya itu bukan keputusan yang keliru, kini onset usahanya sudah mencapai ratusan juta per bulan. Coba seandainya Natalia sampai sekarang masih berkutat sebagai karyawan perusahaan swasta, berapa gajinya per bulan?  

Rumah usaha Inssoo yang didirikan Natalia, memproduk kerajinan tangan berupa tas tangan alias clutch. Uniknya, produk ini berbahan dasar serat pandan laut.



Kepada Detikfinance, Natalia bercerita, dia mulai terjun di dunia usaha sejak 2010 dengan menjual produk batik dan aksesoris kain. Usaha itu dilakoninya sambil kerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta.

Pada 2014, dia terpaksa berhenti kerja lantaran menikah dan harus pindah ke Yogyakarta. Keputusannya itu dia ambil tanpa ragu, sebab dia yakin masih bisa menjalankan bisnisnya.
Natalia mulai menjajal membuat produk kerajinan tas tangan dengan bahan agel, mendong dan pandan laut. Modal yang dia keluarkan hanya Rp 500 ribu.

"Itu untuk membuat 12 pieces. Waktu itu aku ikut pameran di Solo, coba pasarin produk ini, ternyata tanggapannya bagus," kata Natalia.

Uang hasil jual 12 produk clutch itu kemudian dia gunakan lagi untuk memproduksi dua kali lebih banyak. Ternyata produknya kembali ludes.

Melihat peluang yang besar, akhirnya wanita kelahiran 1 Desember 1987 itu memutuskan untuk serius memproduksi kerajinan clutch dalam jumlah lebih besar. Saat itu untuk tim penjualan Inssoo ada delapan orang termasuk dia dan suaminya.

"Sebenarnya aku cuma follower tapi aku lihat masih ada pangsa pasar yang bisa aku ambil," tambahnya.

Dia mulai memasarkan produknya secara online melalui berbagai media, dari marketplace di situs e-commerce hingga media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Penjualannya semakin besar ketika mulai masuk pemesanan untuk souvenir pernikahan. Ada pula pesanan suvenir untuk acara-acara instansi atau perusahaan.

Kini, Natalia mampu menjual sekitar 2.000-3.000 buah tas tangan dalam sebulan. Dengan harga jual di kisaran Rp 35 ribu - Rp 90 ribu omzet Inssoo saat ini sudah mencapai sekitar Rp 120 juta hingga Rp 180 juta per bulan.

Natalia pun yakin bisnisnya itu masih bisa terus berkembang meskipun banyak yang bilang produknya musiman.



"Orang yang enggak tahu itu bilang berarti kalau enggak nge-hits lagi penjualan turun tapi penjualan kita naik. Aku yakin karena orang di Indonesia itu banyak banget, lalu ini bisa buat souvenir pernikahan ataupun lembaga seperti Polri," tuturnya.

Dia juga terus melakukan inovasi terhadap produknya. Setiap bulan atau maksimal 3 bulan, Inssoo selalu mengeluarkan clutch dengan motif yang baru.

Natalia juga kini memadukan bahan lain seperti kain batik dan kulit untuk produk tas tangannya. Itu juga menjadi alasan untuk mengantisipasi kenaikan harga serat pandan yang menjadi bahan baku utamanya. Sebab sejak 2016 dia putuskan hanya untuk memakai serat pandan sebagai bahan bakunya.

Foto: Money



Tas-tas berbahan serat pandan laut produksi Inssoo

"Dulu waktu masih awal usaha pandan per kg Rp 7 ribu sekarang sudah hampir Rp 20 ribu. Makanya sekarang dompetnya kita kombinasikan dengan batik atau kulit sintetis, itu buat pangkas HPP-nya," terangnya.

Natalia juga kini sudah mempekerjakan sekitar 50 orang ibu-ibu di sekitarnya. Mulai dari pembentukan hingga proses finishing dilakukan ibu-ibu itu di rumahnya masing-masing.

"Aku mikir mereka ibu rumah tangga, punya anak, harus urus rumah. Jadi mereka masih bisa melakukan itu tapi bisa punya penghasilan," tambahnya.


Ke depan, Natalia ingin memiliki toko offline untuk Inssoo. Toko impiannya itu bukan hanya untuk menjual clutch tapi sebagai pusat oleh-oleh kerajinan tangan di Yogyakarta. (sb-18)

Sumber: Detikfinance.com



Selasa, 01 Mei 2018

Tutorial Cara Mudah Memulai Bisnis Online untuk Pemula

Foto: Bruce Mars (Pexels)

PELUANG bisnis online makin tak terbatas. Hampir semua bidang bisnis yang dulunya hanya bisa dijalankan secara offline, kini bisa menghasilkan keuntungan maksimal, bahkan berkali lipat setelah didukung dengan promosi dan penjualan secara online.

Maka, para pebisnis pun beramai-ramai melakukan migrasi dari offline ke online, atau sekaligus menjalankan bisnis offline didukung online. Namun, bagaimana cara memulai bisnis online bagi pemula? Tentu saja diperlukan waktu untuk belajar sekaligus praktik bisnis online, tidak bisa dilakukan secara instan. 



Yang pasti, bisnis online itu lebih mudah dan diperlukan biaya yang relatif kecil dibanding bisnis konvensional atau bisnis offline. Sebab, bisnis online mampu memangkas biaya beli bangunan toko atau sewa toko , biaya perizinan, dan segala keruwetan birokrasi dalam membangun suatu usaha. 

Jika Anda benar-benar ingin serius memulai bisnis online, maka harus mau menjalankan dengan penuh semangat tahap-tahap memulai bisnis online. Berikut ini tutorial cara mudah memulai bisnis online bagi pemula:

1. Persiapan Toko Online

Tahap persiapan mencakup penentuan sistem penjualan, menentukan produk yang akan dijual, menentukan jasa pengiriman, menentukan jalur pemesanan, dan branding toko online.

a. Sistem Penjualan
 Sejak awal harus segera Anda tentukan, apakah toko online yang akan Anda kembangkan itu menggunakan sistem ready stock, pre order, atau dropship. Jika memilih menjual secara ready stock, sebaiknya juga ditentukan apakah barang ready yang akan dijual berasal dari produksi sendiri, reselling dari pihak lain, atau konsinyasi. 
Bagi yang belum memiliki modal cukup untuk ready stock, bisa memilih sistem dropship, yaitu hanya menjualkan atau mempromusikan produk dari pihak ketiga di website toko online kita, tetapi kita tidak menyetok barang. Jika ada pembeli melalui toko online kita, barulah kita memesan produk yang dibeli tersebut kepada  pihak ketiga, dan pihak ketiga itulah yang akan mengirimkan barang langsung ke pembeli yang melalui took online kita. Jadi bisa dibilang, bisnis toko online dropship ini tanpa modal atau bisa dimulai dengan modal minim.

b. Menentukan Produk
Tentukan jenis produk yang akan dijual agar tujuan bisnis lebih terfokus. Tentukan apakah Anda akan menjual produk fashion, kerajinan tangan, perlengkapan hobi, buku, dan sebagainya.

BACA JUGA:  7 Ide Bisnis Paling Laris Di Jaman Now



Foto: Kaboompics (Pexels)
c. Menentukan Jasa Pengiriman
 Tentukan jasa pengiriman yang bertarif cukup murah dan dapat menjangkau wilayah yang luas. Jasa pengiriman yang paling banyak digunakan oleh para pelaku bisnis toko online adalah JNE, J&T, dan Pos Indonesia.

d. Menentukan Jalur Pemesanan
Tentukan apalah jalur pemesanan melalui website, media sosial (Facebook, Instagram) atau menggunakan short messages service (SMS),  WhatsApp (WA), Line, atau email marketing.  Sesuaikan jalur pemesanan dengan target konsumen, pilih yang paling mudah untuk konsumen.

BACA JUGA:  5 Media Wajib Untuk Optimalkan Omzet Bisnis

e. Branding
Buat nama toko online yang unik dan mudah diingat, buat logo yang membuat konsumen lebih mengingat toko online Anda, dan lakukan promosi secara efektif dan intensif melalui media sosial atau sarana promosi online lainnya.

Selain melakukan branding (promosi) toko Anda, sebaiknya juga diikuti personal branding atau promosikan diri Anda sebagai pemilik took online tersebut melalui media sosial, terutama Facebook atau Instagram. Personal branding sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan calon konsumen di toko online Anda. 

2. Membuat Website 

Jika Anda ingin serius mengembangkan toko online, tahap selanjutnya Anda harus membuat website untuk toko online Anda tersebut.  Website toko online membuat pelanggan lebih mudah dalam berbelanja. Gunakan website yang menggunakan domain berbayar untuk memberikan kesan profesional dan membuat calon konsumen lebih percaya untuk berbelanja.

3. Siapkan Strategi Promosi

Salah satu hal penting yang perlu disiapkan untuk mencapai kesuksesan berbisnis online adalah strategi promosi yang efektif. Lakukan promosi di berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Kaskus, Line, dan Path. Buat promo atau event yang dapat memperbanyak jumlah follower sehingga pangsa pasar semakin luas.



4. Buat Target

Dalam menjalankan bisnis apapun diperlukan target yang jelas untuk mencapai kesuksesan, termasuk dalam berbisnis online. Buat target yang jelas dan detail mengenai omzet, laba, return of investment (ROI), dan target waktu pencapaian. Jadikan target tersebut sebagai acuan dan motivasi untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis.
5. Manajemen Keuangan yang Rapi
Hal yang tidak kalah penting dalam menjalankan bisnis online adalah manajemen keuangan yang rapi. Buat catatan secara detail mengenai kas masuk, kas keluar, saldo, dan rugi laba. Pisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi.

BACA JUGA:  Ternyata 7 Hal Ini Wajib Dilakukan Untuk Sukses Bisnis

Demikian tahap-tahap memulai bisnis online bagi pemula.  Seusai baca artikel ini, langsung praktik ya. Ayo semangat meraih sukses bisnis online. (sb-18)

Referensi: Sahabatpegadaian.com