Selasa, 20 Februari 2018

Aisha Makin Sukses setelah Banting Setir ke Bisnis Herbal


Foto: Dokumen Pribadi Aisha (Detikfinace)



 Aisha Noor Fadhila Putri

PELUANG emas dalam bisnis sering datang tanpa direncanakan!

Hal itu membuktikan bahwa sebuah perencanaan bisnis sering tidak sejalan dengan keadaan. Pengalaman tersebut dirasakan dan dijalani oleh Aisha Noor Fadhila Putri, Owner dan Marketing Director Obat Herbal Apel.

Kepada Detikfinance, pada Senin 19 Februari 2018, Aisha menceritakan perjalanan bisnisnya. Aisha yang menempuh pendidikan Raffles Design Institute Singapore dan Gemological Institute of America, akhirnya malah memilih untuk terjun ke industri  farmasi herbal.  Kondisi bisnis keluarganya yang membuatnya memutuskan pada pilihan tersebut. Ternyata ayah Aisha yang awalnya menggeluti bisnis ini bersama keluarga, kemudian dilanjutkan saat ini oleh Aisha dan akhirnya sukses.

"Jadi setelah saya lulus kuliah design perhiasan, saya pulang ke Indonesia mau cari kerja sebagai jewelry designer tapi setelah beberapa interview kok rasanya kalau jadi designer saja rasanya kontribusinya sedikit banget. Terus ayah saya, mulai bisnis herbal lagi, setelah beberapa tahun off. Ini saya diajak untuk masuk herbal company ini, mulai lah saya cari- cari tahu tentang herbal, Subhanallah keren-keren banget fungsi-fungsi dari herbal ini," ungkap Aisha.

Aisha yang bersama ayahnya yang sudah sejak lama mendalami obat-obatan herbal mengembangkan pemasaran obat herbal. Sampai tahun lalu, pemasaran Obat Herbal Apel Tetes sudah sampai 15.000 botol per tahun dengan omzet per bulan mencapai Rp 300- 400 juta.  



Saat bercerita, Aisha mengungkapkan kekagumannya pada obat herbal berbagai jenis. Adapun tampilan obat herbal milik Aisha tampak modern dengan kemasan yang sangat  menarik.  Seperti Cuka Apel Moringa, yang dijual dengan harga Rp 290.000 dan memiliki khasiat menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sekresi insulin dan memperbaiki kinerja pankreas.

Ada pula Cuka Apel Tetes yang dijual dengan harga Rp 198.000 dan memiliki manfaat untuk menurunkan asam urat dan kolesterol. Selain itu, ada Green Coffee yang dijual dengan harga Rp 198.000, memiliki kandungan chlorogenic acid yang bermanfaat untuk meluruhkan lemak sehingga menurunkan berat badan.

"Nah, kami juga senang banget kalau ada customer kirim respons mereka cocok dengan obat herbal, happiness mereka jadi happiness kami. Interest sama batu permata dan perhiasan jelas masih ada dan nggak bakal hilang. Kami juga fokus untuk inovasi dalam bentuk ramuan, ekstraksi, bahkan cara kerja. Sebentar lagi insyaallah akan keluar dua produk herbal lagi," paparnya.

Untuk produk yang akan di-launching, Aisha mengaku memiliki khasiat untuk mengontrol asam lambung dan membantu menjaga kesehatan dari kanker usus. Setelah ini Aisha akan fokus ke kesehatan penderita kanker atau yang mau mencegah kanker.

"Tahun ini kami akan meluaskan pasar di modern market, kami targetkan per bulan kisaran Rp 300 sampe 400 juta. Targetnya setelah masuk ritel akan ada 30.000 pcs yang terjual tahun ini. Untuk brand kami sendiri available di website kami www.apeltetes.com, instagram, tv shop di startup channel, dan agen-agen," jelas dia.

Perempuan berusia 25 tahun ini hanya akan memasarkan produk herbalnya di Indonesia. Dirinya dan tim menjelaskan akan fokus untuk membuat ekstraksi bahan herbal lainnya.

"Fokus dalam negeri dulu. Rencana ke depan jelas saya mau membesarkan herbal, perhiasan akan selalu ada. Knowledge untuk herbal masih belum begitu banyak orang mengerti, tapi orang-orang di tahun depan akan lebih aware tentang kesehatan dan especially obat herbal," tutur Aisha. (sb-18)

Sumber: Detikfinance.com



Share This
Previous Post
Next Post

Professional trader and journalist. He's a simple man.

0 komentar: