Senin, 04 Oktober 2021

Perencanaan Bisnis yang Cerdas dan Tepat untuk Sukses Trading Forex

Foto: Pexels
 
FOREIGN exchange atau forex adalah bisnis perdagangan mata uang asing atau valas. Selama Anda menganggap trading forex adalah bisnis, maka trading forex adalah sama dengan bisnis apapun di dunia ini. 

Dan semua bisnis dibangun untuk tujuan menghasilkan profit. Untuk itu semua bisnis membutuhkan perencanaan yang cerdas dan tepat. Tanpa perencanaan yang cerdas dan tepat, sebuah bisnis bisa jadi bukannya menghasilkan keuntungan, melainkan menyebabkan kerugian besar. 

Sampai di sini Anda sudah punya pemahaman untuk menjawab pertanyaan saya: mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena sama seperti bisnis apapun, 
ketika kita mengawali sebuah bisnis adalah memerlukan modal. Bisa modal kecil, bisa modal besar. Namun substansinya bukan masalah modal besar atau modal kecil, tapi bagaimana kita bisa mengembangkan modal agar terus tumbuh? 



Dengan alasan itulah seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. Dengan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal kecil bisa berkembang menjadi besar. Sebaliknya, tanpa perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal besar bisa habis ditelan ganasnya pasar forex.  

KUNCI SUKSES
  • Perdagangan forex adalah salah satu bisnis yang berpotensi besar untuk menghasilkan uang.
  • Namun, untuk bisa menghasilkan uang dari perdagangan forex diperlukan modal dana dan sumber daya manusia atau SDM yang profesional. 
  • Untuk itu seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. 
Di balik peluang besar menghasilkan uang, trading forex juga bisa menyebabkan kerugian besar. Karena itu money management dan risk management sangatlah penting dalam perdagangan forex.  

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Forex 

Hal terpenting yang perlu diingat ketika Anda trading forex adalah Anda menjalankan bisnis. Sudah berulang kali saya tekankan, bisnis itu harus menghasilkan keuntungan, sedapat mungkin hindari kerugian. 

Untuk itu Anda harus benar-benar memperlakukan trading forex bisnis, bukan sebagai hobi, apalagi sebagai judi. Jika Anda memperlakukan trading forex sebagai hobi, maka Anda tidak merasa sayang dan menyesal ketika mengalami kerugian dari trading forex. Karena Anda menganggap wajar bahwa hobi memang kegiatan membuang uang demi mencapai kesenangan hati. 

Lebih parah lagi jika Anda menganggap trading forex sebagai judi. Anda melakukan perdagangan di pasar forex dengan cara tebak-tebakan semata. Dalam sejarah, tidak ada penjudi yang bisa profit konsisten atau menang terus menerus secara kumulatif harian, mingguan, atau bulanan. Faktanya, seorang penjudi pasti akan kalah, akan habis modalnya cepat atau lambat.  



Untuk itu pastikan Anda memiliki strategi bisnis yang terperinci dan telah teruji benar-benar bisa untuk mencetak uang saat Anda bekerja sebagai trader di pasar keuangan dunia. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus Anda pahami dan harus diterapkan untuk menjadi trader yang sukses. 

Target Keuntungan Bersih

Anda mungkin sudah mengetahuinya, jadi izinkan saya memberi tahu Anda sesuatu yang bersifat informatif. 

Seperti Anda tahu, bagaimana cara Anda akan menghasilkan uang dari trading forex. Anda akan menghitung keuntungan Anda dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan dengan investasi keuangan lainnya. Keuntungan bersih Anda adalah jumlah  kumulatif keuntungan dikurangi jumlah kumulatif kerugian. 

Dalam bisnis, termasuk bisnis trading forex, keuntungan bersih pada umumnya dicatat dalam periode bulanan dan tahunan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya, berapa besar target keuntungan bersih Anda per bulan? 

Sampai di sini Anda akan kembali diingatkan, apa tujuan Anda menjadi trader di bidang futures atau perdagangan berbasis margin, termasuk forex dan saham? Jika Anda berkomitmen menganggap trading forex adalah bisnis, maka Anda harus berkomitmen pula memperlakukan trading forex sebagai bisnis. Jangan perlakukan trading forex sebagai hobi, apalagi sebagai judi.  

Dalam sebuah bisnis, realisasi keuntungan bersih bulanan sebesar 5%-10% itu sudah sangat bagus untuk mengembangkan modal Anda dalam putaran bisnis jangka panjang. Bahkan beberapa trader terbaik di dunia telah menjadi kaya raya hanya dari perdagangan forex dan saham dengan target keuntungan bersih rata-rata 20% sampai 30% per tahun. 

Target keuntungan mereka memang terbilang kecil untuk ukuran prosentase. Namun mereka menginvestasikan modal besar dalam perdagangan forex atau saham, sehingga faktor keamanan adalah harga mati. Sebab jika mereka ceroboh sehingga melakukan kesalahan yang menyebabkan kerugian fatal, maka mereka menderita kerugian yang sangat tinggi nilainya.

Dengan target profit 30% per tahun, maka dalam 12 bulan periode target investasi, per bulan hanya meraih keuntungan rata-rata 2,5%. Ingat, dalam bisnis target keuntungkan adalah berbanding lurus dengan tingkat risiko. Dengan target keuntungan kecil dalam nilai prosentase, maka tingkat risikonya akan kecil pula. 



Meski hanya profit rata-rata 2,5% per bulan tetapi karena mereka menginvestasikan modal besar, maka nilai keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real setiap bulan sudah mampu membuat para trader dan investor terbaik tersebut menjadi kaya raya dan menjalani hidup dalam financial freedom atau kebebasan finansial.
 
Yang menjadi masalah, bagaimana dengan trader retail (eceran) yang hanya memiliki modal kecil? Target profit 2,5% per bulan tentu saja keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real sangatlah kecil. Akibatnya mereka berusaha meningkatkan target keuntungan bulanan menjadi 5%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan seterusnya. Inilah penyebab kehancuran dari para trader retail dengan modal kecil. 

Memang, banyak trader retail dengan jumawa mengatakan bahwa mereka mampu menghasilkan profit bulanan 50%, 100%, 200%, 300%, 400%, 500%, dan seterusnya. Pertanyaannya, apakah mereka mampu konsisten menghasilkan profit sebesar itu? Jika ternyata sebulan, dua bulan atau beberapa bulan kemudian mereka bangkrut karena berulang kali mengalami margin call (MC) dan dana yang diperoleh dari profit besar sebelumnya habis, itu berarti mereka telah menjadi pecundang dari pasar forex karena berjudi. 

Sekarang menjadi sangat jelas, mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena kita membutuhkan strategi untuk mengembangkan modal yang kita investasikan dalam bisnis agar bisa terus tumbuh untuk jangka panjang dengan risiko sekecil-kecilnya. 

Okelah, untuk trader retail dengan modal kecil, masih bisa ditolerir untuk meningkatkan target profit bulanan 5%-20%. Artinya, mereka juga harus siap menanggung kerugian 5%-20% per bulan jika mengalami drawdown atau kerugian beruntun. Ini masih realistis untuk perbandingan risk and reward atau risiko dan keuntungan. Jika hal terburuk terjadi, yaitu mengalami drawdown 5%-20%, masih ada peluang besar untuk melakukan recovery (pemulihan) dari kerugian. 

Namun bagi trader yang menerapkan strategi berjudi dengan target profit ratusan persen per bulan, jika sekali atau beberapa kali mengalami drawdown, biasanya modal dalam akun trading mereka sudah sulit diselamatkan. 



Katakanlah mereka mengalami drawdown atau kerugian beruntun sebesar 50%-70%, biasanya cukup sulit dilakukan recovery (pemulihan). Solusinya biasanya mereka melakukan inject dana untuk meningkatkan ketahanan dari ancaman margin call atau MC. Namun inject dana ke dalam akun trading yang sedang sekarat atau mengalami floating loss besar, itu kurang efektif. Sering kali hal itu hanya untuk menambah kerugian lebih besar lagi.

Kesalahan Umum Trader Forex
  • Mereka melakukan perdagangan dalam kondisi psikologi dikuasai emosi setelah mengalami loss atau rugi.
  • Mereka tidak memiliki perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat.
  • Mereka tidak mengerti bagaimana mengelola risiko yang aman, mereka hanya fokus mencari profit saja. 
  • Mereka tidak belajar bagaimana pasar forex bekerja atau bagaimana trading secara efektif. 
Kesalahan-kesalahan ini menyebabkan setiap hari tak terhitung banyaknya trader tumbang menjadi pecundang dari pasar forex. Bahkan banyak pula lembaga-lembaga pengelola dana yang menghanguskan dana para investor gara-gara  melakukan kesalahan-kesalahan ini.
 
Untuk bisa menjalankan bisnis perdagangan forex secara profesional, Anda harus benar-benar mampu membuat perencanaan bisnis secara optimal. Perencanaan bisnis dalam trading forex yang paling utama adalah bagaimana menerapkan money management dan risk management dalam mengelola dana dalam akun trading Anda untuk jangka panjang. 

Selain itu, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengembangkan sistem trading dan strategi trading yang mampu memprediksi pergerakan harga di pasar dengan akurasi tinggi. Anda perlu menerapkan strategi trading secara konsisten jika ingin menghasilkan uang dari trading forex. 

Anda akan lebih baik memiliki satu strategi bagus yang Anda gunakan secara konsisten daripada memiliki banyak strategi hebat tapi membuat Anda menjadi tidak konsisten dalam menerapkan strategi trading. 

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria bagus. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi HYPER PIPS Trading Strategy. Jika Anda berminat silakan berkunjung: KE SINI  


Share This
Previous Post
Next Post

Professional trader and journalist. He's a simple man.

0 komentar: