Senin, 06 Juni 2022

Berminat Trading Emas atau XAUUSD? Tahan Dulu, Anda Harus Memahami 10 Karakteristik Produk Logam Mulia Ini!

Wikifx.com
Ilustrasi gold (emas) atau simbol pair XAUUSD. 

BISNIS FOR LIVING - Produk logam mulia glod (emas) atau pair XAUUSD, memang menarik dan menantang adrenalin bagai seorang trader karena memiliki volatilitas pergerakan harga yang agresif dalam range lebar atau besar.

Namun jika Anda berminat trading XAUUSD, sebaiknya jangan terburu-buru memulai. Tahan dulu, Anda harus memahami dulu sedikitnya 10 karakteristik XAUUSD atau logam mulia bernama gold (emas) ini. 
 
Sebagai logam mulia, gold (emas) masuk dalam pasar komoditas global. Sejauh ini pair emas atau XAU/USD  menjadi salah satu pair yang paling banyak diperdagangkan di pasar komoditas global. 

Sebagaimana produk atau instrumen lain di pasar global, setiap pair mata uang memiliki karakteristiknya sendiri. Begitu juga pair XAUUSD memiliki banyak karakteristik unik tersendiri yang berbeda dari pair-pair mata uang. 

Namun karakteristik utama gold (emas) adalah pergerakannya yang agresif dan memiliki range pergerakan harian yang lebar atau besar. Karakteristik ini tentu berbahaya bagi trader pemula yang belum memiliki kemampuan memadai untuk trading XAUUSD, mereka akan mengalami kerugian dalam jangka pendek. 

Sebaliknya, bagi trader yang sudah berpengalaman dan memahami karakteristik emas, maka volatilitas pergerakan XAUUSD yang agresif dalam range besar itu menjadi peluang untuk mendapatkan profit besar dalam waktu cepat.

Seperti apa karakteristik emas yang perlu Anda pahami sebelum trading pada pair XAUUSD? Dilansir Bisbisforliving.com dari Hsb.co.id berdasarkan pengalaman Marc Walton, inilah 10 karakteristik gold (emas) atau XAUUSD yang harus benar-benar Anda pahami. 

Diketahui, Marc Walton adalah salah satu trader profesional yang telah mengawali karier sebagai trader sejak 2002. Dia pernah bekerja di hedge fund, dan kini menjadi mentor trading di FTA Academy, telah mendalami trading emas dan menemukan 10 karakteristik yang akan berguna bagi semua trader emas atau pair XAUUSD. 

Berikut ini 10 karakteristik gold (emas) atau XAUUSD yang diperoleh oleh Marc Walton dari pengalamannya sebagai trader profesional sejak 2002:
 
1. Emas atau XAUUSD diperdagangkan dalam range harian yang sangat lebar atau besar. Range harian antara 300-500 pips cukup sering terjadi, dan rata-rata minimal pergerakan harian adalah 150 pips.

2. Volatilitas harga emas atau XAUUSD sangat tinggi. Emas bisa bergerak 80 pips-100 pips dalam hitungan menit, dan reversal besar pun biasa terjadi. Sebuah order yang kelihatan bagus bisa cepat berubah jadi rugi. Kecepatan pergerakan harga emas di pasar menuntut trader untuk menyusun perencanaan sebelum mulai bertrading, serta membuat keputusan dalam waktu singkat. 

Jika trader menunggu terlalu lama, maka harga akan mengalami reversal segera setelah menyentuh level support-resisten dan Anda akan kehilangan gain yang sudah didapat. Tetapi, sering juga harga melesat menembus support-resisten setelah terhenti sesaat.

3. Emas atau XAUUSD punya "kepribadian ganda". Logam mulia ini bisa reli cukup jauh tanpa terkoreksi. Meski sewaktu-waktu terhenti sesaat pada level-level support-resisten penting, tetapi pullback pada pergerakan yang bagus nyaris tidak pernah terjadi. Namun akan sulit bagi trader untuk mengetahui dengan pasti kapan emas hanya "swing" dalam trend pendek dan kapan akan "running" dalam trend panjang.

4. Emas atau XAUUSD sangat 'menghormati' level support-resisten. Ini adalah salah satu karakter hebat emas. Secara teknikal, karakter ini memungkinkan emas untuk ditradingkan secara akurat dan konsisten. Pivot, Fibonacci, juga support-resisten dan trendline yang ditempatkan secara manual, biasanya diikuti dalam pola pergerakan emas.

5. Trader disarankan menunggu penutupan candle sebelum membuat keputusan, khususnya sebelum eksekusi open positian (OP) atau entry. Sebab harga bisa mengalami reversal cukup jauh dalam beberapa menit terakhir di candle M30 (30 menit), candle H1 (1 jam), dan candle H4 (4jam). Jika trading secara buru-buru, membuka posisi ketika trader mengira candle akan ditutup pada suatu level tertentu malah bisa menimbulkan kerugian besar.

6. Formasi candlestick reversal amat akurat. Tak peduli bagaimana trend secara umum, dengan mengkombinasikan formasi candlestick yang mengindikasikan reversal dengan bounce pada level support-resisten setelah pergerakan ke suatu arah, maka biasanya menghasilkan pergerakan harga yang cukup jauh, setidaknya hingga support-resisten berikutnya tercipta. Semakin besar timeframe yang digunakan, pergerakan yang dihasilkan akan semakin baik.

7. Emas atau XAUUSD bisa ditradingkan dengan baik sepanjang hari, dengan pengecualian beberapa jam terakhir di sesi New York dan beberapa jam awal sesi Asia. Begitu sesi Tokyo dibuka, emas sudah bisa ditradingkan. Pergerakan di sesi Asia lebih kecil dibanding sesi London (Eropa), dan pergerakan di sesi London biasanya lebih kecil dibanding sesi New York (Amerika Serikat). Pergerakan besar biasanya terjadi saat overlap antara sesi Eropa dan Amerika Serikat.

8. Pergerakan emas atau XAUUSD didominasi oleh price action. Indikator terbaik untuk trading emas adalah price action. Jika emas bergerak kuat melewati atau menembus suatu area, terutama setelah suatu periode price action "lemah", maka hasilnya adalah pergerakan yang sangat konsisten.
 
9. Namun hati-hati dan waspada, emas atau XAUUSD bisa membuat trader rugi besar. Jika trader tidak bisa mengidentifikasi area-area penting dan pergerakan di sekitarnya, emas bisa memicu kerugian instan, baik saat entry BUY maupun entry SELL. 
Kesalahan umum seperti melakukan OP berdasarkan insting atau mengira-ngira berdasarkan perasaan, atau trading "balas dendam" yang biasanya bisa diperbaiki dalam trading forex, justru bakal berakhir fatal dalam trading emas atau XAUUSD. 

Untuk itu, dalam trading setiap trader butuh perencanaan yang baik dan kedisiplinan untuk menaati rencana trading itu jika ingin sukses. Perencanaan trading tersebut meliputi strategi trading, money management, aturan entry point dan exit point dalam kondisi profit maupun rugi.

10. Emas adalah logam mulia yang telah dikonversi menjadi "mata uang dunia" dengan simbol XAUUSD. Banyak sekali orang terlibat dalam emas baik dalam bidang industri, investasi, maupun trading. Akan tetapi Walton mengingatkan bahwa trading emas tidak cocok untuk treader pemula, kecuali dia menggunakan strategi trading yang benar-benar telah teruji bagus di real accoount dan dalam bimbingan mentor profesional serta berpengalaman sebagai trader emas atau XAUUSD. 

Dari pengalaman Walton menjadi trader selama 20 tahun lebih, dan telah dirumuskan menjadi 10 karakteristik emas atau XAUUSD, maka dia menyimpulkan menjadi 3 poin penting begini:

  • Kenyataan bahwa dalam trading emas atau XAUUSD, jika trader tidak mampu disiplin dan trading asal-asalan tanpa ilmu atau strategi trading yang memadai, maka sudah pasti akan rugi. 
  • Walton menyarankan agar siapa saja yang ingin mencoba bertrading emas atau XAUUSD agar terlebih dulu mencoba menggunakan demo account selama 2-3 bulan sebelum bertrading dengan real account. 
  • Memonitor dan menganalisa pergerakan emas atau XAUUSD merupakan tahap penting sebelum bisa mendapatkan profit. Untuk itu trader harus memiliki strategi trading yang andal, terutama terkait aturan entry point dan aturan exit point. 
Silakan Anda mencoba apa saja yang disarankan Marc Walton tersebut. Namun jika Anda sudah mencoba berkali-kali trading emas atau XAUUSD dan tetap saja mengalami loss, berarti Anda belum memiliki strategi trading yang bagus atau andal.

Bisnisforliving.com merekomendasikan Anda bisa mencoba trading emas atau XAUUSD menggunakan GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.

Selasa, 05 Oktober 2021

Wahai Trader Depositor, Inilah Kesalahan Besar yang Harus Anda Hentikan!

Foto: Pexels

ANDA sudah lama menekuni bisnis trading forex? Namun Anda selama ini hanya menjadi trader depositor atau hanya bisa menyetor dana? Dan Anda tidak pernah merasakan nikmatnya withdrawal atau mencairkan dana dari keuntungan trading forex? Bahkan Anda sering mengalami rugi besar hingga margin (modal) di akun trading Anda habis atau margin call (MC)? 

Yaaah, bisa jadi Anda termasuk trader yang selalu melakukan kesalahan satu ini, over-trading!  

Over-trading adalah kesalahan terbesar bagi trader forex. Akibatnya bisa fatal, over-trading bisa menyebabkan kerugian besar dari transaksi perdagangan di pasar forex. Namun hal ini sering tanpa mereka sadari sebagai kesalahan besar, bahkan mereka tidak menyadari telah melakukan over-trading. Maka di kemudian hari masih saja mereka melakukan kesalahan yang sama, yaitu over-trading!

Over-trading memang sangat umum dilakukan trader forex. Bukan hanya dilakukan oleh trader pemula, namun trader yang sudah berpengalaman pun sering terjebak dan tergoda melakukan over-trading yang berbahaya ini. 



Jika Anda merasa memiliki tanda-tanda sebagai trader yang masuk kategori sering melakukan over-trading, maka saya sarankan Anda membaca tuntas artikel ini. Artikel ini akan sepenuhnya membahas over-trading sebagai kesalahan terbesar yang sangat umum dilakukan oleh trader forex, dilengkapi beberapa tips untuk menghindari kebiasaan buruk yang bisa menghancurkan akun trading Anda. 

Apakah Anda Over-trading?

Jika Anda tidak tahu apakah Anda melakukan over-trading, maka Anda perlu menyimak beberapa fakta. Sebagian besar trader yang tidak bisa menghasilkan uang secara konsisten di pasar forex karena melakukan perdagangan berlebihan, itulah yang disebut over-trading. 

Benar! Over-trading adalah membuka posisi terlalu banyak sehingga total volume lot dari seluruh open position  (OP) sangat besar. Masalah over-trading ini bagi kebanyakan trader kurang disadari karena banyak cara untuk melakukan over-trading di luar perencanaan.

Misalnya, jika Anda telah berkomitmen untuk menganalisis pasar berdasarkan daily chart (grafik harian) terlebih dahulu, apakah Anda masih membuka chart dengan timeframe yang lebih rendah dari chart harian? Ini adalah cara yang sangat mudah untuk memulai over-trading. 

Trader yang belum menguasai perdagangan berdasarkan analisis pada chart harian kemungkinan besar akan melakukan perdagangan berlebihan jika mereka fokus pada timeframe yang lebih rendah. Ini karena timeframe lebih rendah cenderung banyak muncul setup sinyal perdagangan BUY atau SELL dengan probabilitas rendah yang sering menggoda trader untuk membuka posisi. Padahal jika mereka fokus pada chart harian, belum muncul setup untuk membuka posisi. 



Contoh lain, apakah Anda membuka posisi tambahan hanya karena perdagangan Anda saat ini untung dan Anda telah pindah ke titik impas? Apakah setup perdagangan tambahan benar-benar valid atau apakah Anda melompat karena Anda merasa senang dengan posisi menguntungkan dari OP pertama Anda?

Ada banyak situasi lain selain dua yang dibahas di atas yang memicu seorang trader melakukan over-trading. Masalah utamanya adalah banyak trader tidak menyadari bahwa mereka melakukan over-trading pada saat itu. Sangat mudah terpengaruh untuk melakukan OP tambahan ketika melihat setup perdagangan yang tidak sesuai dengan perencanaan trading dari awal ketika membuka OP pertama. 

Karena kenyataan bahwa situasi pemicu emosi bagi seorang trader saat berada di pasar terkadang sulit untuk dideteksi. Kalaupun berhasil dideteksi, terkadang seorang trader sulit mengontrol dirinya karena emosi telah menguasai psikologisnya. Hal itu menjadi pemicu seorang trader melakukan keputusan-keputusan salah ketika berhadapan dengan kondisi pasar yang tidak sesuai dengan prediksinya. Salah satu kesalamah besar dan bisa berakibat fatal yang kemudian dilakukan adalah over-trading. 

KUNCI SUKSES

  • Seorang trader sering kesulitan mengontrol dirinya untuk tidak melakukan over-trading, karena ketika sudah masuk ke pasar dan mengalami floating loss (rugi) cukup besar, maka psikologinya kemudian dikuasai oleh emosi yang memicunya untuk menambah OP berlebihan.
  • Sekarang Anda paham bahwa musuh besar seorang trader sebenarnya bukanlah pasar, melainkan emosi dirinya sendiri. Untuk itu musuh besar ini harus diperangi, jangan biarkan emosi menguasai psikologi kita saat sedang memiliki OP di pasar.
  • Cara terbaik untuk memerangi emosi adalah membuat trading plan atau perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan yang matang sebelum masuk pasar, sebelum membuka posisi apapun. 

Hentikan Over-trading Sebelum Anda Memulai

Seperti yang baru saja kita bahas di atas; karena mungkin sulit untuk menyadari bahwa Anda melakukan over-trading ketika Anda “dalam momen” trading, maka cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan over-trading adalah melakukan ofensif (serangan) terhadap over-trading dengan membuat trading plan atau perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan yang matang sebelum masuk pasar, sebelum membuka posisi apapun. 

Kita dapat menganggap perdagangan semacam perang. Perang pada dasarnya bermuara pada logika atau tujuan Anda. Dalam perang ini yang kita lawan sebenarnya adalah otak kita sendiri, karena munculnya emosi yang memicu Anda melakukan over-trading adalah bermuara dari otak Anda sendiri. 



Cara terbaik untuk mengalahkan emosi dalam otak Anda adalah membuat perencanaan tarding yang mata dan membangun strategi trading yang bagus, kemudian Anda berkomitmen untuk mematuhinya dengan kedisiplinan tinggi. Meski Anda sudah membuat perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan, namun jika Anda tidak patuh pada aturan-aturan yang menyertainya, maka hasilnya sia-sia belaka.

Saya yakin pada kenyataan bahwa jika Anda sebelum membaca artikel ini, dan Anda belum memiliki perencanaan trading yang matang dan strategi perdagangan yang efektif, maka Anda akan mudah mengulangi melakukan kesalahan besar tanpa menyadari merasa bersalah, yaitu melakukan over-trading. 

Kini Anda sudah mengerti apa penyebab dalam aktivitas trading Anda sering mengalami kerugian, bahkan Anda nyaris tak pernah mampu menghasilkan uang dari trading forex. Anda menderita kerugian demi kerugian yang berujung habisnya margin dalam akun trading Anda atau disebut margin call (MC). 

Kemudian Anda melakukan deposit baru lagi menyetorkan dana ke akun trading Anda. Kemudian Anda melakukan aktivitas trading lagi. Namun tidak ada yang berubah dari gaya dan kebiasaan trading Anda. Anda tetap melakukan kesalahan besar yang sama, yaitu melakukan over-trading. Cepat atau lambat margin (modal) dalam akun trading Anda pun habis lagi karena tergerus oleh floating minus yang kian membengkak gara-gara over-trading. 

Kemudian Anda melakukan deposit lagi menyetor dana ke akun trading Anda. Kemudian Anda melakukan over-trading lagi. Kemudian margin (modal) Anda di akun trading habis lagi. Anda deposit lagi, habis lagi. Deposit lagi, habis lagi. Begitu seterusnya. Entah sampai kapan. 



Jika Anda mengalami kasus seperti yang saya uraikan di atas, sekarang hanya ada dua pilihan untuk Anda. 

Pertama, Anda baru menyadari telah gagal menjadi trader forex. Anda selalu terkalahkan oleh emosi Anda sendiri sehingga selalu gagal mengendalikan emosi Anda ketika sedang melakukan aktivas trading. Untuk itu Anda memutuskan untuk berhenti melakukan segala aktivitas trading mulai sekarang, memupus impian menjadi trader sukses.

Kedua, Anda baru menyadari selama ini selalu melakukan kesalahan besar sebagai trader forex, yaitu selalu melakukan over-trading. Untuk itu Anda bersumpah untuk berhenti melakukan over-trading mulai sekarang. Demi mewujudkan impian menjadi trader sukses, yaitu trader yang benar-benar bisa memproduksi uang dari trading forex. 

Nah, Anda memilih opsi pertama atau kedua? Atau Anda mungkin punya pertanyaan sebelum memutuskan; dari kedua opsi tersebut mana yang paling tepat? Maka saya jawab; keduanya tepat karena keduanya akan menghentikan pekerjaan sia-sia Anda selama ini sebagai trader pecundang, yaitu trader depositor (hanya menyetor dana) ke akun trading tapi tidak pernah withdrawal (menarik dana) dari keuntungan trading forex. Bahkan modal Anda selalu habis tidak pernah kembali. 

Cuma bedanya, opsi pertama akan memaksa Anda untuk alih haluan mencari bisnis yang lain, karena Anda menyadari tidak berbakat menjadi trader forex. Adapun opsi kedua, Anda memilih tetap bertahan menjalani bisnis trading forex, tetapi telah bersumpah untuk mengentikan kesalahan besar selama ini, yaitu selalu melakukan over-trading.

SOLUSI SUKSES

Anda memilih opsi pertama atau opsi kedua, langkah berikutnya adalah sama, yaitu mencari solusi sukses. Sebab dalam menjalankan bisnis apapun, diperlukan money management (pengelolaan dana) yang tepat agar bisnis Anda bisa tumbuh. 



Dalam menjalankan bisnis apapun juga diperlukan risk management (mengelola risiko) yang aman agar jumlah kerugian yang diterima selalu dibatasi lebih kecil dibanding potensi keuntungkan yang diterima. 

Khusus Anda yang memilih opsi kedua, yaitu tetap bertahan menjadi trader forex, solusi sukses untuk langkah ke depan adalah: 

  • Anda harus punya trading plan atau perencanaan trading yang pasti dan selalu dipatuhi ketika sedang melakukan aktivitas trading. 
  • Anda harus mempunyai sistem trading dan strategi trading dengan akurasi tinggi untuk menghindari kerugian beruntun yang memicu over-trading.

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.     


Senin, 04 Oktober 2021

Perencanaan Bisnis yang Cerdas dan Tepat untuk Sukses Trading Forex

Foto: Pexels
 
FOREIGN exchange atau forex adalah bisnis perdagangan mata uang asing atau valas. Selama Anda menganggap trading forex adalah bisnis, maka trading forex adalah sama dengan bisnis apapun di dunia ini. 

Dan semua bisnis dibangun untuk tujuan menghasilkan profit. Untuk itu semua bisnis membutuhkan perencanaan yang cerdas dan tepat. Tanpa perencanaan yang cerdas dan tepat, sebuah bisnis bisa jadi bukannya menghasilkan keuntungan, melainkan menyebabkan kerugian besar. 

Sampai di sini Anda sudah punya pemahaman untuk menjawab pertanyaan saya: mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena sama seperti bisnis apapun, 
ketika kita mengawali sebuah bisnis adalah memerlukan modal. Bisa modal kecil, bisa modal besar. Namun substansinya bukan masalah modal besar atau modal kecil, tapi bagaimana kita bisa mengembangkan modal agar terus tumbuh? 



Dengan alasan itulah seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. Dengan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal kecil bisa berkembang menjadi besar. Sebaliknya, tanpa perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal besar bisa habis ditelan ganasnya pasar forex.  

KUNCI SUKSES
  • Perdagangan forex adalah salah satu bisnis yang berpotensi besar untuk menghasilkan uang.
  • Namun, untuk bisa menghasilkan uang dari perdagangan forex diperlukan modal dana dan sumber daya manusia atau SDM yang profesional. 
  • Untuk itu seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. 
Di balik peluang besar menghasilkan uang, trading forex juga bisa menyebabkan kerugian besar. Karena itu money management dan risk management sangatlah penting dalam perdagangan forex.  

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Forex 

Hal terpenting yang perlu diingat ketika Anda trading forex adalah Anda menjalankan bisnis. Sudah berulang kali saya tekankan, bisnis itu harus menghasilkan keuntungan, sedapat mungkin hindari kerugian. 

Untuk itu Anda harus benar-benar memperlakukan trading forex bisnis, bukan sebagai hobi, apalagi sebagai judi. Jika Anda memperlakukan trading forex sebagai hobi, maka Anda tidak merasa sayang dan menyesal ketika mengalami kerugian dari trading forex. Karena Anda menganggap wajar bahwa hobi memang kegiatan membuang uang demi mencapai kesenangan hati. 

Lebih parah lagi jika Anda menganggap trading forex sebagai judi. Anda melakukan perdagangan di pasar forex dengan cara tebak-tebakan semata. Dalam sejarah, tidak ada penjudi yang bisa profit konsisten atau menang terus menerus secara kumulatif harian, mingguan, atau bulanan. Faktanya, seorang penjudi pasti akan kalah, akan habis modalnya cepat atau lambat.  



Untuk itu pastikan Anda memiliki strategi bisnis yang terperinci dan telah teruji benar-benar bisa untuk mencetak uang saat Anda bekerja sebagai trader di pasar keuangan dunia. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus Anda pahami dan harus diterapkan untuk menjadi trader yang sukses. 

Target Keuntungan Bersih

Anda mungkin sudah mengetahuinya, jadi izinkan saya memberi tahu Anda sesuatu yang bersifat informatif. 

Seperti Anda tahu, bagaimana cara Anda akan menghasilkan uang dari trading forex. Anda akan menghitung keuntungan Anda dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan dengan investasi keuangan lainnya. Keuntungan bersih Anda adalah jumlah  kumulatif keuntungan dikurangi jumlah kumulatif kerugian. 

Dalam bisnis, termasuk bisnis trading forex, keuntungan bersih pada umumnya dicatat dalam periode bulanan dan tahunan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya, berapa besar target keuntungan bersih Anda per bulan? 

Sampai di sini Anda akan kembali diingatkan, apa tujuan Anda menjadi trader di bidang futures atau perdagangan berbasis margin, termasuk forex dan saham? Jika Anda berkomitmen menganggap trading forex adalah bisnis, maka Anda harus berkomitmen pula memperlakukan trading forex sebagai bisnis. Jangan perlakukan trading forex sebagai hobi, apalagi sebagai judi.  

Dalam sebuah bisnis, realisasi keuntungan bersih bulanan sebesar 5%-10% itu sudah sangat bagus untuk mengembangkan modal Anda dalam putaran bisnis jangka panjang. Bahkan beberapa trader terbaik di dunia telah menjadi kaya raya hanya dari perdagangan forex dan saham dengan target keuntungan bersih rata-rata 20% sampai 30% per tahun. 

Target keuntungan mereka memang terbilang kecil untuk ukuran prosentase. Namun mereka menginvestasikan modal besar dalam perdagangan forex atau saham, sehingga faktor keamanan adalah harga mati. Sebab jika mereka ceroboh sehingga melakukan kesalahan yang menyebabkan kerugian fatal, maka mereka menderita kerugian yang sangat tinggi nilainya.

Dengan target profit 30% per tahun, maka dalam 12 bulan periode target investasi, per bulan hanya meraih keuntungan rata-rata 2,5%. Ingat, dalam bisnis target keuntungkan adalah berbanding lurus dengan tingkat risiko. Dengan target keuntungan kecil dalam nilai prosentase, maka tingkat risikonya akan kecil pula. 



Meski hanya profit rata-rata 2,5% per bulan tetapi karena mereka menginvestasikan modal besar, maka nilai keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real setiap bulan sudah mampu membuat para trader dan investor terbaik tersebut menjadi kaya raya dan menjalani hidup dalam financial freedom atau kebebasan finansial.
 
Yang menjadi masalah, bagaimana dengan trader retail (eceran) yang hanya memiliki modal kecil? Target profit 2,5% per bulan tentu saja keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real sangatlah kecil. Akibatnya mereka berusaha meningkatkan target keuntungan bulanan menjadi 5%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan seterusnya. Inilah penyebab kehancuran dari para trader retail dengan modal kecil. 

Memang, banyak trader retail dengan jumawa mengatakan bahwa mereka mampu menghasilkan profit bulanan 50%, 100%, 200%, 300%, 400%, 500%, dan seterusnya. Pertanyaannya, apakah mereka mampu konsisten menghasilkan profit sebesar itu? Jika ternyata sebulan, dua bulan atau beberapa bulan kemudian mereka bangkrut karena berulang kali mengalami margin call (MC) dan dana yang diperoleh dari profit besar sebelumnya habis, itu berarti mereka telah menjadi pecundang dari pasar forex karena berjudi. 

Sekarang menjadi sangat jelas, mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena kita membutuhkan strategi untuk mengembangkan modal yang kita investasikan dalam bisnis agar bisa terus tumbuh untuk jangka panjang dengan risiko sekecil-kecilnya. 

Okelah, untuk trader retail dengan modal kecil, masih bisa ditolerir untuk meningkatkan target profit bulanan 5%-20%. Artinya, mereka juga harus siap menanggung kerugian 5%-20% per bulan jika mengalami drawdown atau kerugian beruntun. Ini masih realistis untuk perbandingan risk and reward atau risiko dan keuntungan. Jika hal terburuk terjadi, yaitu mengalami drawdown 5%-20%, masih ada peluang besar untuk melakukan recovery (pemulihan) dari kerugian. 

Namun bagi trader yang menerapkan strategi berjudi dengan target profit ratusan persen per bulan, jika sekali atau beberapa kali mengalami drawdown, biasanya modal dalam akun trading mereka sudah sulit diselamatkan. 



Katakanlah mereka mengalami drawdown atau kerugian beruntun sebesar 50%-70%, biasanya cukup sulit dilakukan recovery (pemulihan). Solusinya biasanya mereka melakukan inject dana untuk meningkatkan ketahanan dari ancaman margin call atau MC. Namun inject dana ke dalam akun trading yang sedang sekarat atau mengalami floating loss besar, itu kurang efektif. Sering kali hal itu hanya untuk menambah kerugian lebih besar lagi.

Kesalahan Umum Trader Forex
  • Mereka melakukan perdagangan dalam kondisi psikologi dikuasai emosi setelah mengalami loss atau rugi.
  • Mereka tidak memiliki perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat.
  • Mereka tidak mengerti bagaimana mengelola risiko yang aman, mereka hanya fokus mencari profit saja. 
  • Mereka tidak belajar bagaimana pasar forex bekerja atau bagaimana trading secara efektif. 
Kesalahan-kesalahan ini menyebabkan setiap hari tak terhitung banyaknya trader tumbang menjadi pecundang dari pasar forex. Bahkan banyak pula lembaga-lembaga pengelola dana yang menghanguskan dana para investor gara-gara  melakukan kesalahan-kesalahan ini.
 
Untuk bisa menjalankan bisnis perdagangan forex secara profesional, Anda harus benar-benar mampu membuat perencanaan bisnis secara optimal. Perencanaan bisnis dalam trading forex yang paling utama adalah bagaimana menerapkan money management dan risk management dalam mengelola dana dalam akun trading Anda untuk jangka panjang. 

Selain itu, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengembangkan sistem trading dan strategi trading yang mampu memprediksi pergerakan harga di pasar dengan akurasi tinggi. Anda perlu menerapkan strategi trading secara konsisten jika ingin menghasilkan uang dari trading forex. 

Anda akan lebih baik memiliki satu strategi bagus yang Anda gunakan secara konsisten daripada memiliki banyak strategi hebat tapi membuat Anda menjadi tidak konsisten dalam menerapkan strategi trading. 

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria bagus. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS


Minggu, 03 Oktober 2021

Merancang Strategi Trading yang Efektif untuk Membangun Portofolio Investasi

Foto: Pexels

MERANCANG strategi trading yang efektif untuk membangun portofolio investasi Anda, membutuhkan pemahaman yang jelas tentang tujuan keuangan Anda. Ini harus mencakup mengetahui toleransi risiko Anda, menentukan kebutuhan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda, serta memahami bagaimana perdagangan dapat menambah nilai pada portofolio investasi Anda. 

Mengembangkan strategi trading yang efektif ini sangat penting. Baik Anda baru memulai atau ingin mengoptimalkan strategi trading yang ada untuk membangun portofolio investasi Anda, penting untuk meluangkan waktu menganalisis faktor-faktor ini dan menentukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda serta sejauh mana Anda memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang investasi perdagangan.

Selain itu, dalam membangun portafolio investasi Anda harus memahami toleransi risiko. Sebab tidak ada investasi perdagangan yang tanpa risiko. Konsep high risk high return berlaku dalam membangun portofolio investasi. Semakin tinggi target investasi yang ingin Anda capai, maka semakin tinggi pula risikonya. Sebaliknya, semakin rendah target investasi yang ingin Anda capai, maka semakin rendah pula risikonya.   



KUNCI SUKSES

  • Strategi perdagangan untuk membangun portofolio investasi yang efektif harus memperhitungkan toleransi risiko dan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda.
  • Perdagangan futures atau perdagangan derivatif berdasarkan sistem margin, termasuk foreign exchange (forex) dan saham, atau produk derivatif lainnya masing-masing dapat memainkan peran penting dalam membangun portofolio investasi Anda.
  • Analisis teknis dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang perdagangan dengan menganalisis tren seperti pergerakan harga dan volume.

Tentukan Nilai Toleransi Risiko Anda

Toleransi risiko sering dibahas dalam kaitannya dengan perdagangan futures, terutama forex dan saham, dan ini merupakan faktor kunci dalam menentukan jenis strategi terbaik untuk diadopsi. 

Tetapi toleransi risiko cenderung berubah sepanjang hidup Anda. Jadi sangat penting untuk menilai kembali selera Anda terhadap toleransi risiko secara terukur dan teratur, terutama ketika menghadapi perubahan finansial atau gaya hidup. 

Penilaian toleransi risiko berbasis waktu adalah salah satu pendekatan yang populer dan dapat membantu menentukan strategi jangka pendek dan jangka panjang Anda. Jika Anda memiliki wawasan investasi yang lebih panjang, Anda mungkin dapat menoleransi tingkat risiko yang lebih tinggi dan mungkin bermanfaat untuk mencari peluang perdagangan selama periode volatilitas. 

Jika Anda memiliki wawasan investasi yang lebih pendek, Anda dapat melakukan yang terbaik dengan kelas aset berisiko rendah yang dapat membantu mendiversifikasi portofolio Anda sambil menjaga risiko Anda secara keseluruhan.

Risiko modal adalah pertimbangan penting lainnya dan Anda harus menilai lebih sering lagi. Jika Anda seorang trader pemula dalam futures trading, terutama forex dan saham, membatasi risiko modal Anda hingga 10% dari keseluruhan portofolio Anda dapat membatasi eksposur risiko Anda saat Anda membangun portofolio investasi Anda. 



Jika Anda seorang trader aktif dan berpengalaman, Anda dapat memilih untuk mengalokasikan 25% atau lebih dari portofolio Anda untuk investasi berisiko tinggi. Namun  kami menyarankan untuk melakukan ini secara perlahan dan hati-hati untuk melindungi modal Anda dari kerugian akibat volatilitas pasar yang tidak selalu sesuai dengan prediksi para analis pasar.

Pilih Produk Perdagangan yang Tepat

Jika Anda ingin serius masuk ke dalam bisnis perdagangan futures, seperti forex, saham, atau sekuritas lainnya, memahami nilai yang dapat ditambahkan ke portofolio Anda adalah bagian penting dalam mengembangkan strategi perdagangan yang seimbang. Meskipun opsi rumit dan memiliki tingkat risiko tertentu, opsi ini juga dapat menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam mengembangkan investasi Anda.

Futures trading atau perdagangan derivatif berbasis margin, terutama forex dan saham, umumnya membawa tingkat risiko yang lebih tinggi. Untuk itu memerlukan strategi yang lebih tepat. 

Terlepas dari risikonya, perdagangan futures juga dapat menawarkan peningkatan likuiditas serta eksposur ke berbagai instrumen keuangan termasuk forex, saham, dan komoditas. 

Dengan strategi yang diterapkan dengan baik, mereka juga dapat mengimbangi risiko ke bagian lain dari portofolio investasi Anda dan berfungsi sebagai cara untuk melakukan lindung nilai terhadap perubahan pasar. 



Jika Anda seorang trader berpengalaman dan telah memilih strategi trading yang sesuai dengan prospek pasar dan tujuan trading Anda, menentukan kombinasi futures dan instrumen keuangan lainnya yang tepat dapat membantu Anda mengoptimalkan portofolio dan menghasilkan keuntungan yang lebih baik. 

Saat kondisi pasar berubah, dan terutama selama periode volatilitas yang signifikan, menyesuaikan posisi perdagangan Anda selalu mengikuti trend pasar, akan membantu Anda membatasi kerugian dan meraih peluang profit yang besar.

Analisis Teknikal Perdagangan

Saat Anda meningkatkan perdagangan Anda, menggunakan analisis teknikal dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang perdagangan baru dan berfungsi sebagai cara untuk mengukur kekuatan pergerakan pasar. 

Berfokus pada indikator teknikal seperti volume, Relative Strength Index (RSI), dan Stochastic oscillator dapat membantu Anda menghasilkan sinyal BUY atau BELI dan SELL atau JUAL  dan memutuskan harga strike mana yang akan dipilih. 

Meskipun mungkin Anda tergoda untuk menggunakan indikator sebanyak mungkin, memilih indikator yang paling relevan bagi Anda dan memasukkannya ke dalam strategi trading yang ada dapat membuat perbedaan signifikan tanpa perlu merombak keseluruhan strategi Anda.

Mengembangkan strategi trading yang efektif memang membutuhkan pemahaman yang kuat tentang keahlian Anda dalam menganalisis pasar dan tujuan Anda membangun portofolio investasi secara keseluruhan. Ini juga bukan jenis solusi set-it-and-forget-it. 

Untuk mengembangkan jenis strategi trading yang akan mendukung pengembangan portofolio investasi Anda, Anda harus sering menilai kembali strategi Anda dan menyesuaikannya berdasarkan toleransi risiko individu, kondisi pasar, dan kebutuhan keuangan Anda.



Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS

Minggu, 16 Agustus 2020

Membenahi Mindset yang Salah dalam Membaca Pola Trend di Pasar Forex

Foto: Pexels

KEBANYAKAN trader punya mindset (pola berpikir) yang salah dalam memahami pola trend di pasar forex. Kebanyakan mereka berpikir bahwa price action (pergerakan harga) setelah pola uptrend (bergerak cenderung naik), kemudian harga akan sideway (bergerak mendatar), dan selanjutnya downtrend (bergerak cenderung turun). Atau lebih simple lagi, banyak pula yang berpikir bahwa setelah pasar uptrend biasanya akan berubah menjadi downtrend. 

Prediksi tersebut kadang benar, tapi sering  salah. Karena itu sebagai mindset (pola berpikir), membaca pola trend di pasar forex dengan cara demikian adalah SALAH BESAR. Faktanya, tidak semudah itu memprediksi pola trend yang akan terjadi ke depan. Harga mata uang di pasar forex  bergerak semau-maunya, sehingga membentuk pola trend yang bersifat random (acak), tidak selalu dengan struktur gerakan yang jelas dan sama dari histori pola trend sebelumnya. 




Lantas, apa yang perlu dilakukan para trader dalam memahami pola trend di pasar forex? Pertama, perbaikilah mindset yang salah tentang pola market. Memang, pergerakan harga membentuk trend dengan tiga pola utama; uptrend, sideway, dan downtrend. Akan tetapi di real market, tiga pola utama dari trend tersebut membentuk banyak varian pola trend lagi. Di antara varian pola trend yang sering terjadi adalah: 

  • Uptrend >>> sideway >>> downtrend
  • Downtrend >>> sideway >>> uptrend
  • Uptrend >>> downtrend
  • Downtrend >>> uptrend
  • Uptrend >>> sideway >>> uptrend berlanjut
  • Downtrend >>> sideway >>> downtrend berlanjut
  • Uptrend >>> sideway >>> false downtrend (downtrend palsu)
  • Downtrend >>> sideway >>> false uptrend (uptrend palsu)
  • False uptrend >>> sideway >>> false downtrend 
  • False Downtrend >>> sideway >>> false uptrend
  • False uptrend >>> false downtrend
  • False downtrend >>> false downtrend
  • Dan berbagai varian pola lainnya.

Bagaimana? Apakah Anda masih pemula dalam trading forex? Atau Anda sudah lama menjalani trading forex? Apakah Anda selama ini masih sering pusing menganalisis pola trend yang akan terbentuk ke depan? 

Nah, sekarang Anda sudah tahu penyebabnya, kenapa Anda masih sering bingung dalam menganalisis pola trend di pasar forex? Penyebabnya, terutama Anda masih memiliki mindset yang salah tentang pola trend. Anda berpikir pola trend hanya ada tiga; uptrend, sideway, downtrend. Padahal varian pola trend begitu banyaknya. Pantas saja susah diprediksi.  



Idealnya, trend di pasar forex memang membentuk tiga pola utama; uptrend, sideway, dan downtrend. Namun pasar tidak selalu bergerak ideal seperti yang kita harapkan. Yang sering terjadi, pasar justru bergerak melawan harapan kita. 

TIGA POLA TREND UTAMA/IDEAL 


PENJELASAN: 

  • Pergerakan harga pada kondisi pasar di atas sangat jelas membentuk tiga pola utama trend, yakni uptrend, sideway, dan downtrend. 
  • Setelah uptrend panjang, biasanya trend melemah ditandai harga bergerak turun dan indikator Histogram Trend makin menyempit hingga akhirnya uptrend berakhir, ditandai dengan garis-garis histogram biru hilang di balik GOLDEN MOMENTUM LINE. 
  • Setelah uptrend berakhir, biasanya pergerakan harga membentuk pola sideway (bergerak mendatar) dalam range harga sempit, karena di pasar forex sedang terjadi konsolidasi, yakni adu kekuatan antara BUYER (PEMBELI) dan SELLER (PENJUAL). 
  • Jika BUYER menang, maka setelah sideways pergerakan harga bukannya turun, tetapi kembali naik melanjutkan pola uptrend kembali. 
  • Jika SELLER menang, maka setelah sideways harga akan bergerak turun. Jika SELLER kemudian mendominasi pasar, maka mampu mengubah arah trend dari sebelumnya uptrend menjadi downtrend. 

Sekarang, bagaimana jika pergerakan harga di pasar membentuk pola trend tidak ideal? Yang terjadi pergerakan harga akan membentuk varian pola trend semau-maunya yang sulit diprediksi. Inilah yang biasa membuat para trader menjadi jengkel, frustrasi, banyak menderita kerugian. Mereka merasa diombang-ambingkan pola trend. Berikut ini beberapa contoh pola trend yang sulit diprediksi:

UPTREND BERAKHIR >>> UPTREND BERLANJUT


ULASAN: 

  • Setelah uptrend panjang, kemudian uptrend berakhir dan terjadi sideway, kebanyakan trader menganalisa pola trend yang akan terbentuk berikutnya adalah downtrend. Tapi faktanya, harga kembali bergerak naik hingga menembus GOLDEN MOMENTUM LINE dan membentuk pola uptrend berlanjut. 
  • Dalam kondisi market seperti ini, jika trader memprediksi pergerakan harga akan membentuk pola downtrend lalu entry point SELL, maka open position (OP) tersebut akan berada di lembah dari pola trend dan menderita kerugian.  

DOWNTREND BERAKHIR >>> FALSE UPTREND >>> DOWNTREND BERLANJUT


ULASAN: 

  • Setelah downtrend berakhir, lalu harga bergerak naik hingga menembus GOLDEN MOMENTUM LINE, kemudian muncul histogram warna biru di atas GOLDEN MOMENTUM LINE – ini menunjukkan pola awal uptrend,  kebanyakan trader berpikir akan terbentuk pola uptrend panjang. 
  • Namun apa yang terjadi? Pola awal uptrend ternyata tidak selalu valid membentuk pola uptrend panjang. Sering pula terjadi pola false uptrend (uptrend palsu), lalu harga kembali turun hingga menembus kembali GOLDEN MOMENTUM LINE, kemudian muncul histogram warna ungu di bawah GOLDEN MOMENTUM LINE – ini menunjukkan pola awal downtrend. Selanjutnya, ternyata pola downtrend valid, harga turun tajam dalam waktu lama. 
  • Dalam kondisi false uptrend, jika trader mengambil open position (OP) BUY, maka akan berada di pucuk dan menderita kerugian. 

RANGING MARKET


ULASAN: 

  • Ada kalanya pergerakan harga tidak mau beranjak jauh dari GOLDEN MOMENTUM LINE. Pergerakan harga hanya turun-naik menembus GOLDEN MOMENTUM LINE berulang-ulang, sehingga berulang-ulang pula membentuk pola false uptrend dan false downtrend. Inilah pola trend yang disebut ranging market. Pola ini sama dengan sideway, tetapi dalam range (rentang) harga besar berkisar 50 pips-150 pips bahkan lebih. 
  • Kondisi ranging market ini sering menghancurkan akun trader yang menggunakan strategi follow trend (mengikuti trend), karena berulang kali salah posisi saat open position (OP). Trader merasa di-ping-pong oleh pasar, yaitu di-BUY harga turun, di-SELL harga kembali naik.  Akibatnya mengalami drawdown (kerugian) beruntun, berulang kali terkena Stop Loss dan Cut Loss.  

Bagaimana? Apakah Anda masih ingin bertahan dalam lingkaran setan jebakan pola trend yang telah membuat 90% trader di dunia ini mengalami kebangkrutan? Jangan, lebih baik hentikan, jangan menjadi korban berikutnya!



Bagaimana solusinya? Anda harus punya strategi dan sistem trading yang bisa membantu analisis pola trend dengan mudah, jelas, dan akurat. Strategi dan sistem trading itu juga harus bisa memberi sinyal entry point dan exit point dengan akurasi tinggi sebagai acuan bertransaksi trading di pasar forex:

  • Eksekusi entry point BUY atau SELL di harga dengan presisi yang tepat untuk  menghasilkan profit di mana?  
  • Setelah profit harus Take Profit di mana sebelum harga berbalik arah?
  • Jika entry point tersebut mengalami floating minus, harus Cut Loss di mana, atau Stop Loss di mana yang jarang tersentuh oleh volatilitas harga?
Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.

Kamis, 16 Januari 2020

Trading For Living, Benarkah Bisa Diwujudkan?

Saya sedang bekerja sebagai Redaktur Ekonomi di koran harian Suara Merdeka

FOREX trading for living atau trading untuk hidup, benarkah bisa diwujudkan? Ataukah trading for living itu hanya cita-cita sebagian besar trader belaka? Sebelum menjawab pertanyaan ini, izinkan saya memperkenalkan sekilas strategi trading yang saya kembangkan sejak 2013, setelah saya resign dari side job sebagai Mentor &  Development Manager pada divisi edukasi di sebuah broker lokal di Semarang (2011-2013). Setelah itu saya memilih menjadi trader independen  dan tetap menjalani profesi lainnya, sebagai jurnalis dan redaktur ekonomi di sebuah surat kabar terbesar di Jawa Tengah. 

Kembali ke trading for living, benarkah bisa diwujudkan? Dari pengalaman saya sebagai trader independen, maka saya simpulkan:  Trading for living itu bisa diwujudkan, tapi memang tidak mudah. Hanya sebagian kecil trader yang bisa mewujudkan trading for living menjadi kenyataan. Selebihnya, sebagian besar trader masih menempatkan trading for living hanyalah cita-cita belaka. Entah sampai kapan cita-cita itu dapat terwujud menjadi kenyataan, tidak ada yang tahu. Termasuk diri trader itu sendiri. 



Saya sendiri sampai saat ini masih berprofesi ganda: trader independen dan jurnalis dan redaktur ekonomi di sebuah surat kabar. Tapi kedua profesi ini sebenarnya saling mendukung. Sebagai redaktur ekonomi, setiap hari saya harus memantau pergerakan rupiah, valas (forex), saham di pasar domestik, regional dan global lalu saya tulis di koran. Namun saya pribadi kurang suka trading dengan analisis fundamental. Terlalu ribet. Dalam trading saya menggunakan analisis 95% teknikal. 

Oh ya kembali ke topik, meskipun mewujudkan trading for living itu tidak mudah, tapi memelihara cita-cita untuk mencapai level trader for living itu harus. Cita-cita trading for living itu harus terus dirawat dalam jiwa seorang trader, agar terus termotivasi. Terus bersemangat untuk mewujudkannya menjadi kenyataan. 

Jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TARDING SECRETS.


Sabtu, 04 Januari 2020

Tentukan Gaya Trading Sesuai Dengan Kondisi dan Karakter Pribadi Anda


Empat gaya trading paling populer.
MENJADI trader forex tidak mengenal batasan. Ada trader laki-laki, trader perempuan, trader gemuk, trader kurus, trader cantik, trader jelek, trader lambat, trader gesit, trader profesional, trader amatir, dan sebagainya.

Setiap trader memiliki kepribadian sendiri, jadwal pribadi sendiri, nafsu makan sendiri, rasa sakit sendiri, dan cara-cara meraih suskes sendiri. Beberapa trader mungkin memiliki beberapa kesamaan, tetapi kebanyakan akan berbeda. Intinya, Anda masing-masing punya keunikan. Tergantung pada kepribadian Anda, keunikan pribadi, serta kondisi dan situasi yang membatasi Anda secara pribadi dalam kehidupan sehari-hari. 



Namun di balik berbagai perbedaan itu, saya punya satu pertanyaan: "Bagaimana cara Anda trading selama ini?" Anda perlu menjawab pertanyaan ini dengan sejujur-jujurnya. Sebab yang tahu tentang diri Anda adalah Anda sendiri. Selain itu, jawaban Anda atas pertanyaan ini akan menjadi faktor pendorong dalam menentukan keberhasilan Anda dalam trading.

YAP! Dalam rangka untuk mengetahui bagaimana cara Anda trading selama ini, dan bagaimana seharusnya Anda trading untuk meraih keberhasilan? Anda harus terlebih dahulu menemukan sendiri karakteristik atau kepribadian trading Anda. Sebab kepribadian trading Anda akan menentukan gaya trading atau metode trading yang cocok untuk Anda. Ini sangat penting agar Anda bisa menjalani aktivitas trading  dengan nyaman, tidak merasa tertekan bahkan stress menghadapi volatilitas market. 

YAP! Trading adalah tidak seperti ukuran t-shirt atau sepatu. Tidak ada satu ukuran cocok untuk semua. Tidak ada rencana tunggal bagi semua trader. Anda perlu melakukan penilaian diri pada kepribadian Anda, perilaku Anda, keyakinan Anda, dan pola pikir Anda. Untuk membantu Anda mengenali kepribadian Anda dalam trading, coba Anda jawab dengan jujur pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
  • Apakah Anda menganggap diri Anda disiplin? 
  • Apakah Anda menghindari risiko atau berani mengambil risiko besar? 
  • Apakah Anda ragu-ragu atau spontan? 
  • Apakah Anda sabar atau meledak-ledak? 
Cara terbaik untuk membantu Anda menilai diri Anda sendiri adalah dengan membuat  sebuah jurnal trading. Ini akan membantu Anda untuk menganalisis proses berpikir Anda setelah trading, dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan Anda dalam trading Anda. Memahami kepribadian Anda adalah satu hal, tetapi pemahaman itu dalam perdagangan Anda adalah cerita yang sama sekali berbeda. Sebuah jurnal trading memungkinkan Anda profit atau loss, itu dapat menentukan alasan khusus mengapa Anda profit atau loss. 

Lantas, Gaya Trading Apa yang Cocok untuk Anda?

Setelah Anda memahami kepribadian Anda, sekarang Anda harus mencari gaya trading yang cocok dengan kepribadian Anda. Berikut ini gaya-gaya trading paling umum atau paling populer yang dapat Anda pilih:

1. Scalping

Jenis trading scalping biasanya hanya memakan waktu selama beberapa detik hingga beberapa menit paling lama. Tujuan utama untuk scalper (sebutan untuk trader dengan gaya trading scalping) adalah mengambil keuntungan dengan jumlah pips yang sangat kecil sebanyak yang bisa mereka memanfaatkan sepanjang waktu luang mereka.

Contoh entry trading gaya scalping:

Penjelasan strategi:

Contoh gaya trading scalping ini menggunakan indikator Bollinger Bands. Strateginya, ketika harga menyentuh lower band (garis bawah) mengindikasikan oversold, seorang scalper akan entry BUY. Sebaliknya, ketika harga menyentuh upper band (garis atas) mengindikasikan overboungth, maka seorang scalper entry SELL. 
Ini hanya salah satu strategi scalping. Anda bisa mengembangkan strategi ini. Misalnya,  menambah indikator trend sebagai filter entry. Saat market uptrend di timeframe besar maka hanya entry SELL saja di timeframe kecil. Sebaliknya, saat market downtrend di timeframe besar, maka hanya entry SELL saja di timeframe kecil. 

Banyak lagi strategi trading scalping lainnya. Anda bisa mencari dan mengembangkannya sendiri.

Karena pada dasarnya scalper harus terpaku pada chart, maka cocok untuk mereka yang bisa menghabiskan beberapa jam memperhatikan penuh chart untuk trading. Hal ini membutuhkan fokus yang intens dan kecepatan berpikir cepat. Cara trading ini bukan untuk mereka yang mencari profit besar sepanjang waktu, melainkan bagi mereka yang suka mengambil profit kecil-kecil dalam jangka pendek.

Anda dapat dikategorikan sebagai  scalper jika:

  • Anda trader cepat dan menyukainya.
  • Anda tidak keberatan terfokus pada chart selama beberapa jam pada suatu waktu.
  • Anda adalah orang tidak sabar yang tidak suka menunggu lama untuk trading.
  • Anda dapat berpikir cepat dalam mengubah keputusan, arah, dan melakukannya dengan spontan.
  • Anda memiliki refleksivitas yang tinggi.
Anda tidak cocok menjadi scalper jika:

  • Anda mudah tertekan di lingkungan yang bergerak cepat.
  • Anda tidak dapat melakukan beberapa jam dengan perhatian penuh pada chart.
  • Anda lebih suka melakukan trading lebih sedikit dengan keuntungan-keuntungan yang lebih tinggi.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jika Anda memutuskan untuk menjadi scalper:

==> Trading pada Pair yang Likuiditasnya Tinggi


Pair dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD, GBP/USD, EUR/JPY, dan USD/JPY menawarkan spread kecil karena kecenderungan memiliki volume perdagangan tertinggi. Anda membutuhkan spread sekecil mungkin untuk trading dengan kondisi seperti ini.

==> Trading Selama Kondisi Pasar Sideways

Sebenarnya tidak ada aturan trading gaya scalping itu harus selama kondisi pasar sideways. Namun faktanya, banyak scalper yang sukses hanya memanfaatkan sesi trading saat pasar sideways, seperti menjelang pembukaan pasar sampai beberapa jam setelah pembukaan pasar. Kondisi pasar sideways juga sering terjadi ketika pasar sedang dalam kondisi konsolidasi, seperti menjelang rilis news (berita ekonomi) dengan pengaruh besar pada pasar. Mengapa? Karena dalam kondisi tersebut banyak trader bersikap wait and see (menunggu dan melihat) apa yang akan terjadi di pasar, sehingga volume perdagangan di pasar cenderung kecil.



==> Tidak Bertransaksi pada Waktu Rilis Berita Penting

Karena slippage dan volatilitas tinggi, membuat harga dapat melompat dalam arah yang berlawanan dari posisi Anda. Ini terjadi akibat rilis berita ekonomi penting yang memiliki efek kuat dalam menggerakkan pasar. Karena itu selalu periksa kalender ekonomi. Anda memantau kalender rilis berita-berita ekonomi di www.forexfactory.com.



==> Perhatikan dan Hitung Spread

Ketika  Anda memasuki pasar, spread akan menjadi faktor besar dalam profit Anda secara keseluruhan. Pastikan target Anda setidaknya dua kali spread Anda sehingga Anda dapat menghitung pada saat market bergerak berlawanan dengan posisi Anda.

==> Fokus pada Satu Pair Terlebih Dahulu

Scalping sangat intens dan jika Anda dapat menempatkan semua energi Anda dalam satu pair, Anda akan memiliki kesempatan sukses yang lebih baik. Jika Anda mulai terbiasa dengan satu pair, maka Anda dapat mulai dengan menambahkan pada pair lain dan melihat bagaimana ini bekerja untuk Anda.

==> Money Management yang Ketat

Ini berlaku untuk semua jenis transaksi, tetapi karena Anda membuat transaksi begitu banyak dalam sehari adalah sangat penting bahwa Anda benar-benar menerapkan money management (pengelolaan uang) yang baik.

2. Day Trading

Day trading merupakan salah satu bentuk trading gaya short term (jangka pendek), tetapi tidak seperti scalping. Day trading atau day trader biasanya hanya mengambil satu atau dua kali kesempatan masuk pasar dalam satu hari dan melikuidasinya ketika hari berakhir, baik dalam kondisi hasil trading untung maupun rugi.

Day trader cocok bagi mereka yang memiliki cukup waktu sepanjang hari untuk menganalisis, melaksanakan, dan memantau posisi trading. Jika Anda berpikir scalping terlalu cepat tapi swing trading adalah sedikit terlalu lama untuk selera Anda, maka gaya day trading  mungkin cocok bagi Anda.

Anda mungkin cocok menjadi day trader jika:
  • Anda menyukai trading pada awal hari dan mengakhirinya dalam satu hari.
  • Anda punya waktu banyak untuk menganalisis pasar pada awal hari dan dapat memantau sepanjang hari.
Anda tidak cocok menjadi seorang day trader jika:
  • Anda menyukai  trading dalam jangka waktu yang  lebih panjang atau pendek.
  • Anda tidak punya waktu untuk menganalisis pasar dan memonitor sepanjang hari.
  • Anda memiliki pekerjaan harian yang cukup menyita perhatian selain trading.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jika Anda memutuskan untuk menjadi day trader:

Selalu memantau informasi tentang peristiwa fundamental terbaru untuk membantu Anda menganalisis trend pada pasar hari itu. Anda selalu menjaga diri untuk up-to-date pada berita ekonomi terbaru sehingga Anda dapat membuat keputusan trading Anda di awal hari.



Apakah Anda punya waktu untuk memantau perdagangan Anda? Jika Anda memiliki pekerjaan penuh waktu, pertimbangkan bagaimana Anda akan mengelola waktu antara kerja dan trading. Pada dasarnya, tidak perlu terjadi Anda dipecat dari pekerjaan Anda hanya gara-gara Anda selalu melihat grafik pada saat jam kerja.

Jenis Day Trading

==> Follow Trend Trading

Follow trend trading (mengikuti tren) adalah ketika Anda melihat chart dengan timeframe (kerangka waktu) lebih lama atau timeframe besar untuk mengidentifikasi trend secara keseluruhan. Setelah trend besar dianalisa, Anda pindah ke chart dengan timeframe kecil dan mencari peluang perdagangan mengikuti trend sesuai dengan timeframe besar tersebut. Anda bisa menggunakan indikator pada chart untuk memberikan keputusan kapan Anda untuk melakukan entry. 

Contoh entry day trading jenis follow trend: 



Penjelasan strategi: 

Pertama, mengidentifikasi kondisi trend besar dengan melihat chart pada timeframe  yang lebih lama, misalnya H4 (4 jam) atau bahkan daily (harian). Anda dapat menggunakan indikator untuk membantu Anda mengkonfirmasi trend.

Setelah Anda mengidentifikasi trend besar, Anda kemudian dapat pindah ke timeframe  lebih kecil, misalnya M15 (15 menit)  dan mencari titik entry dalam arah yang sama dengan trend besar. Ini disebut analisis multi timeframe. 






==> Counter Trend Trading


Counter trend trading (melawan tren) mirip dengan follow trend, tetapi hanya mencari titik koreksi sehingga melakukan entry melawan trend besar. Setelah Anda mengidentifikasi  trend besar, Anda kemudian mencari titik-titik koreksi untuk menempatkan entry dalam arah yang berlawanan dengan trend besar. Idenya di sini adalah untuk menemukan akhir dari trend dan awal ketika trend berbalik. Ini sedikit lebih berisiko tetapi dapat pula menghasilkan profit yang besar.

Contoh entry day trading jenis counter trend:



Pada contoh di atas kita melihat bahwa kondisi market downtrend panjang dan kelelahan di chart  timframe H4. Ini memberi kita indikasi bahwa pasar mungkin siap untuk terjadi pembalikan arah.

Karena pemikiran kita counter trend, kita harus mencari titik entry dalam arah yang berlawanan dari trend besar pada timeframe lebih kecil, misalnya  M15 (15 menit).





Catatan: harap hati-hati, karena posisi perdagangan Anda berlawanan dari trend  besar, maka gaya trading ini sangat berisiko. Untuk itu sangat disarankan Anda menerapkan pembatasan risiko dengan memasang STOP LOSS (SL).

==> Breakout Trading

Breakout trading adalah ketika Anda melihat range (rentang harga tertinggi dan terendah) dari suatu pair selama waktu  tertentu, kemudian menempatkan pending order transaksi buy stop dan sell stop di kedua sisi, berharap untuk menangkap pelarian arah trend, baik naik maupun turun. Ini sangat efektif ketika pair telah bergerak pada kisaran range ketat karena biasanya merupakan indikasi akan terjadi pergerakan besar pada pasar. Tujuan Anda di sini adalah untuk mengatur diri sehingga ketika harga bergerak Anda siap menangkap gelombang dari volatilitas volume perdagangan di pasar.

Contoh entry atau menempatkan pending order pada strategi breakout trading:



Dalam trading breakout, Anda menentukan range di mana support dan resistance. Setelah Anda melakukannya, Anda dapat mengatur titik entry di atas dan di bawah level support dan resistance tersebut. Kemudian Anda dapat menentukan target profit dan stop loss dalam jumlah pips tertentu. 

3. Swing Trading

Swing trading atau bisa juga disebut trading long term adalah gaya trading jangka panjang yang membutuhkan kesabaran untuk menahan perdagangan Anda selama beberapa hari pada suatu waktu. Ini sangat ideal bagi mereka yang tidak dapat memantau grafik sepanjang hari, tetapi cukup mendedikasikan beberapa jam menganalisa pasar setiap malam.

Ini paling cocok untuk mereka yang memiliki pekerjaan penuh waktu, namun memiliki cukup waktu luang untuk tetap up-to-date dengan apa yang terjadi pada ekonomi global, baik secara analisis teknikal maupun fundamental.

Trading gaya swing adalah upaya untuk mengidentifikasi trend jangka menengah dan panjang, hanya melakukan entry ketika hasil analisa menunjukkan probabilitas tinggi untuk profit. Karena menahan posisi perdagangan lebih lama, biasanya lebih dari satu hari, maka STOP LOSS (SL) yang lebih besar diperlukan untuk mengantisipasi volatilitas pasar, dan trader harus beradaptasi dengan  rencana pengelolaan uang mereka.

Anda kemungkinan besar akan melihat perdagangan Anda melawan arah trend selama waktu tertentu karena ada fluktuasi di pasar, sehingga harga dalam timeframe kecil sering berlawanan dengan trend pada time frame besar. Adalah penting bahwa Anda mampu tetap tenang selama waktu-waktu tersebut dan tetap percaya diri dengan analisis Anda.

Contoh hasil trading dengan gaya swing/long term:



Setiap perdagangan biasanya memiliki target yang lebih besar. Dan untuk mencapai target besar, seorang trader swing sanggup menahan posisi terbuka di pasar berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Anda mungkin cocok menjadi seorang swing trader jika:

  • Anda tidak keberatan menahan posisi perdagangan selama beberapa hari.
  • Anda bersedia mengambil perdagangan lebih sedikit, tetapi lebih berhati-hati untuk memastikan perdagangan Anda pada prediksi arah trend yang tepat.
  • Anda tidak keberatan memiliki STOP LOSS yang besar.
  • Anda mau bersabar menunggu saat yang tepat untuk melakukan entry.
  • Anda dapat tetap tenang ketika pasar bergerak melawan posisi perdagangan Anda, karena itu kemungkinan hanya terjadi pada masa singkat atau time frame kecil.

Anda tidak cocok menjadi seorang swing trader jika:

  • Anda seperti serba cepat, penuh aksi perdagangan.
  • Anda tidak sabar dan ingin segera tahu apakah Anda benar atau salah dalam melakukan posisi entry.
  • Anda berkeringat dan cemas ketika posisi perdagangan Anda terlihat melawan trend.
  • Anda tidak bisa menghabiskan beberapa jam setiap hari untuk menganalisis pasar. 

3. Position Trading

Position trader adalah trading jangka terpanjang, dapat menahan posisi perdagangan selama beberapa bulan, bahkan bisa setahun lebih. Trading semacam ini membutuhkan pemahaman yang baik dan lebih mendasar tentang trend pasar dan kondisi ekonomi global.



Karena posisi trading ditahan begitu lama, berita-berita ekonomi akan menjadi fokus utama ketika menganalisis pasar. Fundamental mendikte trend jangka panjang dari pair tertentu, dan Anda harus memahami bagaimana data ekonomi mempengaruhi negara-negara dan prospek masa depan.

Karena perdagangan Anda dalam waktu lama, maka stop loss pun sangat besar. Anda harus pastikan memiliki margin yang kuat untuk menahan posisi perdagangan. Untuk memahami berapa banyak uang yang Anda harus memiliki pada akun trading Anda, pelajari benar tentang money management (pengelolaan uang) pada lesson-lesson selanjutnya.

Trading posisi juga membutuhkan mental yang kuat karena hampir dipastikan bahwa  perdagangan Anda akan melawan arah trend pada suatu periode tertentu. Karena itu Anda harus siap dan memiliki kepercayaan diri absolut dalam menganalisis pasar agar tetap tenang selama menahan posisi perdagangan dalam waktu tersebut.

Anda mungkin cocok menjadi trader posisi jika:

  • Anda adalah pemikir independen. Anda harus mampu untuk mengabaikan pendapat orang lain dan percaya diri pada analisis Anda ke mana arah pasar untuk jangka panjang.
  • Anda memiliki pemahaman besar tentang analisis fundamental dan pandangan jauh ke depan, bagaimana faktor fundamental mempengaruhi pair tertentu dalam jangka panjang.
  • Anda memiliki cukup modal untuk menahan beberapa ratus pips jika pasar berjalan melawan posisi perdagangan Anda.
  • Anda tidak keberatan menunggu lama untuk meraih profit besar. Perdagangan jangka panjang memungkinkan Anda menentukan target profit beberapa ratus hingga ribuan pips. Jika Anda merasa senang dengan profit 50 pips dan sudah ingin keluar dari market, pertimbangkan untuk pindah ke gaya perdagangan jangka pendek.
  • Anda sangat sabar dan tenang.

Anda tidak cocok menjadi seorang trader posisi jika:
  • Anda dengan mudah terombang-ambing oleh isu-isu ekonomi yang berkembang di pasar.
  • Anda tidak memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana fundamental mempengaruhi pasar dalam jangka panjang.
  • Anda tidak sabar. Bahkan jika Anda agak sabar, ini masih mungkin bukan gaya trading untuk Anda. 
  • Anda tidak memiliki modal awal cukup besar.
  • Anda tidak siap mental kalau pasar berlawanan dengan posisi perdagangan Anda.
  • Anda ingin melihat hasil Anda secara cepat. Anda mungkin tidak keberatan menunggu beberapa hari, namun beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun adalah terlalu lama bagi Anda untuk menunggu.
Tidak peduli apa gaya trading yang Anda pilih, Anda harus memastikan bahwa itu benar-benar Anda. Selalu mengubah gaya trading Anda dapat menyebabkan masalah dan membuat Anda selalu kembali melakukan adaptasi dari awal.

Tetapi jika Anda mencoba scalping dan Anda menyadari bahwa itu terlalu cepat atau terlalu menguras energi, maka cukup fleksibel untuk beralih ke gaya trading yang lain. 

Oh ya, jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi rahasia GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.