Rabu, 03 November 2021

Ingin Jadi Pengusaha Sukses ala Milenial? Inilah 10 Langkah yang Wajib Kamu Tempuh

Foto: Pixabay

GENERASI milenial merupakan talenta muda yang siap menjadi entrepreneur atau pengusaha muda. Pasalnya, mereka sudah paham tentang tren dan keinginan pasar.

Selain itui, generasi milenial sudah melek dengan teknologi. Mereka sudah sangat akrab dengan berbagai macam perangkat teknologi, terutama gadget atau gawai.

Sifat milenial yang suka dengan tantangan dan perubahan, mendorong mereka untuk senantiasa mandiri dan kreatif. Dengan berbagai persiapan, talenta, dan bekal keilmuwan yang dimiliki, mereka bisa menjadi pengusaha muda yang sukses.

“Hanya butuh sedikit keuletan dan bekal pengetahuan yang mumpuni untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita jadi pengusaha,” ujar Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) Universitas Nusa Mandiri (UNM), Jakarta, Maruloh seperti dilansir oleh Bisnisforliving.com dari siaran pers yang dirilis UNM, Rabu 3 November 2021.

Adapun 10 langkah jadi pengusaha sukses ala milenial adalah:

1. Jangan setengah hati melakukan sesuatu

Lakukan semuanya dengan sepenuh hati. Cintai apa yang sudah dilakukan dan dikerjakan. Selalu ingat, melakukan sesuatu karena passion, merupakan kunci dari sebuah keberhasilan bisnis. 

Di dunia bisnis, kegagalan menjadi sebuah hal yang biasa. Akan tetapi sebagai seorang pengusaha yang ingin sukses, jangan pernah menyerah untuk terus berjuang dan kembali bangkit.

2. Lakukan step by step, tidak langsung jadi

Untuk memulai bisnis, apalagi bisnis startup, harus memulainya selangkah demi selangkah. Mulailah dari risiko yang paling kecil, dari situ maka akan belajar mencari peluang dan melihat minat pasar. Sehingga, dapat memahami pasar juga keinginan pasar dengan cukup teliti namun pasti.

3. Cari pengalaman

Luangkan waktu beberapa tahun, untuk mencari pengalaman dari orang lain. Dengan begitu, akan mudah mempelajari berbagai situasi dan kondisi di lapangan. Belajar dari orang lain akan memperkaya ilmu dan pengalaman, sehingga kelak akan semakin mantap menata bisnis sendiri.

4. Promosi diri

Percaya diri amatlah penting bagi seorang entrepreneur. Jadi, jangan malu untuk selalu bertanya dan mempromosikan apa yang menjadi bisnis kita. Teruslah bergerak, jangan ciut oleh cemoohan orang lain. Sebab, promosi merupakan bagian dari jalan sukses dalam proses menjadi pengusaha.

5. Berani memulai dan mencoba

Berani memulai, juga menjadi kunci sukses seorang pengusaha. Dengan berani mengambil action maka tujuan dari bisnis akan segera tercapai. Realisasikan ide bisnis, menjadi sesuatu yang nyata bukan sekedar angan belaka.

6. Berpikir out of the box

Berpikir kreatif atau out of the box adalah kunci seorang pengusaha. Dengan melihat peluang yang ada di pasar, mampu menjadi kesempatan sukses dalam memulai bisnis. Menangkap segala peluang dengan ide-ide kreatif yang tak terpikirkan orang lain, mampu menjadi solusi bagi masyarakat.

7. Punya visi dan misi yang jelas

Merencanakan bisnis dengan visi dan misi yang jelas, menjadi faktor selanjutnya. Buat rencana bisnis dengan fleksibilitas tinggi dan sebuah inovasi bisnis yang disukai masyarakat. Bukan tidak mungkin, tujuan dari bisnis akan tercapai dan sukses menjadi pengusaha.

8. Fokus

Jalankan satu bisnis secara fokus dan telaten. Jangan mudah merasa puas dalam satu sesi atau momentum, lalu begitu cepat memutuskan untuk menggandakan keuntungan dengan memulai bisnis baru. 

Pastikan terlebih dahulu bisnis pertama stabil dan sukses, setelah itu silakan mengembangkan usaha.

9. Rajin belajar

Jangan cepat puas, teruslah belajar. Roda bisnis itu pasti mengalami naik dan turun. Jangan lelah berusaha jika sedang di bawah dan juga jangan cepat bangga ketika merasa di atas. Akan tetapi, teruslah belajar dan menggali pengetahuan, juga mencari pengalaman demi bekal bisnis di masa depan.

10. Punya target pasar

Jadi pengusaha yang sukses harus pandai menganalisis pasar. Kebutuhan masyarakat terkini yang menjadi tren bisa menjadi target pasar yang empuk dan sesuai. Tetapi, jangan lupa untuk selalu mengunggulkan kualitas dan menyesuaikan kebutuhan pasar.

Itulah beberapa kunci sukses pengusaha ala milenial. Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) Universitas Nusa Mandiri (UNM),  Maruloh menyebutkan, generasi milenial merupakan generasi yang siap menjadi pengusaha muda. Pasalnya, mereka sudah melek teknomogi dan paham tentang tren dan keinginan pasar. (sb-21)

 Sumber: Universitas Nusa Mandiri

Selasa, 05 Oktober 2021

Wahai Trader Depositor, Inilah Kesalahan Besar yang Harus Anda Hentikan!

Foto: Pexels

ANDA sudah lama menekuni bisnis trading forex? Namun Anda selama ini hanya menjadi trader depositor atau hanya bisa menyetor dana? Dan Anda tidak pernah merasakan nikmatnya withdrawal atau mencairkan dana dari keuntungan trading forex? Bahkan Anda sering mengalami rugi besar hingga margin (modal) di akun trading Anda habis atau margin call (MC)? 

Yaaah, bisa jadi Anda termasuk trader yang selalu melakukan kesalahan satu ini, over-trading!  

Over-trading adalah kesalahan terbesar bagi trader forex. Akibatnya bisa fatal, over-trading bisa menyebabkan kerugian besar dari transaksi perdagangan di pasar forex. Namun hal ini sering tanpa mereka sadari sebagai kesalahan besar, bahkan mereka tidak menyadari telah melakukan over-trading. Maka di kemudian hari masih saja mereka melakukan kesalahan yang sama, yaitu over-trading!

Over-trading memang sangat umum dilakukan trader forex. Bukan hanya dilakukan oleh trader pemula, namun trader yang sudah berpengalaman pun sering terjebak dan tergoda melakukan over-trading yang berbahaya ini. 



Jika Anda merasa memiliki tanda-tanda sebagai trader yang masuk kategori sering melakukan over-trading, maka saya sarankan Anda membaca tuntas artikel ini. Artikel ini akan sepenuhnya membahas over-trading sebagai kesalahan terbesar yang sangat umum dilakukan oleh trader forex, dilengkapi beberapa tips untuk menghindari kebiasaan buruk yang bisa menghancurkan akun trading Anda. 

Apakah Anda Over-trading?

Jika Anda tidak tahu apakah Anda melakukan over-trading, maka Anda perlu menyimak beberapa fakta. Sebagian besar trader yang tidak bisa menghasilkan uang secara konsisten di pasar forex karena melakukan perdagangan berlebihan, itulah yang disebut over-trading. 

Benar! Over-trading adalah membuka posisi terlalu banyak sehingga total volume lot dari seluruh open position  (OP) sangat besar. Masalah over-trading ini bagi kebanyakan trader kurang disadari karena banyak cara untuk melakukan over-trading di luar perencanaan.

Misalnya, jika Anda telah berkomitmen untuk menganalisis pasar berdasarkan daily chart (grafik harian) terlebih dahulu, apakah Anda masih membuka chart dengan timeframe yang lebih rendah dari chart harian? Ini adalah cara yang sangat mudah untuk memulai over-trading. 

Trader yang belum menguasai perdagangan berdasarkan analisis pada chart harian kemungkinan besar akan melakukan perdagangan berlebihan jika mereka fokus pada timeframe yang lebih rendah. Ini karena timeframe lebih rendah cenderung banyak muncul setup sinyal perdagangan BUY atau SELL dengan probabilitas rendah yang sering menggoda trader untuk membuka posisi. Padahal jika mereka fokus pada chart harian, belum muncul setup untuk membuka posisi. 



Contoh lain, apakah Anda membuka posisi tambahan hanya karena perdagangan Anda saat ini untung dan Anda telah pindah ke titik impas? Apakah setup perdagangan tambahan benar-benar valid atau apakah Anda melompat karena Anda merasa senang dengan posisi menguntungkan dari OP pertama Anda?

Ada banyak situasi lain selain dua yang dibahas di atas yang memicu seorang trader melakukan over-trading. Masalah utamanya adalah banyak trader tidak menyadari bahwa mereka melakukan over-trading pada saat itu. Sangat mudah terpengaruh untuk melakukan OP tambahan ketika melihat setup perdagangan yang tidak sesuai dengan perencanaan trading dari awal ketika membuka OP pertama. 

Karena kenyataan bahwa situasi pemicu emosi bagi seorang trader saat berada di pasar terkadang sulit untuk dideteksi. Kalaupun berhasil dideteksi, terkadang seorang trader sulit mengontrol dirinya karena emosi telah menguasai psikologisnya. Hal itu menjadi pemicu seorang trader melakukan keputusan-keputusan salah ketika berhadapan dengan kondisi pasar yang tidak sesuai dengan prediksinya. Salah satu kesalamah besar dan bisa berakibat fatal yang kemudian dilakukan adalah over-trading. 

KUNCI SUKSES

  • Seorang trader sering kesulitan mengontrol dirinya untuk tidak melakukan over-trading, karena ketika sudah masuk ke pasar dan mengalami floating loss (rugi) cukup besar, maka psikologinya kemudian dikuasai oleh emosi yang memicunya untuk menambah OP berlebihan.
  • Sekarang Anda paham bahwa musuh besar seorang trader sebenarnya bukanlah pasar, melainkan emosi dirinya sendiri. Untuk itu musuh besar ini harus diperangi, jangan biarkan emosi menguasai psikologi kita saat sedang memiliki OP di pasar.
  • Cara terbaik untuk memerangi emosi adalah membuat trading plan atau perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan yang matang sebelum masuk pasar, sebelum membuka posisi apapun. 

Hentikan Over-trading Sebelum Anda Memulai

Seperti yang baru saja kita bahas di atas; karena mungkin sulit untuk menyadari bahwa Anda melakukan over-trading ketika Anda “dalam momen” trading, maka cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan over-trading adalah melakukan ofensif (serangan) terhadap over-trading dengan membuat trading plan atau perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan yang matang sebelum masuk pasar, sebelum membuka posisi apapun. 

Kita dapat menganggap perdagangan semacam perang. Perang pada dasarnya bermuara pada logika atau tujuan Anda. Dalam perang ini yang kita lawan sebenarnya adalah otak kita sendiri, karena munculnya emosi yang memicu Anda melakukan over-trading adalah bermuara dari otak Anda sendiri. 



Cara terbaik untuk mengalahkan emosi dalam otak Anda adalah membuat perencanaan tarding yang mata dan membangun strategi trading yang bagus, kemudian Anda berkomitmen untuk mematuhinya dengan kedisiplinan tinggi. Meski Anda sudah membuat perencanaan perdagangan dan strategi perdagangan, namun jika Anda tidak patuh pada aturan-aturan yang menyertainya, maka hasilnya sia-sia belaka.

Saya yakin pada kenyataan bahwa jika Anda sebelum membaca artikel ini, dan Anda belum memiliki perencanaan trading yang matang dan strategi perdagangan yang efektif, maka Anda akan mudah mengulangi melakukan kesalahan besar tanpa menyadari merasa bersalah, yaitu melakukan over-trading. 

Kini Anda sudah mengerti apa penyebab dalam aktivitas trading Anda sering mengalami kerugian, bahkan Anda nyaris tak pernah mampu menghasilkan uang dari trading forex. Anda menderita kerugian demi kerugian yang berujung habisnya margin dalam akun trading Anda atau disebut margin call (MC). 

Kemudian Anda melakukan deposit baru lagi menyetorkan dana ke akun trading Anda. Kemudian Anda melakukan aktivitas trading lagi. Namun tidak ada yang berubah dari gaya dan kebiasaan trading Anda. Anda tetap melakukan kesalahan besar yang sama, yaitu melakukan over-trading. Cepat atau lambat margin (modal) dalam akun trading Anda pun habis lagi karena tergerus oleh floating minus yang kian membengkak gara-gara over-trading. 

Kemudian Anda melakukan deposit lagi menyetor dana ke akun trading Anda. Kemudian Anda melakukan over-trading lagi. Kemudian margin (modal) Anda di akun trading habis lagi. Anda deposit lagi, habis lagi. Deposit lagi, habis lagi. Begitu seterusnya. Entah sampai kapan. 



Jika Anda mengalami kasus seperti yang saya uraikan di atas, sekarang hanya ada dua pilihan untuk Anda. 

Pertama, Anda baru menyadari telah gagal menjadi trader forex. Anda selalu terkalahkan oleh emosi Anda sendiri sehingga selalu gagal mengendalikan emosi Anda ketika sedang melakukan aktivas trading. Untuk itu Anda memutuskan untuk berhenti melakukan segala aktivitas trading mulai sekarang, memupus impian menjadi trader sukses.

Kedua, Anda baru menyadari selama ini selalu melakukan kesalahan besar sebagai trader forex, yaitu selalu melakukan over-trading. Untuk itu Anda bersumpah untuk berhenti melakukan over-trading mulai sekarang. Demi mewujudkan impian menjadi trader sukses, yaitu trader yang benar-benar bisa memproduksi uang dari trading forex. 

Nah, Anda memilih opsi pertama atau kedua? Atau Anda mungkin punya pertanyaan sebelum memutuskan; dari kedua opsi tersebut mana yang paling tepat? Maka saya jawab; keduanya tepat karena keduanya akan menghentikan pekerjaan sia-sia Anda selama ini sebagai trader pecundang, yaitu trader depositor (hanya menyetor dana) ke akun trading tapi tidak pernah withdrawal (menarik dana) dari keuntungan trading forex. Bahkan modal Anda selalu habis tidak pernah kembali. 

Cuma bedanya, opsi pertama akan memaksa Anda untuk alih haluan mencari bisnis yang lain, karena Anda menyadari tidak berbakat menjadi trader forex. Adapun opsi kedua, Anda memilih tetap bertahan menjalani bisnis trading forex, tetapi telah bersumpah untuk mengentikan kesalahan besar selama ini, yaitu selalu melakukan over-trading.

SOLUSI SUKSES

Anda memilih opsi pertama atau opsi kedua, langkah berikutnya adalah sama, yaitu mencari solusi sukses. Sebab dalam menjalankan bisnis apapun, diperlukan money management (pengelolaan dana) yang tepat agar bisnis Anda bisa tumbuh. 



Dalam menjalankan bisnis apapun juga diperlukan risk management (mengelola risiko) yang aman agar jumlah kerugian yang diterima selalu dibatasi lebih kecil dibanding potensi keuntungkan yang diterima. 

Khusus Anda yang memilih opsi kedua, yaitu tetap bertahan menjadi trader forex, solusi sukses untuk langkah ke depan adalah: 

  • Anda harus punya trading plan atau perencanaan trading yang pasti dan selalu dipatuhi ketika sedang melakukan aktivitas trading. 
  • Anda harus mempunyai sistem trading dan strategi trading dengan akurasi tinggi untuk menghindari kerugian beruntun yang memicu over-trading.

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.     


Senin, 04 Oktober 2021

Perencanaan Bisnis yang Cerdas dan Tepat untuk Sukses Trading Forex

Foto: Pexels
 
FOREIGN exchange atau forex adalah bisnis perdagangan mata uang asing atau valas. Selama Anda menganggap trading forex adalah bisnis, maka trading forex adalah sama dengan bisnis apapun di dunia ini. 

Dan semua bisnis dibangun untuk tujuan menghasilkan profit. Untuk itu semua bisnis membutuhkan perencanaan yang cerdas dan tepat. Tanpa perencanaan yang cerdas dan tepat, sebuah bisnis bisa jadi bukannya menghasilkan keuntungan, melainkan menyebabkan kerugian besar. 

Sampai di sini Anda sudah punya pemahaman untuk menjawab pertanyaan saya: mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena sama seperti bisnis apapun, 
ketika kita mengawali sebuah bisnis adalah memerlukan modal. Bisa modal kecil, bisa modal besar. Namun substansinya bukan masalah modal besar atau modal kecil, tapi bagaimana kita bisa mengembangkan modal agar terus tumbuh? 



Dengan alasan itulah seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. Dengan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal kecil bisa berkembang menjadi besar. Sebaliknya, tanpa perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat, maka modal besar bisa habis ditelan ganasnya pasar forex.  

KUNCI SUKSES
  • Perdagangan forex adalah salah satu bisnis yang berpotensi besar untuk menghasilkan uang.
  • Namun, untuk bisa menghasilkan uang dari perdagangan forex diperlukan modal dana dan sumber daya manusia atau SDM yang profesional. 
  • Untuk itu seorang trader forex membutuhkan perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat. 
Di balik peluang besar menghasilkan uang, trading forex juga bisa menyebabkan kerugian besar. Karena itu money management dan risk management sangatlah penting dalam perdagangan forex.  

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Forex 

Hal terpenting yang perlu diingat ketika Anda trading forex adalah Anda menjalankan bisnis. Sudah berulang kali saya tekankan, bisnis itu harus menghasilkan keuntungan, sedapat mungkin hindari kerugian. 

Untuk itu Anda harus benar-benar memperlakukan trading forex bisnis, bukan sebagai hobi, apalagi sebagai judi. Jika Anda memperlakukan trading forex sebagai hobi, maka Anda tidak merasa sayang dan menyesal ketika mengalami kerugian dari trading forex. Karena Anda menganggap wajar bahwa hobi memang kegiatan membuang uang demi mencapai kesenangan hati. 

Lebih parah lagi jika Anda menganggap trading forex sebagai judi. Anda melakukan perdagangan di pasar forex dengan cara tebak-tebakan semata. Dalam sejarah, tidak ada penjudi yang bisa profit konsisten atau menang terus menerus secara kumulatif harian, mingguan, atau bulanan. Faktanya, seorang penjudi pasti akan kalah, akan habis modalnya cepat atau lambat.  



Untuk itu pastikan Anda memiliki strategi bisnis yang terperinci dan telah teruji benar-benar bisa untuk mencetak uang saat Anda bekerja sebagai trader di pasar keuangan dunia. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus Anda pahami dan harus diterapkan untuk menjadi trader yang sukses. 

Target Keuntungan Bersih

Anda mungkin sudah mengetahuinya, jadi izinkan saya memberi tahu Anda sesuatu yang bersifat informatif. 

Seperti Anda tahu, bagaimana cara Anda akan menghasilkan uang dari trading forex. Anda akan menghitung keuntungan Anda dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan dengan investasi keuangan lainnya. Keuntungan bersih Anda adalah jumlah  kumulatif keuntungan dikurangi jumlah kumulatif kerugian. 

Dalam bisnis, termasuk bisnis trading forex, keuntungan bersih pada umumnya dicatat dalam periode bulanan dan tahunan. Yang menjadi pertanyaan berikutnya, berapa besar target keuntungan bersih Anda per bulan? 

Sampai di sini Anda akan kembali diingatkan, apa tujuan Anda menjadi trader di bidang futures atau perdagangan berbasis margin, termasuk forex dan saham? Jika Anda berkomitmen menganggap trading forex adalah bisnis, maka Anda harus berkomitmen pula memperlakukan trading forex sebagai bisnis. Jangan perlakukan trading forex sebagai hobi, apalagi sebagai judi.  

Dalam sebuah bisnis, realisasi keuntungan bersih bulanan sebesar 5%-10% itu sudah sangat bagus untuk mengembangkan modal Anda dalam putaran bisnis jangka panjang. Bahkan beberapa trader terbaik di dunia telah menjadi kaya raya hanya dari perdagangan forex dan saham dengan target keuntungan bersih rata-rata 20% sampai 30% per tahun. 

Target keuntungan mereka memang terbilang kecil untuk ukuran prosentase. Namun mereka menginvestasikan modal besar dalam perdagangan forex atau saham, sehingga faktor keamanan adalah harga mati. Sebab jika mereka ceroboh sehingga melakukan kesalahan yang menyebabkan kerugian fatal, maka mereka menderita kerugian yang sangat tinggi nilainya.

Dengan target profit 30% per tahun, maka dalam 12 bulan periode target investasi, per bulan hanya meraih keuntungan rata-rata 2,5%. Ingat, dalam bisnis target keuntungkan adalah berbanding lurus dengan tingkat risiko. Dengan target keuntungan kecil dalam nilai prosentase, maka tingkat risikonya akan kecil pula. 



Meski hanya profit rata-rata 2,5% per bulan tetapi karena mereka menginvestasikan modal besar, maka nilai keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real setiap bulan sudah mampu membuat para trader dan investor terbaik tersebut menjadi kaya raya dan menjalani hidup dalam financial freedom atau kebebasan finansial.
 
Yang menjadi masalah, bagaimana dengan trader retail (eceran) yang hanya memiliki modal kecil? Target profit 2,5% per bulan tentu saja keuntungan yang diterima dalam bentuk uang real sangatlah kecil. Akibatnya mereka berusaha meningkatkan target keuntungan bulanan menjadi 5%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan seterusnya. Inilah penyebab kehancuran dari para trader retail dengan modal kecil. 

Memang, banyak trader retail dengan jumawa mengatakan bahwa mereka mampu menghasilkan profit bulanan 50%, 100%, 200%, 300%, 400%, 500%, dan seterusnya. Pertanyaannya, apakah mereka mampu konsisten menghasilkan profit sebesar itu? Jika ternyata sebulan, dua bulan atau beberapa bulan kemudian mereka bangkrut karena berulang kali mengalami margin call (MC) dan dana yang diperoleh dari profit besar sebelumnya habis, itu berarti mereka telah menjadi pecundang dari pasar forex karena berjudi. 

Sekarang menjadi sangat jelas, mengapa trader forex membutuhkan perencanaan bisnis? Karena kita membutuhkan strategi untuk mengembangkan modal yang kita investasikan dalam bisnis agar bisa terus tumbuh untuk jangka panjang dengan risiko sekecil-kecilnya. 

Okelah, untuk trader retail dengan modal kecil, masih bisa ditolerir untuk meningkatkan target profit bulanan 5%-20%. Artinya, mereka juga harus siap menanggung kerugian 5%-20% per bulan jika mengalami drawdown atau kerugian beruntun. Ini masih realistis untuk perbandingan risk and reward atau risiko dan keuntungan. Jika hal terburuk terjadi, yaitu mengalami drawdown 5%-20%, masih ada peluang besar untuk melakukan recovery (pemulihan) dari kerugian. 

Namun bagi trader yang menerapkan strategi berjudi dengan target profit ratusan persen per bulan, jika sekali atau beberapa kali mengalami drawdown, biasanya modal dalam akun trading mereka sudah sulit diselamatkan. 



Katakanlah mereka mengalami drawdown atau kerugian beruntun sebesar 50%-70%, biasanya cukup sulit dilakukan recovery (pemulihan). Solusinya biasanya mereka melakukan inject dana untuk meningkatkan ketahanan dari ancaman margin call atau MC. Namun inject dana ke dalam akun trading yang sedang sekarat atau mengalami floating loss besar, itu kurang efektif. Sering kali hal itu hanya untuk menambah kerugian lebih besar lagi.

Kesalahan Umum Trader Forex
  • Mereka melakukan perdagangan dalam kondisi psikologi dikuasai emosi setelah mengalami loss atau rugi.
  • Mereka tidak memiliki perencanaan bisnis yang cerdas dan tepat.
  • Mereka tidak mengerti bagaimana mengelola risiko yang aman, mereka hanya fokus mencari profit saja. 
  • Mereka tidak belajar bagaimana pasar forex bekerja atau bagaimana trading secara efektif. 
Kesalahan-kesalahan ini menyebabkan setiap hari tak terhitung banyaknya trader tumbang menjadi pecundang dari pasar forex. Bahkan banyak pula lembaga-lembaga pengelola dana yang menghanguskan dana para investor gara-gara  melakukan kesalahan-kesalahan ini.
 
Untuk bisa menjalankan bisnis perdagangan forex secara profesional, Anda harus benar-benar mampu membuat perencanaan bisnis secara optimal. Perencanaan bisnis dalam trading forex yang paling utama adalah bagaimana menerapkan money management dan risk management dalam mengelola dana dalam akun trading Anda untuk jangka panjang. 

Selain itu, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengembangkan sistem trading dan strategi trading yang mampu memprediksi pergerakan harga di pasar dengan akurasi tinggi. Anda perlu menerapkan strategi trading secara konsisten jika ingin menghasilkan uang dari trading forex. 

Anda akan lebih baik memiliki satu strategi bagus yang Anda gunakan secara konsisten daripada memiliki banyak strategi hebat tapi membuat Anda menjadi tidak konsisten dalam menerapkan strategi trading. 

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria bagus. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS


Minggu, 03 Oktober 2021

Merancang Strategi Trading yang Efektif untuk Membangun Portofolio Investasi

Foto: Pexels

MERANCANG strategi trading yang efektif untuk membangun portofolio investasi Anda, membutuhkan pemahaman yang jelas tentang tujuan keuangan Anda. Ini harus mencakup mengetahui toleransi risiko Anda, menentukan kebutuhan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda, serta memahami bagaimana perdagangan dapat menambah nilai pada portofolio investasi Anda. 

Mengembangkan strategi trading yang efektif ini sangat penting. Baik Anda baru memulai atau ingin mengoptimalkan strategi trading yang ada untuk membangun portofolio investasi Anda, penting untuk meluangkan waktu menganalisis faktor-faktor ini dan menentukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda serta sejauh mana Anda memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang investasi perdagangan.

Selain itu, dalam membangun portafolio investasi Anda harus memahami toleransi risiko. Sebab tidak ada investasi perdagangan yang tanpa risiko. Konsep high risk high return berlaku dalam membangun portofolio investasi. Semakin tinggi target investasi yang ingin Anda capai, maka semakin tinggi pula risikonya. Sebaliknya, semakin rendah target investasi yang ingin Anda capai, maka semakin rendah pula risikonya.   



KUNCI SUKSES

  • Strategi perdagangan untuk membangun portofolio investasi yang efektif harus memperhitungkan toleransi risiko dan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda.
  • Perdagangan futures atau perdagangan derivatif berdasarkan sistem margin, termasuk foreign exchange (forex) dan saham, atau produk derivatif lainnya masing-masing dapat memainkan peran penting dalam membangun portofolio investasi Anda.
  • Analisis teknis dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang perdagangan dengan menganalisis tren seperti pergerakan harga dan volume.

Tentukan Nilai Toleransi Risiko Anda

Toleransi risiko sering dibahas dalam kaitannya dengan perdagangan futures, terutama forex dan saham, dan ini merupakan faktor kunci dalam menentukan jenis strategi terbaik untuk diadopsi. 

Tetapi toleransi risiko cenderung berubah sepanjang hidup Anda. Jadi sangat penting untuk menilai kembali selera Anda terhadap toleransi risiko secara terukur dan teratur, terutama ketika menghadapi perubahan finansial atau gaya hidup. 

Penilaian toleransi risiko berbasis waktu adalah salah satu pendekatan yang populer dan dapat membantu menentukan strategi jangka pendek dan jangka panjang Anda. Jika Anda memiliki wawasan investasi yang lebih panjang, Anda mungkin dapat menoleransi tingkat risiko yang lebih tinggi dan mungkin bermanfaat untuk mencari peluang perdagangan selama periode volatilitas. 

Jika Anda memiliki wawasan investasi yang lebih pendek, Anda dapat melakukan yang terbaik dengan kelas aset berisiko rendah yang dapat membantu mendiversifikasi portofolio Anda sambil menjaga risiko Anda secara keseluruhan.

Risiko modal adalah pertimbangan penting lainnya dan Anda harus menilai lebih sering lagi. Jika Anda seorang trader pemula dalam futures trading, terutama forex dan saham, membatasi risiko modal Anda hingga 10% dari keseluruhan portofolio Anda dapat membatasi eksposur risiko Anda saat Anda membangun portofolio investasi Anda. 



Jika Anda seorang trader aktif dan berpengalaman, Anda dapat memilih untuk mengalokasikan 25% atau lebih dari portofolio Anda untuk investasi berisiko tinggi. Namun  kami menyarankan untuk melakukan ini secara perlahan dan hati-hati untuk melindungi modal Anda dari kerugian akibat volatilitas pasar yang tidak selalu sesuai dengan prediksi para analis pasar.

Pilih Produk Perdagangan yang Tepat

Jika Anda ingin serius masuk ke dalam bisnis perdagangan futures, seperti forex, saham, atau sekuritas lainnya, memahami nilai yang dapat ditambahkan ke portofolio Anda adalah bagian penting dalam mengembangkan strategi perdagangan yang seimbang. Meskipun opsi rumit dan memiliki tingkat risiko tertentu, opsi ini juga dapat menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam mengembangkan investasi Anda.

Futures trading atau perdagangan derivatif berbasis margin, terutama forex dan saham, umumnya membawa tingkat risiko yang lebih tinggi. Untuk itu memerlukan strategi yang lebih tepat. 

Terlepas dari risikonya, perdagangan futures juga dapat menawarkan peningkatan likuiditas serta eksposur ke berbagai instrumen keuangan termasuk forex, saham, dan komoditas. 

Dengan strategi yang diterapkan dengan baik, mereka juga dapat mengimbangi risiko ke bagian lain dari portofolio investasi Anda dan berfungsi sebagai cara untuk melakukan lindung nilai terhadap perubahan pasar. 



Jika Anda seorang trader berpengalaman dan telah memilih strategi trading yang sesuai dengan prospek pasar dan tujuan trading Anda, menentukan kombinasi futures dan instrumen keuangan lainnya yang tepat dapat membantu Anda mengoptimalkan portofolio dan menghasilkan keuntungan yang lebih baik. 

Saat kondisi pasar berubah, dan terutama selama periode volatilitas yang signifikan, menyesuaikan posisi perdagangan Anda selalu mengikuti trend pasar, akan membantu Anda membatasi kerugian dan meraih peluang profit yang besar.

Analisis Teknikal Perdagangan

Saat Anda meningkatkan perdagangan Anda, menggunakan analisis teknikal dapat membantu Anda mengidentifikasi peluang perdagangan baru dan berfungsi sebagai cara untuk mengukur kekuatan pergerakan pasar. 

Berfokus pada indikator teknikal seperti volume, Relative Strength Index (RSI), dan Stochastic oscillator dapat membantu Anda menghasilkan sinyal BUY atau BELI dan SELL atau JUAL  dan memutuskan harga strike mana yang akan dipilih. 

Meskipun mungkin Anda tergoda untuk menggunakan indikator sebanyak mungkin, memilih indikator yang paling relevan bagi Anda dan memasukkannya ke dalam strategi trading yang ada dapat membuat perbedaan signifikan tanpa perlu merombak keseluruhan strategi Anda.

Mengembangkan strategi trading yang efektif memang membutuhkan pemahaman yang kuat tentang keahlian Anda dalam menganalisis pasar dan tujuan Anda membangun portofolio investasi secara keseluruhan. Ini juga bukan jenis solusi set-it-and-forget-it. 

Untuk mengembangkan jenis strategi trading yang akan mendukung pengembangan portofolio investasi Anda, Anda harus sering menilai kembali strategi Anda dan menyesuaikannya berdasarkan toleransi risiko individu, kondisi pasar, dan kebutuhan keuangan Anda.



Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS

Minggu, 16 Agustus 2020

Membenahi Mindset yang Salah dalam Membaca Pola Trend di Pasar Forex

Foto: Pexels

KEBANYAKAN trader punya mindset (pola berpikir) yang salah dalam memahami pola trend di pasar forex. Kebanyakan mereka berpikir bahwa price action (pergerakan harga) setelah pola uptrend (bergerak cenderung naik), kemudian harga akan sideway (bergerak mendatar), dan selanjutnya downtrend (bergerak cenderung turun). Atau lebih simple lagi, banyak pula yang berpikir bahwa setelah pasar uptrend biasanya akan berubah menjadi downtrend. 

Prediksi tersebut kadang benar, tapi sering  salah. Karena itu sebagai mindset (pola berpikir), membaca pola trend di pasar forex dengan cara demikian adalah SALAH BESAR. Faktanya, tidak semudah itu memprediksi pola trend yang akan terjadi ke depan. Harga mata uang di pasar forex  bergerak semau-maunya, sehingga membentuk pola trend yang bersifat random (acak), tidak selalu dengan struktur gerakan yang jelas dan sama dari histori pola trend sebelumnya. 




Lantas, apa yang perlu dilakukan para trader dalam memahami pola trend di pasar forex? Pertama, perbaikilah mindset yang salah tentang pola market. Memang, pergerakan harga membentuk trend dengan tiga pola utama; uptrend, sideway, dan downtrend. Akan tetapi di real market, tiga pola utama dari trend tersebut membentuk banyak varian pola trend lagi. Di antara varian pola trend yang sering terjadi adalah: 

  • Uptrend >>> sideway >>> downtrend
  • Downtrend >>> sideway >>> uptrend
  • Uptrend >>> downtrend
  • Downtrend >>> uptrend
  • Uptrend >>> sideway >>> uptrend berlanjut
  • Downtrend >>> sideway >>> downtrend berlanjut
  • Uptrend >>> sideway >>> false downtrend (downtrend palsu)
  • Downtrend >>> sideway >>> false uptrend (uptrend palsu)
  • False uptrend >>> sideway >>> false downtrend 
  • False Downtrend >>> sideway >>> false uptrend
  • False uptrend >>> false downtrend
  • False downtrend >>> false downtrend
  • Dan berbagai varian pola lainnya.

Bagaimana? Apakah Anda masih pemula dalam trading forex? Atau Anda sudah lama menjalani trading forex? Apakah Anda selama ini masih sering pusing menganalisis pola trend yang akan terbentuk ke depan? 

Nah, sekarang Anda sudah tahu penyebabnya, kenapa Anda masih sering bingung dalam menganalisis pola trend di pasar forex? Penyebabnya, terutama Anda masih memiliki mindset yang salah tentang pola trend. Anda berpikir pola trend hanya ada tiga; uptrend, sideway, downtrend. Padahal varian pola trend begitu banyaknya. Pantas saja susah diprediksi.  



Idealnya, trend di pasar forex memang membentuk tiga pola utama; uptrend, sideway, dan downtrend. Namun pasar tidak selalu bergerak ideal seperti yang kita harapkan. Yang sering terjadi, pasar justru bergerak melawan harapan kita. 

TIGA POLA TREND UTAMA/IDEAL 


PENJELASAN: 

  • Pergerakan harga pada kondisi pasar di atas sangat jelas membentuk tiga pola utama trend, yakni uptrend, sideway, dan downtrend. 
  • Setelah uptrend panjang, biasanya trend melemah ditandai harga bergerak turun dan indikator Histogram Trend makin menyempit hingga akhirnya uptrend berakhir, ditandai dengan garis-garis histogram biru hilang di balik GOLDEN MOMENTUM LINE. 
  • Setelah uptrend berakhir, biasanya pergerakan harga membentuk pola sideway (bergerak mendatar) dalam range harga sempit, karena di pasar forex sedang terjadi konsolidasi, yakni adu kekuatan antara BUYER (PEMBELI) dan SELLER (PENJUAL). 
  • Jika BUYER menang, maka setelah sideways pergerakan harga bukannya turun, tetapi kembali naik melanjutkan pola uptrend kembali. 
  • Jika SELLER menang, maka setelah sideways harga akan bergerak turun. Jika SELLER kemudian mendominasi pasar, maka mampu mengubah arah trend dari sebelumnya uptrend menjadi downtrend. 

Sekarang, bagaimana jika pergerakan harga di pasar membentuk pola trend tidak ideal? Yang terjadi pergerakan harga akan membentuk varian pola trend semau-maunya yang sulit diprediksi. Inilah yang biasa membuat para trader menjadi jengkel, frustrasi, banyak menderita kerugian. Mereka merasa diombang-ambingkan pola trend. Berikut ini beberapa contoh pola trend yang sulit diprediksi:

UPTREND BERAKHIR >>> UPTREND BERLANJUT


ULASAN: 

  • Setelah uptrend panjang, kemudian uptrend berakhir dan terjadi sideway, kebanyakan trader menganalisa pola trend yang akan terbentuk berikutnya adalah downtrend. Tapi faktanya, harga kembali bergerak naik hingga menembus GOLDEN MOMENTUM LINE dan membentuk pola uptrend berlanjut. 
  • Dalam kondisi market seperti ini, jika trader memprediksi pergerakan harga akan membentuk pola downtrend lalu entry point SELL, maka open position (OP) tersebut akan berada di lembah dari pola trend dan menderita kerugian.  

DOWNTREND BERAKHIR >>> FALSE UPTREND >>> DOWNTREND BERLANJUT


ULASAN: 

  • Setelah downtrend berakhir, lalu harga bergerak naik hingga menembus GOLDEN MOMENTUM LINE, kemudian muncul histogram warna biru di atas GOLDEN MOMENTUM LINE – ini menunjukkan pola awal uptrend,  kebanyakan trader berpikir akan terbentuk pola uptrend panjang. 
  • Namun apa yang terjadi? Pola awal uptrend ternyata tidak selalu valid membentuk pola uptrend panjang. Sering pula terjadi pola false uptrend (uptrend palsu), lalu harga kembali turun hingga menembus kembali GOLDEN MOMENTUM LINE, kemudian muncul histogram warna ungu di bawah GOLDEN MOMENTUM LINE – ini menunjukkan pola awal downtrend. Selanjutnya, ternyata pola downtrend valid, harga turun tajam dalam waktu lama. 
  • Dalam kondisi false uptrend, jika trader mengambil open position (OP) BUY, maka akan berada di pucuk dan menderita kerugian. 

RANGING MARKET


ULASAN: 

  • Ada kalanya pergerakan harga tidak mau beranjak jauh dari GOLDEN MOMENTUM LINE. Pergerakan harga hanya turun-naik menembus GOLDEN MOMENTUM LINE berulang-ulang, sehingga berulang-ulang pula membentuk pola false uptrend dan false downtrend. Inilah pola trend yang disebut ranging market. Pola ini sama dengan sideway, tetapi dalam range (rentang) harga besar berkisar 50 pips-150 pips bahkan lebih. 
  • Kondisi ranging market ini sering menghancurkan akun trader yang menggunakan strategi follow trend (mengikuti trend), karena berulang kali salah posisi saat open position (OP). Trader merasa di-ping-pong oleh pasar, yaitu di-BUY harga turun, di-SELL harga kembali naik.  Akibatnya mengalami drawdown (kerugian) beruntun, berulang kali terkena Stop Loss dan Cut Loss.  

Bagaimana? Apakah Anda masih ingin bertahan dalam lingkaran setan jebakan pola trend yang telah membuat 90% trader di dunia ini mengalami kebangkrutan? Jangan, lebih baik hentikan, jangan menjadi korban berikutnya!



Bagaimana solusinya? Anda harus punya strategi dan sistem trading yang bisa membantu analisis pola trend dengan mudah, jelas, dan akurat. Strategi dan sistem trading itu juga harus bisa memberi sinyal entry point dan exit point dengan akurasi tinggi sebagai acuan bertransaksi trading di pasar forex:

  • Eksekusi entry point BUY atau SELL di harga dengan presisi yang tepat untuk  menghasilkan profit di mana?  
  • Setelah profit harus Take Profit di mana sebelum harga berbalik arah?
  • Jika entry point tersebut mengalami floating minus, harus Cut Loss di mana, atau Stop Loss di mana yang jarang tersentuh oleh volatilitas harga?
Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan strategi dan sistem trading yang memenuhi kriteria tersebut. Bisa mencari mentor trading yang andal dan terpercaya baik berbayar maupun gratis. Bisa juga mencari di antara ribuan strategi dan sistem trading gratis yang bertebaran di mesin pencari Google. 

Namun jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.

Kamis, 28 Maret 2019

Pendiri Grab Berbagi Tips Sukses Kembangkan Startup


Co-founder Grab, Tan Hooi Ling

BAGAIMANA sebuah startup meraih kesuksesan? Ternyata tidak mudah. Para pendirinya juga pernah melakukan kesalahan demi kesalahan, dan merasakan pahit getirnya jatuh bangun dalam mengembangkan binis rintisan mereka.

Co-founder Grab, Tan Hooi Ling membagi resep sukses memulai bisnis bagi para inisiator startup atau perusahaan rintisan yang baru membangun usahanya.

Dia mengatakan, pemimpin sebuah startup tidak boleh takut membuat kesalahan sebab kesalahan pasti selalu akan terjadi.

"Kita akan membuat kesalahan dan kesalahan bukanlah sesuatu yang buruk, kecuali Anda tidak belajar darinya," ujar Ling, dalam workshop startup Thinkubator di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

"Grab tidak tumbuh dari berapa banyak kesalahan yang kami buat, tapi seberapa cepat kami belajar dari kesalahan dan memastikan tim kami tidak mengulangi kesalahan yang sama," tambahnya.

Dia juga memberi tiga hal yang dapat dilakukan para pemimpin startup saat membuat kesalahan, yaitu refleksi, istirahat, dan memulai lagi (reflect, rest, reset).



Bila Anda melakukan kesalahan besar atau mengambil langkah strategis yang salah, berilah waktu bagi diri sendiri untuk berefleksi dan melihat kembali situasi serta apa yang sudah Anda lakukan, kata Ling.

"Beri diri Anda ruang dan mundurlah sejenak, lupakan pohonnya dan mulai melihat hutannya, cari tahu bagaimana Anda bisa mengubah situasinya," ujar Ling. "Kemudian, belajarlah untuk beristirahat, cari tahu apa yang ingin Anda lakukan dan lihat apa yang bisa Anda ubah," imbunya. 

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari tips pendiri Grab Tan Hooi Ling? Untuk skala kecil, tips tersebut dapat juga kita terapkan untuk mengembangkan bisnis yang sedang kita jalani. Sebab memulai dan mengembangkan sebuah bisnis, tak selalu bisa sukses melalui jalan tol yang mulus. Sering juga harus melewati jalur perjalanan yang terjal dan banyak rintangan, kita harus jatuh bangun dulu dan banyak melakukan kesalahan. 

4 Unicorn yang Menggaet Minat Investor Dunia

Sebagai penyemangat meriah sukses dalam bisnis, yuk kita mengenal empat unicorn yang mampu menggaet minat investor dunia.

Ya, pembahasan mengenai unicorn atau perusahaan startup dengan valuasi 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000) ramai dibahas dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ini, terdapat 4 unicorn di Indonesia. Salah satunya bahkan telah menuju decacorn atau yang memiliki valuasi mencapai 10 miliar dolar AS.

Tumbuhnya unicorn ini sedikit menuai pro kontra. Ada yang membanggakan, ada pula yang menyayangkannya. Sebab, walaupun tumbuh di dalam negeri, namun unicorn Indonesia dikuasai asing.

Unicorn-unicorn tersebut ialah Go-Jek, Traveloka, BukaLapak, dan Tokopedia. Berikut profil dari masing-masing unicorn tersebut.

Go-Jek

Go-Jek pertama kali berdiri pada  2010. Ketika itu, Go-Jek melayani transportasi ojek yang mengandalkan call center. Pada  2015, Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim membawa Go-Jek lebih inovatif lagi dengan menghadirkan aplikasi sampai populer hingga sekarang ini.

Saat ini, Go-Jek sudah menjadi salah satu raja transportasi online di Indonesia. Bahkan layanan ini juga sudah merambah ke Vietnam. Dilansir dari Detikfinanfe pada Oktober 2018, valuasi pasar Go-Jek berkisar di 4,8 miliar dolar AS.

Go-Jek tengah membuka putaran pendanaan baru, di mana perusahaan ini dikabarkan mendapatkan suntikan modal segar yang bersumber dari Google, Tencent, dan JD.com. Ketiganya menggelontorkan investasi sebesar 920 juta dolar AS atau sekitar Rp 12,9 triliun di Go-Jek.

Apabila investasi dari ketiga Google, Tencent, dan JD.com disepakati, maka akan membuat valuasi Go-Jek mencapai 9,5 miliar dolar AS atau setara Rp 133 triliun!

Sejauh ini, belum termasuk rumor pedanaan dari Google, Tencent, dan JD.com yang terbaru, Go-Jek telah mengumpulkan lebih dari USD 2 miliar dari berbagai investor, termasuk putaran 1,4 miliar dolar AS pada tahun lalu hingga membuat perusahaan ride hailing ini memiliki nilai bisnis sebesar 5 miliar dolar AS.



Tokopedia

Valuasi raksasa e-commerce Tokopedia semakin besar setelah beberapa waktu lalu, situs marketplace ini disuntik sejumlah investor asal Jepang dan China.

Tokopedia disuntik modal senilai 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,9 triliun (kurs: Rp 14.500) oleh Softbank dan Alibaba Group.

Dana itu telah membuat valuasi Tokopedia saat ini mencapai 7 miliar dolar AS atau setara Rp 101,5 triliun.

Total valuasi tersebut dipercaya dari salah satu sumber Techcrunch, seperti dikutip Rabu (12/12/2018). Dengan masuknya suntikan modal ini, Tokopedia tercatat telah mengumpulkan dana dari investor mencapai 3,4 miliar dolar AS atau setara Rp 49,3 triliun selama sembilan tahun berdiri.

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, perusahaan masih akan terus fokus pada pasar dalam negeri guna mendorong pembangunan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.

BukaLapak

Bukalapak tak sepenuhnya didukung oleh pemain lokal. Pada 13 Februari 2014, investor 500 startup masuk namun tidak dibeberkan berapa injeksi pendanaan seri A yang diberikan.

500 startup merupakan venture capital yang bermarkas di San Francisco, AS. Pendanaan yang masuk seri A lainnya yakni GREE Ventures, IREP, aucfan Co.Ltd.

Pada pendanaan seri B, masuklah Emtek (Elang Mahkota). Sang pemilik stasiun televisi SCTV ini masuk Bukalapak sebagai Lead Investor lewat KMK Online pada Februari 2015 yang juga bersamaan dengan 500 Startups.

Namun beberapa pemberitaan menyebutkan, masuknya Emtek ini sudah sejak 2014 di mana menguasai sampai 19,68% dengan nilai 2,2 juta dolar AS. Dan pada 2015, sampai saat ini, Emtek melalui KMK Online telah menguasai 49 persen saham Bukalapak dengan menambahkan total 20 juta dolar AS lebih berdasarkan pemberitaan Tech in Asia. 

Pendanaan sudah mencapai seri D di Bukalapak. Di mana pada seri D ini ada investor lain seperti Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, GIC sampai Ant Financial yang merupakan perusahaan subordinasi Alibaba Group

Traveloka

Satu lagi startup unicorn di Indonesia adalah Traveloka, situs penyedia layanan travel ini punya valuasi di atas 1 miliar dolar AS, bersanding dengan Go-Jek, Tokopedia, dan Bukalapak.

Traveloka telah merambah negara-negara di kawasan ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Traveloka melakukan empat kali putaran penggalangan dana dengan total suntikan dana di atas 500 juta dolar AS. Deretan investor Tokopedia adalah Expedia, GFC dan Sequoia Capital dari AS, Hillhouse Capital dan JD.com dari China. (sb-19)

Sumber: Detikfinance

Jumat, 15 Maret 2019

Rahasia Meraih Profitabilitas 80%-90% dari Forex Trading

Sarby bergaya sejenak di depan Casino, Resort World Sentosa, Singapura.

SEMAKIN lama mengenal forex trading, saya semakin yakin forex trading adalah bisnis murni di bidang perdagangan mata uang asing (valas). Ada strategi, trading system, analisa market (teknikal dan fundamental), serta psikologi trader. Elemen-elemen dalam forex trading ini jika kita pelajari dengan benar, baik belajar mandiri melalui Google maupun belajar trading pada mentor yang tepat (bukan mentor hoax), maka bisa meraih profitabilitas (peluang keuntungan) mencapai 80%-90%. Sisanya, 20%-10% kita alokasikan sebagai risiko kerugian.

Ini sangat berbeda dengan judi. Dalam transaksi judi, tidak ada yang namanya profitabilitas, yang ada hanyalah probabilitas (kemungkinan hasil yang terjadi) selalu hanya 50%. Artinya, peluang untung 50%, peluang rugi 50%. Memakai strategi dan analisa apapun, peluang keuntungan dalam judi hanyalah 50%. Jika ditambah dengan unsur greedy (serakah), maka keuntungan bisa mengecil lagi tinggal sekitar 40%-10%. Itulah sebabnya, tidak ada yang namanya penjudi bisa meraih konsisten profit. Saat ini bisa meraih profit ratusan persen, tapi beberapa menit kemudian bisa saja hangus seluruh modal beserta profitnya.

Beberapa waktu lalu waktu jalan-jalan ke Singapura, saya sengaja menyempatkan mampir ke Casino di area Resort World Sentosa. Pengin tahu aja (lebih keren disebut riset), seperti apa perilaku para penjudi dari kelas teri sampai kelas kakap. Intinya ya itu tadi, 95% para pengunjung Casino (khususnya penjudi) datang dengan wajah-wajah ceria bertabur harapan meraih keuntungan besar, tapi ternyata mereka pulang dengan wajah-wajah kuyu memendam amarah karena kehabisan uang. Pikir saya, mereka rata-rata datang ke Casino hanya untuk membuang uang.



Lantas, apa kaitannya perilaku penjudi dengan perilaku trader forex? Begini, kita tidak akan bisa meraih konsisten profit dari forex trading selama masih memperlakukannya sebagai judi. Okelah, banyak trader yang teriak-teriak seminggu atau sebulan bisa profit ratusan persen. Pertanyaannya, apakah mereka bisa meraih profit besar itu dengan konsisten? Jika tidak, berarti mereka masih memperlakukan forex trading sebagai judi.

Solusinya, perlakukan forex trading sebagai bisnis. Yang namanya bisnis, harus meraih untung, meskipun kecil tapi bisa konsisten untuk jangka panjang. Mengapa bisnis harus untung? Karena kalau tidak untung, maka ada dua sebutan yang tepat, kalau tidak judi ya piknik: keduanya sama-sama membuang-buang uang.

Jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi rahasia GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.

Minggu, 24 Juni 2018

Inilah Cara Ampuh Meruntuhkan Musuh Besar Trader Forex!

Foto: Fortune

PERNAH  dengar bahwa musuh besar seorang trader foreign exchange (forex) sebenarnya adalah dirinya sendiri? Benar, musuh besar trader sebenarnya bukanlah market (pasar mata uang dunia), melainkan diri trader itu sendiri. Loh,  kok bisa? Apa maksudnya nih?

Seperti Anda tahu pasar forex itu liar, harga bergerak acak semau-maunya mengikuti faktor-faktor pemicunya, sehingga arah pergerakan harga sulit diprediksi. Kenyataan inilah yang membuat trader sering didera oleh perasaan fear (ketakutan) ketika akan melakukan transaksi perdagangan di pasar forex. 

BACA JUGA : Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!

Celakanya, setelah trader mampu mengatasi rasa ketakutannya dengan melakukan transaksi BUY atau SELL sesuai dengan hasil analisisnya, kemudian muncul perasaan lain yang disebut greed (keserahakan). Ingin meraih profit  sebenar-besarnya dalam waktu singkat, ingin kaya mendadak, tanpa memperhitungan risikonya. 

Dalam psikologi trading, perasaan ketakutan dan keserakahan inilah yang disebut emosi trader. Kalau trader tidak dapat mengatasi atau mengendalikan emosinya sendiri, maka analisa market, transaksi trading, money management, dan hasil tradingnya pasti akan berantakan. Lantas, apa sih rahasia ampuh bagi trader agar mampu meruntuhkan emosinya sendiri?



Cara paling ampuh bagi trader untuk mengatasi emosinya sendiri adalah dengan cara membuat trading planning (perencanaan trading).  Trading planning ini berisi rules (aturan-aturan) yang telah dibuat secara sistematis meliputi trading system, trading strategy, dan money management. Selanjutnya, mau tidak mau, suka tidak suka, trader harus disiplin dan taat untuk mematuhi trading planning tersebut. 

Selama Anda mau disiplin dan taat mematuhi trading planning yang telah Anda buat, maka seluruh aktivitas trading Anda akan dilakukan secara sistematis, risiko terukur, dan target profit realistis. Trading Anda menjadi nyaman karena semua aktivitas trading dilakukan secara sistematis sesuai dengan aturan. Kapan harus entry BUY, kapan harus entry SELL, di mana meletakkan Stop Loss (SL) yang aman, di mana meletakkan Target Profit (TP) yang potensial tersentuh, berapa besar ukuran lot sesuai money management, semua sudah direncanakan sejak awal dan dikerjakan sesuai dengan aturan. Jadi tidak bisa semau-maunya entry, semau-maunya pasang SL dan TP, serta semau-maunya ukuran lot.

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Jika Anda sudah mampu membuat, mematuhi, dan menjalankan trading planning dengan benar, maka emosi trader (rasa ketakutan dan keserakahan) akan runtuh dengan sendirinya. Anda tidak mudah panik menghadapi  gejolak harga di pasar, Anda tidak mudah terpengaruh oleh opini atau analisis market dari trader lain. Anda sudah punya aturan-aturan trading sendiri yang harus dipatuhi, jangan pedulikan yang lain, kecuali arahan dari trader qualified yang menjadi mentor Anda dalam membangun trading planning. 



Foto: Choinoshi

Tapi ingat ya, trading planning itu dibuat untuk ditaati, dipatuhi dengan disiplin, bukan untuk dilanggar. Sama halnya undang-undang atau peraturan pemerintah, kalau Anda melanggar akan dikenai denda, sanksi, sampai hukuman. Begitu juga trading planning, kalau Anda berani melanggar, maka Anda sendiri yang akan menanggung risikonya. Tentu Anda akan menerima sanksi atau denda berupa kerugian, dan terkadang denda tersebut sangat mahal.

Tetap semangat ya, salam profit konsisten!  Bagi Anda yang saat ini belum punya trading planning, atau sudah punya trading planning tapi selalu dilanggar, ayo action untuk berbedah diri. 

Jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi rahasia GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.  






Senin, 18 Juni 2018

Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!


Foto: Shutterstock

MENGAPA banyak trader foreign exchange (forex) masih mengalami margin call (MC) alias merugi hingga modalnya habis? Yang menyedihkan, ini bukan hanya dialami trader pemula, tapi juga trader yang sudah bertahun-tahun menerjuni trading forex masih saja ada yang MC. 

Kalau ditanya apa penyebab mereka mengalami MC? Tentu saja karena mereka melakukan kesalahan, dan kesalahan yang mereka lakukan pasti banyak sekali. Namun kesalahan yang paling fatal, mereka belum mau memahami dan menerapkan konsep dasar dari bisnis trading forex itu sendiri.   

Ya, hanya belum mau memahami dan menerapkan, bukannya tidak tahu. Sebab semua orang yang berani nyebur ke bisnis trading forex pasti sudah tahu dari awal bahwa trading forex alias perdagangan mata uang asing ini adalah bisnis high risk high return. Artinya, bisnis trading forex ini menjanjikan peluang keuntungan yang tinggi, tetapi sebanding dengan tingkat risikonya juga tinggi.



Jika konsep high risk high return ini dipahami dan diterapkan dengan benar, maka tidak ada trader yang berani merisikokan modalnya lebih tinggi dari target keuntungannya. Namun yang terjadi, banyak trader yang ambisius ingin meraih profit besar secara instan tanpa mengukur dan mempertimbangkan faktor risikonya. 

Ambil contoh saja, trader A memasang target profit 50%-100% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut berbahaya bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga mencapai 50%-100% dalam sebulan. Apabila trader A tersebut belum  memahami dan menerapkan penghitungan money management yang aman, maka sudah pasti cepat atau lambat nasib akun tradingnya akan berakhir dengan MC.

Ini berbeda dari contoh lain, misal trader B memasang target profit hanya 5%-15% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut terbilang aman bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga sebanding hanya 5%-15% dalam sebulan. 

Foto: Ducascopy

Dengan didukung penerapan money management yang ketat, tingkat risk (risiko) dan return (target keuntungan) dibuat sebanding sama-sama: 5%-15% per bulan, maka trader B tersebut dapat trading dengan aman dan nyaman. Mengapa? Karena dia telah mampu mengubah konsep dasar bisnis trading forex dari high risk high return menjadi low risk low return. Tapi inilah konsep bisnis yang benar, bukan gambling!

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Memang, konsep bisnis trading forex paling ideal sebenarnya low risk high return, tapi ini tidak mudah. Ini hanya bisa dikerjakan oleh para master trader yang sudah punya kemampuan akurasi analisis market di atas 80%, sehingga Stop Loss (SL) kecil jarang tersentuh. Tapi ingat, ini hanya bisa dilakukan para master trader yang ilmu tradingnya sudah mendekati level dewa. Jika Anda merasa belum master trader, saya lebih menyarankan Anda memahami dan menerapkan konsep low risk low return dalam bisnis trading forex.

Jika Anda sudah bosan trading dengan strategi sampah yang Anda dapatkan secara gratis dari Google atau grup-grup forex, Anda bisa mencoba menggunakan strategi rahasia GOLDEN TRAP TRADING SECRETS.