Kamis, 28 Maret 2019

Pendiri Grab Berbagi Tips Sukses Kembangkan Startup


Co-founder Grab, Tan Hooi Ling

BAGAIMANA sebuah startup meraih kesuksesan? Ternyata tidak mudah. Para pendirinya juga pernah melakukan kesalahan demi kesalahan, dan merasakan pahit getirnya jatuh bangun dalam mengembangkan binis rintisan mereka.

Co-founder Grab, Tan Hooi Ling membagi resep sukses memulai bisnis bagi para inisiator startup atau perusahaan rintisan yang baru membangun usahanya.

Dia mengatakan, pemimpin sebuah startup tidak boleh takut membuat kesalahan sebab kesalahan pasti selalu akan terjadi.

"Kita akan membuat kesalahan dan kesalahan bukanlah sesuatu yang buruk, kecuali Anda tidak belajar darinya," ujar Ling, dalam workshop startup Thinkubator di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

"Grab tidak tumbuh dari berapa banyak kesalahan yang kami buat, tapi seberapa cepat kami belajar dari kesalahan dan memastikan tim kami tidak mengulangi kesalahan yang sama," tambahnya.

Dia juga memberi tiga hal yang dapat dilakukan para pemimpin startup saat membuat kesalahan, yaitu refleksi, istirahat, dan memulai lagi (reflect, rest, reset).



Bila Anda melakukan kesalahan besar atau mengambil langkah strategis yang salah, berilah waktu bagi diri sendiri untuk berefleksi dan melihat kembali situasi serta apa yang sudah Anda lakukan, kata Ling.

"Beri diri Anda ruang dan mundurlah sejenak, lupakan pohonnya dan mulai melihat hutannya, cari tahu bagaimana Anda bisa mengubah situasinya," ujar Ling. "Kemudian, belajarlah untuk beristirahat, cari tahu apa yang ingin Anda lakukan dan lihat apa yang bisa Anda ubah," imbunya. 

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari tips pendiri Grab Tan Hooi Ling? Untuk skala kecil, tips tersebut dapat juga kita terapkan untuk mengembangkan bisnis yang sedang kita jalani. Sebab memulai dan mengembangkan sebuah bisnis, tak selalu bisa sukses melalui jalan tol yang mulus. Sering juga harus melewati jalur perjalanan yang terjal dan banyak rintangan, kita harus jatuh bangun dulu dan banyak melakukan kesalahan. 

4 Unicorn yang Menggaet Minat Investor Dunia

Sebagai penyemangat meriah sukses dalam bisnis, yuk kita mengenal empat unicorn yang mampu menggaet minat investor dunia.

Ya, pembahasan mengenai unicorn atau perusahaan startup dengan valuasi 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000) ramai dibahas dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ini, terdapat 4 unicorn di Indonesia. Salah satunya bahkan telah menuju decacorn atau yang memiliki valuasi mencapai 10 miliar dolar AS.

Tumbuhnya unicorn ini sedikit menuai pro kontra. Ada yang membanggakan, ada pula yang menyayangkannya. Sebab, walaupun tumbuh di dalam negeri, namun unicorn Indonesia dikuasai asing.

Unicorn-unicorn tersebut ialah Go-Jek, Traveloka, BukaLapak, dan Tokopedia. Berikut profil dari masing-masing unicorn tersebut.

Go-Jek

Go-Jek pertama kali berdiri pada  2010. Ketika itu, Go-Jek melayani transportasi ojek yang mengandalkan call center. Pada  2015, Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim membawa Go-Jek lebih inovatif lagi dengan menghadirkan aplikasi sampai populer hingga sekarang ini.

Saat ini, Go-Jek sudah menjadi salah satu raja transportasi online di Indonesia. Bahkan layanan ini juga sudah merambah ke Vietnam. Dilansir dari Detikfinanfe pada Oktober 2018, valuasi pasar Go-Jek berkisar di 4,8 miliar dolar AS.

Go-Jek tengah membuka putaran pendanaan baru, di mana perusahaan ini dikabarkan mendapatkan suntikan modal segar yang bersumber dari Google, Tencent, dan JD.com. Ketiganya menggelontorkan investasi sebesar 920 juta dolar AS atau sekitar Rp 12,9 triliun di Go-Jek.

Apabila investasi dari ketiga Google, Tencent, dan JD.com disepakati, maka akan membuat valuasi Go-Jek mencapai 9,5 miliar dolar AS atau setara Rp 133 triliun!

Sejauh ini, belum termasuk rumor pedanaan dari Google, Tencent, dan JD.com yang terbaru, Go-Jek telah mengumpulkan lebih dari USD 2 miliar dari berbagai investor, termasuk putaran 1,4 miliar dolar AS pada tahun lalu hingga membuat perusahaan ride hailing ini memiliki nilai bisnis sebesar 5 miliar dolar AS.



Tokopedia

Valuasi raksasa e-commerce Tokopedia semakin besar setelah beberapa waktu lalu, situs marketplace ini disuntik sejumlah investor asal Jepang dan China.

Tokopedia disuntik modal senilai 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,9 triliun (kurs: Rp 14.500) oleh Softbank dan Alibaba Group.

Dana itu telah membuat valuasi Tokopedia saat ini mencapai 7 miliar dolar AS atau setara Rp 101,5 triliun.

Total valuasi tersebut dipercaya dari salah satu sumber Techcrunch, seperti dikutip Rabu (12/12/2018). Dengan masuknya suntikan modal ini, Tokopedia tercatat telah mengumpulkan dana dari investor mencapai 3,4 miliar dolar AS atau setara Rp 49,3 triliun selama sembilan tahun berdiri.

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, perusahaan masih akan terus fokus pada pasar dalam negeri guna mendorong pembangunan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.

BukaLapak

Bukalapak tak sepenuhnya didukung oleh pemain lokal. Pada 13 Februari 2014, investor 500 startup masuk namun tidak dibeberkan berapa injeksi pendanaan seri A yang diberikan.

500 startup merupakan venture capital yang bermarkas di San Francisco, AS. Pendanaan yang masuk seri A lainnya yakni GREE Ventures, IREP, aucfan Co.Ltd.

Pada pendanaan seri B, masuklah Emtek (Elang Mahkota). Sang pemilik stasiun televisi SCTV ini masuk Bukalapak sebagai Lead Investor lewat KMK Online pada Februari 2015 yang juga bersamaan dengan 500 Startups.

Namun beberapa pemberitaan menyebutkan, masuknya Emtek ini sudah sejak 2014 di mana menguasai sampai 19,68% dengan nilai 2,2 juta dolar AS. Dan pada 2015, sampai saat ini, Emtek melalui KMK Online telah menguasai 49 persen saham Bukalapak dengan menambahkan total 20 juta dolar AS lebih berdasarkan pemberitaan Tech in Asia. 

Pendanaan sudah mencapai seri D di Bukalapak. Di mana pada seri D ini ada investor lain seperti Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, GIC sampai Ant Financial yang merupakan perusahaan subordinasi Alibaba Group

Traveloka

Satu lagi startup unicorn di Indonesia adalah Traveloka, situs penyedia layanan travel ini punya valuasi di atas 1 miliar dolar AS, bersanding dengan Go-Jek, Tokopedia, dan Bukalapak.

Traveloka telah merambah negara-negara di kawasan ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Traveloka melakukan empat kali putaran penggalangan dana dengan total suntikan dana di atas 500 juta dolar AS. Deretan investor Tokopedia adalah Expedia, GFC dan Sequoia Capital dari AS, Hillhouse Capital dan JD.com dari China. (sb-19)

Sumber: Detikfinance

Kamis, 14 Maret 2019

Rahasia Meraih Profitabilitas 80%-90% dari Forex Trading

Sarby bergaya sejenak di depan Casino, Resort World Sentosa, Singapura.

SEMAKIN lama mengenal forex trading, saya semakin yakin forex trading adalah bisnis murni di bidang perdagangan mata uang asing (valas). Ada strategi, trading system, analisa market (teknikal dan fundamental), serta psikologi trader. Elemen-elemen dalam forex trading ini jika kita pelajari dengan benar, baik belajar mandiri melalui Google maupun belajar trading pada mentor yang tepat (bukan mentor hoax), maka bisa meraih profitabilitas (peluang keuntungan) mencapai 80%-90%. Sisanya, 20%-10% kita alokasikan sebagai risiko kerugian.

Ini sangat berbeda dengan judi. Dalam transaksi judi, tidak ada yang namanya profitabilitas, yang ada hanyalah probabilitas (kemungkinan hasil yang terjadi) selalu hanya 50%. Artinya, peluang untung 50%, peluang rugi 50%. Memakai strategi dan analisa apapun, peluang keuntungan dalam judi hanyalah 50%. Jika ditambah dengan unsur greedy (serakah), maka keuntungan bisa mengecil lagi tinggal sekitar 40%-10%. Itulah sebabnya, tidak ada yang namanya penjudi bisa meraih konsisten profit. Saat ini bisa meraih profit ratusan persen, tapi beberapa menit kemudian bisa saja hangus seluruh modal beserta profitnya.

Beberapa waktu lalu waktu jalan-jalan ke Singapura, saya sengaja menyempatkan mampir ke Casino di area Resort World Sentosa. Pengin tahu aja (lebih keren disebut riset), seperti apa perilaku para penjudi dari kelas teri sampai kelas kakap. Intinya ya itu tadi, 95% para pengunjung Casino (khususnya penjudi) datang dengan wajah-wajah ceria bertabur harapan meraih keuntungan besar, tapi ternyata mereka pulang dengan wajah-wajah kuyu memendam amarah karena kehabisan uang. Pikir saya, mereka rata-rata datang ke Casino hanya untuk membuang uang.



Lantas, apa kaitannya perilaku penjudi dengan perilaku trader forex? Begini, kita tidak akan bisa meraih konsisten profit dari forex trading selama masih memperlakukannya sebagai judi. Okelah, banyak trader yang teriak-teriak seminggu atau sebulan bisa profit ratusan persen. Pertanyaannya, apakah mereka bisa meraih profit besar itu dengan konsisten? Jika tidak, berarti mereka masih memperlakukan forex trading sebagai judi.

Solusinya, perlakukan forex trading sebagai bisnis. Yang namanya bisnis, harus meraih untung, meskipun kecil tapi bisa konsisten untuk jangka panjang. Mengapa bisnis harus untung? Karena kalau tidak untung, maka ada dua sebutan yang tepat, kalau tidak judi ya piknik: keduanya sama-sama membuang-buang uang.

Bismilah, awal Oktober 2019 saya merilis layanan copy trade Extreme Swing FX For Living melalui layanan copy trade internasional MQL5 Community (www.mql5.com) dengan link: https://www.mql5.com/en/signals/642625 dan aplikasi  FBS Copy Trade (www.fbs-idn.asia). Panduan cara menjadi follower copy trade Extreme Swing FX For Living melalui FBS Copy Tarde, silakan klik DI SINI. Anda bissa join copy trade dengan modal awal minimal $200 untuk mendapatkan passive income 5%-20% (bisa lebih) per bulan. Namun direkomendasikan join copy trade dengan modal minimal $1000. Salam profit! (by Sarby)


Sabtu, 23 Juni 2018

Inilah Cara Ampuh Meruntuhkan Musuh Besar Trader Forex!

Foto: Fortune

PERNAH  dengar bahwa musuh besar seorang trader foreign exchange (forex) sebenarnya adalah dirinya sendiri? Benar, musuh besar trader sebenarnya bukanlah market (pasar mata uang dunia), melainkan diri trader itu sendiri. Loh,  kok bisa? Apa maksudnya nih?

Seperti Anda tahu pasar forex itu liar, harga bergerak acak semau-maunya mengikuti faktor-faktor pemicunya, sehingga arah pergerakan harga sulit diprediksi. Kenyataan inilah yang membuat trader sering didera oleh perasaan fear (ketakutan) ketika akan melakukan transaksi perdagangan di pasar forex. 

BACA JUGA : Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!

Celakanya, setelah trader mampu mengatasi rasa ketakutannya dengan melakukan transaksi BUY atau SELL sesuai dengan hasil analisisnya, kemudian muncul perasaan lain yang disebut greed (keserahakan). Ingin meraih profit  sebenar-besarnya dalam waktu singkat, ingin kaya mendadak, tanpa memperhitungan risikonya. 

Dalam psikologi trading, perasaan ketakutan dan keserakahan inilah yang disebut emosi trader. Kalau trader tidak dapat mengatasi atau mengendalikan emosinya sendiri, maka analisa market, transaksi trading, money management, dan hasil tradingnya pasti akan berantakan. Lantas, apa sih rahasia ampuh bagi trader agar mampu meruntuhkan emosinya sendiri?



Cara paling ampuh bagi trader untuk mengatasi emosinya sendiri adalah dengan cara membuat trading planning (perencanaan trading).  Trading planning ini berisi rules (aturan-aturan) yang telah dibuat secara sistematis meliputi trading system, trading strategy, dan money management. Selanjutnya, mau tidak mau, suka tidak suka, trader harus disiplin dan taat untuk mematuhi trading planning tersebut. 

Selama Anda mau disiplin dan taat mematuhi trading planning yang telah Anda buat, maka seluruh aktivitas trading Anda akan dilakukan secara sistematis, risiko terukur, dan target profit realistis. Trading Anda menjadi nyaman karena semua aktivitas trading dilakukan secara sistematis sesuai dengan aturan. Kapan harus entry BUY, kapan harus entry SELL, di mana meletakkan Stop Loss (SL) yang aman, di mana meletakkan Target Profit (TP) yang potensial tersentuh, berapa besar ukuran lot sesuai money management, semua sudah direncanakan sejak awal dan dikerjakan sesuai dengan aturan. Jadi tidak bisa semau-maunya entry, semau-maunya pasang SL dan TP, serta semau-maunya ukuran lot.

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Jika Anda sudah mampu membuat, mematuhi, dan menjalankan trading planning dengan benar, maka emosi trader (rasa ketakutan dan keserakahan) akan runtuh dengan sendirinya. Anda tidak mudah panik menghadapi  gejolak harga di pasar, Anda tidak mudah terpengaruh oleh opini atau analisis market dari trader lain. Anda sudah punya aturan-aturan trading sendiri yang harus dipatuhi, jangan pedulikan yang lain, kecuali arahan dari trader qualified yang menjadi mentor Anda dalam membangun trading planning. 



Foto: Choinoshi

Tapi ingat ya, trading planning itu dibuat untuk ditaati, dipatuhi dengan disiplin, bukan untuk dilanggar. Sama halnya undang-undang atau peraturan pemerintah, kalau Anda melanggar akan dikenai denda, sanksi, sampai hukuman. Begitu juga trading planning, kalau Anda berani melanggar, maka Anda sendiri yang akan menanggung risikonya. Tentu Anda akan menerima sanksi atau denda berupa kerugian, dan terkadang denda tersebut sangat mahal.

Tetap semangat ya, salam profit konsisten!  Bagi Anda yang saat ini belum punya trading planning, atau sudah punya trading planning tapi selalu dilanggar, ayo action untuk berbedah diri. (sb-18)





Senin, 18 Juni 2018

Ini Lho Rahasia Agar Trader Forex Tidak Pernah MC!


Foto: Shutterstock

MENGAPA banyak trader foreign exchange (forex) masih mengalami margin call (MC) alias merugi hingga modalnya habis? Yang menyedihkan, ini bukan hanya dialami trader pemula, tapi juga trader yang sudah bertahun-tahun menerjuni trading forex masih saja ada yang MC. 

Kalau ditanya apa penyebab mereka mengalami MC? Tentu saja karena mereka melakukan kesalahan, dan kesalahan yang mereka lakukan pasti banyak sekali. Namun kesalahan yang paling fatal, mereka belum mau memahami dan menerapkan konsep dasar dari bisnis trading forex itu sendiri.   

Ya, hanya belum mau memahami dan menerapkan, bukannya tidak tahu. Sebab semua orang yang berani nyebur ke bisnis trading forex pasti sudah tahu dari awal bahwa trading forex alias perdagangan mata uang asing ini adalah bisnis high risk high return. Artinya, bisnis trading forex ini menjanjikan peluang keuntungan yang tinggi, tetapi sebanding dengan tingkat risikonya juga tinggi.



Jika konsep high risk high return ini dipahami dan diterapkan dengan benar, maka tidak ada trader yang berani merisikokan modalnya lebih tinggi dari target keuntungannya. Namun yang terjadi, banyak trader yang ambisius ingin meraih profit besar secara instan tanpa mengukur dan mempertimbangkan faktor risikonya. 

Ambil contoh saja, trader A memasang target profit 50%-100% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut berbahaya bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga mencapai 50%-100% dalam sebulan. Apabila trader A tersebut belum  memahami dan menerapkan penghitungan money management yang aman, maka sudah pasti cepat atau lambat nasib akun tradingnya akan berakhir dengan MC.

Ini berbeda dari contoh lain, misal trader B memasang target profit hanya 5%-15% dari modal dalam sebulan. Dengan pemahaman konsep high risk high return, target profit tersebut terbilang aman bagi modal tradingnya, karena itu berarti tingkat risikonya juga sebanding hanya 5%-15% dalam sebulan. 

Foto: Ducascopy

Dengan didukung penerapan money management yang ketat, tingkat risk (risiko) dan return (target keuntungan) dibuat sebanding sama-sama: 5%-15% per bulan, maka trader B tersebut dapat trading dengan aman dan nyaman. Mengapa? Karena dia telah mampu mengubah konsep dasar bisnis trading forex dari high risk high return menjadi low risk low return. Tapi inilah konsep bisnis yang benar, bukan gambling!

BACA JUGA: Anda Wajib Melakukan Semua Ini Untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex

Memang, konsep bisnis trading forex paling ideal sebenarnya low risk high return, tapi ini tidak mudah. Ini hanya bisa dikerjakan oleh para master trader yang sudah punya kemampuan akurasi analisis market di atas 80%, sehingga Stop Loss (SL) kecil jarang tersentuh. Tapi ingat, ini hanya bisa dilakukan para master trader yang ilmu tradingnya sudah mendekati level dewa. Jika Anda merasa belum master trader, saya lebih menyarankan Anda memahami dan menerapkan konsep low risk low return dalam bisnis trading forex. (sb-18)







Rabu, 06 Juni 2018

Anda Wajib Melakukan Semua Ini untuk Bisa Menghasilkan Profit Konsisten dari Trading Valas/Forex



Ilustrasi: Joss

JANGAN buru-buru menjadi trader valas/forex. Jangan pula buru-buru menanamkan uang Anda untuk berinvestasi dalam bisnis trading forex. Mengapa? Anda wajib tahu dan memahami, bisnis trading valas/forex itu tidak cocok bagi semua orang karena merupakan bisnis high risk and high return. Artinya, bisnis trading valas/forex sangat potensial meraih keuntungan besar dalam waktu singkat, tetapi juga memiliki tingkat risiko kerugian besar dalam waktu singkat. 

Untuk itu, sebelum terjun menjadi trader atau investor dalam trading forex, Anda harus mau belajar trading forex secara intensif dan memahami dasar-dasar forex secara benar.
Sangat disarankan Anda praktik trading menggunakan akun demo (menggunakan uang virtual atau uang fiktif) dulu, jangan langsung trading dengan akun real menggunakan uang sungguhan. Untuk mulai belajar trading forex dengan akun demo, Anda bisa membuka akun demo DI SINI.

Selain akun demo, Anda juga bisa memulai praktik trading forex menggunakan akun real, tetapi akun real no deposit bonus. Inilah cara trading dengan psikologi seperti trading dengan akun real sungguhan, tetapi tanpa risiko sama sekali. Mengapa? Karena uang yang Anda tradingkan merupakan uang bonus yang diberikan secara gratis oleh perusahaan broker yang memfasilitasi transaksi trading Anda di pasar forex. Asyiknya, profit dari akun bonus itu dapat pula di-withdrawal (dicairkan) menjadi uang sungguhan setelah memenuhi syarat dan ketentuan yang diterapkan oleh perusahaan broker tersebut. Untuk mulai praktik trading forex dengan akun real no deposit bonus, Anda bisa membuka akun DI SINI.

Setelah trading Anda pada akun demo maupun akun real no deposit bonus mampu menghasilkan profit dengan target mingguan atau bulanan secara konsisten, barulah Anda boleh mencoba membuka akun real dan mulai trading menggunakan uang sungguhan. Untuk tahap belajar trading dengan akun real, mulailah dengan deposit (memasukkan dana pada akun real untuk modal trading) dengan dana kecil dulu. Mengapa? Karena Anda masih taraf belajar trading, potensi mengalami kerugian bahkan kehilangan seluruh modal Anda masih sangat besar. 

Jika trading dengan modal kecil tersebut Anda sudah mampu menghasilkan profit secara konsisten, Anda boleh menambah modal trading Anda lebih besar dan lebih besar lagi secara bertahap. Yang pasti, dalam trading forex tidak boleh serakah. Rekomendasi target profit yang mudah diraih dan aman adalah meriah profit cukup 5%-15% per bulan. Untuk mulai praktik belajar trading forex dengan akun real, Anda bisa membuka akun DI SINI.

Jika Anda sudah belajar trading secara intensif menggunakan akun demo, lalu meningkat menggunakan akun real no deposit bonus, dan akhirnya menggunakan akun real, tetapi belum juga mampu menghasilkan profit secara konsisten. Padahal Anda merasa sudah cukup lama belajar trading, berhentilah untuk sementara atau selamanya. Barangkali bisnis trading forex memang tidak cocok untuk Anda. Lakukan instrospeksi diri atau evaluasi kemampuan diri. 

Jika Anda masih ingin melanjutkan bisnis trading forex, Anda hanya punya dua pilihan:



1. Mencari Mentor Master Trader

Carilah mentor yang benar-benar sudah master trader, yakni bisa menunjukkan portofolio hasil tradingnya di akun real dan benar-benar terbukti mampu menghasilkan profit secara konsisten. Para master trader ini ada yang bersedia menularkan ilmu, sistem trading, dan strategi tradingnya secara gratis, ada pula yang berbayar. 

Beruntung jika Anda bertemu master trader yang mau mengajari Anda secara gratis. Namun, meskipun berbayar, jika sang master trader benar-benar sudah menunjukkan bukti mampu memproduksi profit secara konsisten, tidak masalah. Anggap saja uang untuk belajar trading itu sebagai investasi yang akan segera tergantikan oleh profit yang akan Anda peroleh dalam jumlah tak terbatas. 

2. Menjadi Investor Melalui Layanan Copy Trade

Jika Anda sudah menyerah dan malas belajar strategi trading forex lebih lanjut, tetapi Anda masih berkeinginan menghasilkan profit konsisten dari bisnis trading forex, maka jadilah investor. 

Caranya, Anda mencari fund manager atau pengelola dana yang bisa menerima dana Anda untuk ditradingkan. Namun Anda harus sangat hati-hati, karena banyak pula fund manager abal-abal yang scam (menipu). Mereka menjanjikan mampu menghasilkan profit konsisten, tetapi setelah dana Anda diserahkan untuk dikelola/ditradingkan, ternyata mengalami kerugian demi kerugian hingga dana Anda habis tanpa bekas.

Untuk itu, kami rekomendasikan paling aman adalah menjadi investor melalui layanan copy trade, yakni akun trading Anda disinkronisasi untuk di-copy-kan dengan akun trading yang dijalankan oleh trader profesional atau master trader. Saat ini banyak layanan copy trade baik yang disediakan oleh perusahaan broker forex itu sendiri maupun perusahaan layanan copy trade secara khusus.

Namun, perusahaan layanan copy trade yang terbesar dan punya reputasi terpercaya adalah www.mql5.com. Di sini tersedia banyak akun yang bisa Anda copy dengan berlangganan secara berbayar bulanan.  Untuk memastikan sebuah akun trading di www.mql5.com dijalankan oleh trader profesional atau master trader sehingga layak di-copy, pastikan akun tersebut telah mampu mencetak konsisten profit minimal 5 bulan sampai 1 tahun, bahkan lebih. Jika Anda berminat, kami juga membuka layanan copy trade di www.mql5.com menggunakan strategi trading Extreme Swing FX For Living, Anda bisa join DI SINI.   

Selain itu, kami juga membuka layanan fasilitas copy trade yang disediakan oleh broker FBS. Jika Anda berminat menjadi follower (pengikut) copy trade kami di FBS, ikuti panduannya DI SINI

Oke, pilihan 100% ada di tangan Anda. Baik Anda sebagai trader maupun investor,  apalagi bagi pemula yang masih perlu banyak belajar, Anda wajib memahami dasar-dasar trading forex berikut ini:


Apakah Forex Itu?

Forex adalah singkatan dari foreign exchange, dalam bahasa Indonesia disebut Valuta Asing atau Bursa Valas. Bisnis ini berupa pertukaran mata uang internasional melalui transaksi perdagangan (trading) BELI (BUY) atau JUAL (SELL) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama atau bank-bank besar di dunia selama 24 jam nonstop, dari Senin pagi sampai Sabtu pagi.

Mata Uang Apa Saja yang Diperdagangkan dalam Forex?

Dalam traksaksi forex, mata uang diperdagangan secara berpasangan (pair). Artinya, BUY (membeli) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain, atau SELL (menjual) mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya. 

Di pasar forex, kelompok mata uang dibagi 2, yakni Major Currency Pairs, adalah pasangan mata uang yang melihatkan US Dollar (USD) atau EURO (EUR). Kelompok kedua adalah Cross Curenncy Pairs, yakni kelompok pasangan mata uang yang diperdagangkan langsung tanpa melibatkan USD dan EUR.


Major Currency Pairs




Cross Curenncy Pairs




Mengapa Transaksi Forex Bisa Dilakukan 24 Jam Nonstop?

Pasar perdagangan forex buka 24 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Ini adalah periode waktu yang lama sekali. Boleh dibilang pasar yang buka terus tanpa ada istirahat atau tidur. Pasar forex buka nonstop 24 jam karena berputar dari satu sesi market ke sesi market lainnya, yakni ada 4 sesi market: 



Apakah Investasi di Forex Menguntungkan?

Data terkini tentang nilai transaksi di pasar forex mencapai lebih dari  $1,4 triliun per hari. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus.
Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi, forex juga telah menjadi perdagangan alternatif yang paling populer. 

Hal itu karena potensi meraih Return on Investment (ROI) atau kembalinya modal awal investasi serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan konvensional pada umumnya. Nilai profit dari trading forex rata-rata lebih dari 5%-10% per bulan, untuk trader profesional bahkan bisa mencapai 50% lebih per bulan.


Apa Risiko Investasi di Forex, Bagaimana Mengatasi Risiko Tersebut?

Akibat pergerakan harga di pasar uang sangat cepat, maka forex juga berisiko tinggi apabila Anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen keuangan dengan baik. 

Cara mengatasinya, Anda harus belajar dasar-dasar forex dan berlatih kemampuan analisa market terlebih dulu. Pada tahap belajar bisa dimulai dari demo account dulu (menggunakan uang virtual), atau dengan real account (uang sungguhan) tapi dengan nilai investasi kecil dulu. Sangat disarankan Anda mencari trainner atau konsultan trading forex yang sudah berpengalaman.

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Memulai Trading Forex?

Trading forex dilakukan secara online menggunakan software atau platform MetaTrader4. Untuk itu Anda harus mempersiapkan terlebih dulu: 

1. Personal computer (PC), laptop, atau smartphone.
2. Akses internet, dapat memakai modem, atau jaringan internet kabel.
3. Mengenal dasar-dasar forex,  istilah-istilah forex, memahami keuntungan dan risiko trading forex.
4. Mempunyai modal investasi/uang, sebaiknya menggunakan idle money (uang menganggur) daripada hanya tersimpan di bank dengan tingkat bunga yang sangat kecil. 
 5. Mulai melatih psikologi untuk sabar, disiplin, dan tidak serakah. 

Apa Saja Dasar-Dasar Forex yang Harus Kita Pahami?

Sebelum memulai trading forex, Anda harus memahami istilah-istilah umum dalam trading forex berikut ini:



Platform : Software yang digunakan untuk melakukan transaksi/trading BUY (BELI)  atau SELL (JUAL) secara online.  Platform yang paling populer digunakan adalah MetaTrader 4,  Anda harus men-download dari website broker forex, kemudian diinstal ke PC atau laptop. 

Mengapa MetaTrader 4 sangat populer? Karena platform ini mudah digunakan, disertai fasilitas lengkap untuk menganalisa pasar.

Account : Rekening yang dimiliki trader/investur untuk bertransaksi melaui broker forek. Rekening ini dimiliki trader/investor setelah mendaftar membuka account ke broker forek. 

Trading : Melakukan transaksi atau perdagangan BUY (BELI) atau SELL (JUAL).

Trader : Orang yang melakukan transaksi/pelaku perdagangan.

Pair :  Pasangan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain.

Pips :  Singkatan dari Percentage in Points atau 4 angka di belakang tanda koma (tanda titik dalam nominal USD), sedangkan Pippette adalah 5 angka di belakang tanda koma (tanda titik dalam nominal USD). 

Contoh: 
* 1.3856 (4 angka di belakang tanda titik disebut Pips)
* 1.36778 (5 angka di belakang tanda titik disebut Pippette)

BUY (BELI) : Transaksi yang dilakukan trader untuk membeli suatu mata uang negara terhadap mata uang negara lain, transaksi didasari dari analisa trader bahwa mata uang tersebut sudah murah untuk dibeli atau lebih rendah dibanding harga hari sebelumnya atau pada waktu sebelumnya.

Contoh: 
EURO (EUR) terhadap US Dollar (USD) atau diperdagangan dengan simbol EUR/USD,  pada hari Kamis dengan harga kurs $ 1.3650. Kemudian pada hari Jumat EUR/USD naik  pada harga kurs $ 1.3750. Jika trader sepanjang periode tersebut melakukan transaksi BUY pada harga  1.3650 (Kamis), berarti pada hari Jumat profit/untung 100 pips. 


SELL (JUAL) : Transaksi yang dilakukan trader untuk menjual suatu mata uang negara terhadap mata uang negara lain, transaksi didasari dari analisa trader bahwa kurs mata uang tersebut sudah terlalu tinggi atau lebih tinggi dibanding harga hari sebelumnya atau pada waktu sebelumnya.

Contoh: 
EURO (EUR) terhadap US Dollar (USD) atau diperdagangan dengan simbol EUR/USD,  pada hari Kamis dengan harga kurs $ 1.3650. Kemudian pada hari Jumat EUR/USD turun  pada harga kurs $ 1.3550. Jika trader sepanjang periode tersebut melakukan transaksi SELL pada harga  1.3650 (Kamis), berarti pada hari Jumat profit/untung 100 pips. 


Open Posisi : Membuka posisi trading/transaksi BUY atau SELL yang belum ditutup.

Close Posisi : Menutup posisi BUY atau SELL yang masih terbuka.

Eksekusi : Melakukan Open Posisi ke market.

Spread : Selisih antara  Bids (harga jual) dan Ask (harga beli) atau quotes SELL dan quotes BUY.  Misalnya Bids (1.3682)/Ask (1.3685 berarti spread-nya 1.3685-1.3682 = 3 pips.

Lots: Besarnya volume dalam kontrak size dan digunakan untuk Open Posisi trading. Nilai lot dalam dalam $ (mata uang USD) tergantung tipe account-nya. 

Account  Micro      =  0.01 lot  = 1 pip = $0.1 
Account Mini         =  0.1 lot = 1 pip = $1
Account Standard  =  1 lot = 1 pip = $10

Contract Size : Besarnya kontrak yang akan digunakan untuk transaksi/trading.
Dasar Contract Size di forex jika tanpa leverage adalah:
1 lots = $100.000    (minimal transaksi Account Srandard)
0.1 lots =  $10.000  (minimal transaksi Account Mini)
0.01 lots = $1000.   (minimal transaksi Account Micro) 

Leverage : Daya ungkit yang memungkinkan seorang trader/investor untuk menggunakan sejumlah dana yang jauh lebih besar dari dana yang dimilikinya. Dengan adanya fasilitas leverage, trader/investor sama seperti mendapat pinjaman dana dari broker senilai ukuran leverage-nya..

Contoh Perhitungan : 
Account Standard:  $100.000 untuk bertransasi 1 lot.
Leverage: 1:100
Ini berarti, Anda cukup menggunakan dana 1% dari $100.000 atau 1/100 untuk 
transaksi 1 lot.

Jadi 1% x $100.000  =  $1000 
Maka  nilai Contract Size 1 lot untuk Account Standard =  $1000 

Equity : Jumlah modal yang dimiliki trader/investor, yakni gabungan antara modal awal ditambah keuntungan trading baik yang sudah diclose mapun masih terbuka, atau gabungan modal awal dikurangi kerugian trading baik yang sudah diclose maupun masih terbuka. 


Margin: Dana jaminan yang diberikan trader kepada broker setiap kali Open Posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya lots/volume trading yang dibuka oleh trader.

Free Margin : Sisa dari Equity setelah dikurangi Margin

Balance : Gabungan modal awal Anda ditambah profit dan dikurangi loss (kerugian). 

Swap : Biaya overnight/biaya transaksi yang menginap, yang dimaksud menginap adalah melewati close market pukul 4.30, jika posisi belum di lose sampai dengan close market, maka akan dikenakan swap. Swap itu bisa plus bisa negatif. Broker forex ada yang membebankan swap ke trader (biasanya jenis account ECN), ada pula tanpa swap/free swap bagi trader muslim. (sb-18)






Senin, 23 April 2018

Terungkap, Rahasia Hermes Bisa Jualan Kantong Kresek Seharga Rp 1 Juta!


Foto: Social Media 

Syahrini menjinjing tas Hermes seharga Rp 2,43 miliar dan tas kresek pembungkusnya seharga Rp 1 juta.


BAGAIMANA  perasaan Anda saat belanja di minimarket, lalu kasir meminta Anda membayar kantong kresek pembungkusnya seharga Rp 200? Bagaimana pula perasaan Anda saat belanja di supermarket atau toko grosir besar dan kasirnya meminta Anda membayar kantong kresek pembungkusnya seharga Rp 2.000?

Kemudian Anda bayangkan, Anda membeli sebuah tas lalu diminta membayar plastik kresek pembungkusnya seharga Rp 1 juta, mau? Jika Anda tidak mau alias menolak mati-matian, itu wajar saja, karena Anda bukan Syahrini. Kalau Syahrini sih mau saja membeli tas kresek seharga Rp 1 juta. Apalah nilai Rp 1 juta buat sang artis sosialita nan kece badai cetar membahana katulistiwa dan tajir nggak abis abis. Eh, jangan syirik lho ya, hehehe.... 



Yes! Hermes, brand tas supermewah asal Prancis, bisa menjual tas plastik yang berfungsi sebagai kantong kresek pembungkus barang-barang belanjaan, seharga Rp 1 juta. Fakta ini sempat viral ketika artis sesuatu nan kece badai Syahrini menggunggah foto di akun Instagramnya saat menjinjing tas merek Hermes yang dibungkus kantong kresek karena cuaca lagi gerimis. 

Yang bikin heboh warganet, tas kresek pembungkus tas mewah Syahrini itu ternyata produk Hermes yang diberi nama  Hermes Rain Coat Kit seharga 78 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 1 juta. 

Adapun tas mewah di dalam tas kresek itu adalah merek Hermes Birkin 35 Bag Blanc Himalaya Exquisite Skin Limited Editionsa, harganya yang menyentuh 185,950 dolar AS atau sekitar Rp 2,43 miliar. 

Yang bikin heboh warganet buat semata tas mewah Hermes seharga Rp 2,43 miliar, tapi mau-maunya Syahrini membeli kantong kresek seharga Rp  1 juta.  Jika sekadar pelindung tas dari gerimis, bukankah bisa pakai kantong kresek biasa kelas minimarket seharga Rp 200 atau kelas toko grosir besar seharga Rp 2000?

Dilansir dari akun Facebook fans Bob Sadino dan Facebook group Jago Jualan,  dibahas rahasia marketing Hermes bisa menjual tas plastik sejenis kantong kresek seharga Rp  1 juta.
Dalam ilmu marketing, strategi jualan seperti itu disebut context design. Teori dari strategi itu mengungkapkan bahwa harga itu bersifat perspektif dan tidak bisa berdiri sendiri.

Nah, tas kresek seharga Rp 2.000 akan terasa mahal jika pembandingnya Rp 10 ribu. Tetapi, lain halnya dengan tas kresek seharga Rp 1 juta akan terasa murah jika pembandingnya senilai Rp 2,43 miliar. Dengan begitu, penjual bisa mendapatkan keuntungan tinggi dengan cara “menenggelamkan” item atribut dari atribut utamanya.

Konsep marketing context design ini juga bisa ditiru untuk diterapkan dalam bisnis Anda, lho. Misalnya, jika Anda ingin menjual aksesori hijab dengan keuntungan 100 persen atau lebih, Anda bisa menyisipkan aksesori itu ke hijab yang harganya jutaan. Aksesori itu akan membuat hijab semakin lebih cantik atau elegan, dan harganya yang telah dibuat mahal 100% atau lebih, tetap bisa diterima pembeli sebagai aksesoris dengan harga wajar atau bahkan dinilai murah. 

Atau jika Anda seorang agen perjalanan umrah, Anda bisa mengemas paket perjalanan umrah sekaligus mendapatkan paket oleh-oleh umrah. Akhirnya, pemasaran jasa perjalanan umrah Anda akan menjadi unique selling proposition (USP) yang berguna untuk jualan oleh-oleh umrah sebagai pendukung bisnis utama, yakni agen perjalanan umrah. Meskipun oleh-oleh umrah Anda jual lebih mahal, tapi konsumen bisa menerima bahkan dinilai murah karena dianggap sebagai bonus dari paket perjalanan umrah tersebut. 



Sekali lagi sebagai catatan, jika membiarkan sebuah barang berdiri sendiri, pelanggan otomatis akan mencari pembanding harga yang sejenis. Kalau sudah begini, Anda akan kesulitan mencari keuntungan yang tinggi.

Untuk itu, pintar-pintarlah mendefinisikan ke mana suatu produk itu dijual dan seberapa tinggi keuntungan yang bisa dimainkan dengan cara menggabungkan dalam satu paket dengan produk lainnya yang jauh lebih mahal.

Nah, kini terungkap sudah rahasia bagaimana cara membuat barang yang biasa menjadi berharga mahal, sangat mahal, bahkan supermahal tapi konsumen tetap mau membelinya! (sb-18)




Sabtu, 14 April 2018

Yuk, Belajar Strategi Laris Jualan ala Mitsubishi Xpander!



Foto: Dok Mitsubishi Motors

Kemewahan booth Mitsubishi Xpander di ''Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017'' pada Agustus 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.


MITSUBISHI Xpander berhasil meraih penghargaan “Car of The Year”  di ajang ‘’11th otomotif Award 2018’’.  

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, Xpander telah mendapatkan total lima penghargaan dari berbagai media massa dan institusi nasional sejak diluncurkan di ajang ''Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017'' pada Agustus 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

Empat penghargaan lain yang diterima Mitsubishi Xpander, yakni sebagai ‘’Best of The Best MPV’’ di Otomotif Awards 2018, ‘’Best Low MPV’’ di Otomotif Awards 2018, ‘’New Kid on The Road of The Year’’ di ICar Asia People’s choice Awards 2017, dan ‘’1st Winner Favorite Car’’ di  GIIAS 2017.

Xpander pun menjadi salah satu mobil primadona masyarakat borju di Indonesia. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Februari 2018, Xpander menduduki peringkat penjualan teratas di antara semua merek mobil yang beredar di Indonesia. Lebih rinci, berikut ini lima besar penjualan mobil di Indonesia pada  Februari 2018:

1. Mitsubishi Xpander:  terjual 7.400 unit.
2. Toyota Avanza: terjual 6.773 unit.
3. Suzuki Ertiga: terjual 4.223 unit.
4. Daihatsu Xenia: terjual 2.529 unit.
5. Honda Mobilio:  terjual 1.514 unit.



Dari prestasi dan keberhasilan Xpander menguasai pasar otomotif Indonesia, tentu saja telah membuat iri para pemegang merek otomotif lain, bahkan mengundang rasa penasaran para pebisnis secara umum dari sisi kesuksesan strategi marketing. 

Namun sisi positifnya, para pebisnis terutama tim marketing bisa belajar banyak  dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), sebagai distributor resmi kendaraan produksi Mitsubishi Motors di Indonesia. Apa saja strategi marketing yang bisa kita contek dari MMKSI untuk diterapkan dalam strategi marketing secara umum? 

Bisnisforliving.com menemukan artikel menarik di grup Facebook “Jago Jualan” yang mengupas secara khusus kesuksesan strategi marketing Xpander di Indonesia. Artikel berjudul “5 Strategi Xpander Bisa Jualan Mobil Seperti Kacang Goreng’’ itu ditulis Saiful Islam alias Sam Ipoel, admin grup “Jago Jualan” dan “Inbound Marketer”.  Artikel ini mengupas tuntas strategi marketing yang bisa kita contek dari keberhasilan Xpander menguasai pasar otomotif di Indonesia. Biar memberi manfaat lebih luas, berikut ini kita kutip kupasan dari Sam Ipoel dengan adaptasi seperlunya. Yuk, kita simak…..

1.  Top Botton Moving Strategy 
Tak dimungkiri pengaruh dari image premium Pajero Sport melekat kuat di market mobil-mobil produksi Mitsubishi Motors. Sampai-sampai ada cerita yang viral banget gara-gara ada orang tua yang nekat kasih nama putra tercintanya Pajero Sport. Mungkin ini jadi satu-satunya anak dengan nama Pajero Sport di seluruh dunia. Bapak paling gokil sedunia… nekat kasih nama anak dengan nama produk, ha ha ha…

Terlepas apapun alasan dari si orang tua, kegagahan si Pajero Sport memang sudah melekat sangat kuat di benak market. Dan itu tidak bisa disangkal. Pihak Mitsubishi pasti sudah mengantongi datanya, berapa orang yang men-search informasi tentang Pajero ini, berapa yang menonton video review-nya, yang melihat-lihat Pajero-nya dan akhirnya masih balik kucing karena harganya juga yang 'gagah' segagah tongkrongannya.

Image kuat si Pajero ini yang menginspirasi Mitsubishi memproduksi adiknya. Maka lahirlah si Xpander yang menjadi semacam Pajero wanna be-nya. Bisa jadi, strategi marketing Mitsubishi Motors juga terinspirasi kesuksesan Elon Musk, pendiri Tesla dalam memasarkan mobil premium itu. Menurut Musk, master plan marketing bisa dibuat sebagai berikut: 

#1 Build sports car.
#2 Use that money to build an affordable car.
#3 Use that money to build an even more affordable car.
#4 While doing above, also provide zero emission electric power generation options.

Apa maksudnya?
Dari plan #1 Elon Musk mulai bergeser ke plan #2 , dan plan #3 yakni mulai memproduksi electric car yang makin terjangkau.

Baru-baru ini Tesla mengumumkan produk baru mereka yang dibanderol seharga hanya 35 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 465 jutaan alias setara dengan harga Pajero Sport.

Coba bandingkan dengan harga mobil-mobil Tesla sebelumnya yang ada di range $100 ribu atau 1,3 miliaran rupiah. Ini harga sebelum pajak lho, bayangkan saja ya.
Sekarang strategi yang bisa kita pelajari dari Tesla dan Mitsubishi adalah, "Mulailah dari atas… bukan dari bawah!"

Strategi yang serupa dan memang sudah teruji efektivitasnya. Berangkat dari image premium menuju ke segmen di bawahnya. Kalau brand dengan image premium yang kuat menuju ke segmen di bawahnya, maka bagi pemimpi brand premium tadi dianggap berkah. Hal itu dianggap sebagai generosity atau kemurahhatian sebuah brand terkenal. Karena dimindset pasar bahwa banderol brand terkenal tersebut tinggi banget... supermahaaaal.

Pajero Sport dengan harga di kisaran Rp 480 jutaan hanya segmen kantong Doraemon alias berkantong tebal saja yang bisa membeli mobil ini. Jumlahnya tidak banyak. Begitu keluar produk baru Mitsubishi yang diberi label Xpander di harga 189 jutaan +++ maka dianggap berkah banget buat para pengidam Pajero Sport, mereka yang selama ini sampai ngiler-ngiler memimpikan Pajero. 

Rejeki... rejeki... rejeki... kehadian Xpander dianggap rezeki.  Nyatanya, fitur-fitur  Xpander memang berlebih dibanding mobil kelas small MPV pada umumnya.  



2. Make Up The Story… Xpander is Good a Good Investment

Strategi second Xpander muncul dengan harga 20 juta lebih tinggi. Ini strategi "kurang ajar" tapi cukup efektif. Ini bukan yang pertama, mobil sejuta umat Toyota Avanza juga pernah kayak gini.
Menciptakan persepsi di pikiran market.. beli Xpander itu untung banget seperti investasi. Bayangkan… bulan Oktober 2017 di mana orang masih berlomba-lomba antre nginden berbulan-bulan sudah banyak yang jual second-nya dengan harga 20 juta lebih tinggi.

Jelas ini mengundang orang yg mindset-nya cuan alias oportunis untuk latah beli Xpander. Karena ngerti di pasar second harganya jauh lebih mahal, maka makin membeludak yang inden.

Semakin membeludak yang inden, artinya antrean makin panjang. Mereka yang inden dan dapat duluan dilepas lagi ke pasar dengan harga lebih tinggi, masih baru tapi nggak pake ngantri berbulan-bulan.

3. Design The Scarcity Effect
Scarcity adalah menciptakan efek kelangkaan. Mitsubishi paham benar kapasitas produksinya. 

Namun dia seperti ngegas tanpa rem ketika membuat promosi Xpander ini. Asli gila-gilaan. Dia  menggunakan berbagai channel untuk boosting promosinya. Di televise, Koran, website high traffic macam Detik.com, MotoMobi, hingga media-media buzzer otomotif di Youtube. 
Padahal dia paham benar kapasitas produksinya dan kemampuan distribusinya. Tujuannya...
menciptakan kelangkaan… 

Dalam teori the scarcity effect, semakin langka dan makin susah didapat akan menaikkan image  dari si Xpander ini. Yang inden makin panjang dan mengular secara psikologis ini membentuk image bahwa Xpander sangat layak  diperjuangkan dan diperebutkan. Berhasil mendapatkannya adalah sebuah kebanggaan.

4.  Mere Exposure Effect (MEE) 
Dampak promosi dan exposure gila-gilaan. Iklan Xpander di mana-mana. Sebelas dua belas sama Meikarta. Mere Exposure Effect (MEE) adalah sebuah femomena di mana manusia punya kecenderungan menyukai sesuatu yg di-expose secara berlebihan.

Kata orang Jawa "Tresno iku jalaran soko kulino" alias ‘’Rasa cinta itu datang karena terbiasa’’. Kalau  dalam otak ini adalah proses menumbuhkan Myelin yang melapisi koneksi antarsel otak. Inilah kenapa iklan Xpander bisa kita temui di mana-mana. Dan ini bisa dilihat dari Ads spendingnya.

Menurut laporan Adstensity, dengan mengusung produk anyarnya, Xpander, Mitsubishi telah menggelontorkan belanja iklan TVC sebesar Rp 25,21 miliar di sepanjang Agustus 2017. Itu cuman bulan Agustus saja loh. Bandingkan dengan belanja iklan Mitsubishi di Agustus setahun sebelumnya.

Mitsubishi, pada Agustus 2016 lalu, hanya membelanjakan iklan TVC-nya sebesar Rp 0,34 miliar. Naik 74 kali lipat atau 7.400%. Niatnya simple.  Membangun awareness brand Xpander di mana-mana. Semakin sering Xpander ditemui, semakin sering diexpose, makin sering diulas… makin sering diomongin, maka akan memperbesar probabilitas Xpander untuk lebih dicintai dibanding merek yang lain.

5.  The Power of Influencer And The Right Momentum
Sangat tepat sekali ketika Mitsubishi mampu memilih expand marketing channel mereka di ranah digital. Banyak para influencer dan otoexpert yang digandeng oleh Mitsubishi. Besar kemungkinan mereka cukup bias atau temdensius ketika mereview Xpander. 



Angka 1,5 juta view + 1,8 juta view adalah angka yang cukup langka untuk sebuah video review otomotif di Youtube, itu adalah prestasi yang luar biasa. Ditambah... Xpander benar-benar jadi bintang ketika memanfaatkan momentum event pameran otomotof paling prestisius di Indonesia.

Ini sebuah kutipan dari ulasan majalah ekonomi SWA: "Pertaruhan Mitsubishi di event GIIAS 2017 tak percuma. Sejak diluncurkan Mitsubishi pada GIIAS Agustus 2017, Xpander telah menerima lebih dari 23.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Lebih dari 5.000 SPK diperoleh hanya pada saat GIIAS. Angka itu menjadi perolehan yang lebih tinggi dibandingkan dari capaian pemesanan model mobil lain yang diluncurkan oleh merek mana pun pada pameran otomotif tersebut sejak 2010."

Nah, itu cerita tentang strategi marketing Xpander. Jika Anda pebisnis atau pelaku UMKM yang punya produk, bisa juga mencontek strateginya untuk diterapkan dalam mengembangkan bisnis Anda. (sb-55)

Referensi: Jago Jualan